The Demon Twins The Queen Of Death

The Demon Twins The Queen Of Death
entahlah:)



"aura!!! kemari kau!"


"apa? ada masalah?"


"apa?! kau menempatkan aku di hutan itu!! kau gila ya?!"


"bodolah yang penting kedunia yang dulukan?!"


"tapikan akhh"


"nah sakitkan? bye"


"hih dah gila tuh iblis tua"


keesokan harinya


brakk


"hallo Vincent!!! gua dateng buat penjelasan dimana lu?!!" teriak seseorang


"eh jatuh" latah yan yang dari tadi sudah bangun tapi diruang tamu


"siapa yang jatuh?"


"setan jatuh denger suara lu"


"HELLO SEMUANYA!! FREA ANG YANG CANTIK DATENG!!!" teriak seseorang lagi


"YAA!!! FREA DIEM LU!!!"


"wow santai dong!"


"dah duduk dulu"


"jadi apa penjelasan lu saat di hutan itu?"


"bertahan hidup dialam liar"


"dah gila nih bocah, bertahan hidup dialam liar ampe lima bulan!"


'what?!! lima bulan?! bukannya baru satu bulan ya di dunia kuno!' batin yan kaget


tak


"heh otak lu ketinggalan kah dihutan itu?"


"ya kaga lah b**o"


"terus? napa kek kaget gitu?"


"ya wajarlah kaga ada internet dihutan itu"


"lah lu ngehubungin kita gimana?"


"baru inget jam ini bisa tanpa internet"


"Vincent!!! lu bikin khawatir tau ga?!"


"iya tau kok"


"ngomong ngomong dimana val?"


"val? siapa?"


"adek lu, vallerie mana?"


"em itu anu anu"


"anu apa?"


"di dia ada urusan jadi ga bisa ngumpul"


"oh yaudah kita pulang dulu"


"ga mau nginep?"


"nanti aja, oh ya malam jam 9 bar xx kita pesta oke?"


"oh oke"


"yaudah byee"


brakk


"jangan dibanting juga pintunya s****n!!!!"


"udah kebanting!!!"


wush


"kedua saudarimu itu gila"


"diem!"


"lu ga mau kuliah lagi?"


"mau, dan juga harus balas dendam loh"


"oh yaudah byee"


malam hari jam 9 #bar xx#


"maaf terlambat"


"telat satu menit"


"tagihannya berikan padaku"


"oke jadi ayo berpesta"


"cherss"


lima menit kemudian


ting


"ada apa vin?"


"ada urusan, ini kartunya"


"ada yang tidak beres, ayo ikuti dia"


"Ang jangan terlalu berlebihan"


"Ye walau itu penting dia akan menunda nya tapi ini tidak, ayo cepat"


"oke"


Taman xx


"kau lebih cepat dari yang kuperkirakan sayang"


"siapa yang lau panggil hah?!"


"tentu saja kau sayang Violet Alexander"


"Violet Alexander sudah m4ti"


"oh? jadi siapa kau?"


"perkenalkan namaku vincent" ucap yan langsung menyerang tiba tiba


"kau sangat agresif sayang"


"berhenti memanggilku seperti itu"


Dor


"**** akhh"


"terlalu lemah!!"


"hehe kita akan bertemu lagi" ucap seseorang menaiki mobil dan melesat pergi


satu


dua


tiga


BOOM


"hehe gua menang"


"Vincent!! kau tidak apa apa?"


"Frea ang aku tidak apa apa"


"oh ya tadi ada ledakan apa kau yang melakukan nya? siapa orang yang kau ledakan?"


"si b******n!"


"apa dia sudah mati?"


"belum waktunya"


"hai vincent"


"oh hai Ye"


"ini sudah malam pulang lebih awal vincent"


"kalian juga"


"jadi? dia belum mati?"


"belum waktunya"


"kenapa vincent tidak menghancurkan markas cabang nya?"


"dia mengizinkannya, kau ingin menghancurkannya?"


"oh tentu saja"


"tengah malam kita berangkat"


"oke, sampai jumpa"


Dor


"ga baik loh nguping pembicaraan seseorang"


Keesokan harinya


"gawat sudah hampir telat!!"


"nona sarapan anda"


"oke, makasih"


Kampus xxx


brum


brum


brum


"hei guys, apa kabar?" tanya yan keluar dari mobil


"hah!! olet?!!"


"yoi gua olet"


"bocah nakal akhirnya kau comeback" teriak orang yang mengenalnya


"weh tenang yok masuk"


"oke"


rombongan itu pun masuk menghiraukan omongan orang orang


brakk


"kelas gua kangen ama lu"


"ettss penjelasannya dulu dong"


"bentar ihh"


"gamau tau harus jelasin semuanya sekarang!!"


"yok guys bawa nih bocah satu"


"eh eh jangan ditarik dong !"


"nanti kabur"


dan yahh yan dibawa eh salah ditarik oleh rombongan tadi ke kantin dan menjadi sorotan semua orang banyak yang kagum dengan kecantikan dan ketampanan rombongan itu dan juga ada yang bertanya tanya 'kenapa yang satu ditarik?' yah itu kira kira yang ada di pikiran mereka


kantin


karna ini belum masuk kelas jadi kantin masih agak rame oke


"duduk!!" perintah seseorang


"apa? mau penjelasan?" tanya yan dengan nada menantang


"olet jelasin ya" ucap seseorang yang tadi memerintah dengan nada menyeramkan


"oke jadi........."


(gausah banyak ngomong yan menceritakan seperti yang dia ceritakan pada Frea Ang dan Ye xue Yu dan yah mereka syok,kaget, dan ga nyangka )


kring


kring


kring


(suara telp yan)


"maaf angkat telp dulu" ucap yan menjauh sedikit "what?!! kenapa mereka gegabah" lanjut yan kaget dan kembali ke tempat duduk nya dirombongan tadi


"aku ada urusan, ketua aku izinin aku ya byee" ucap yan langsung berlari


"hei! hei! kembali dulu! apa urusannya woii!!" teriak denis ketua kelas yang tadi memerintah


"sudah lah ketua, ayo masuk kelas"


balik ke yan yang sekarang sudah tiba di villa nya


Brakk


"bisakah kalian menjelaskan semua ini?!!" teriak yan mendobrak pintu dengan keras


"te tenanglah vin"


"masih berani bilang tenang?! kalian ini terlalu gegabah tau ga hah?!!" ucap yan emosi memuncak


"i iya tau kok"


"jika kalian tau gegabah kenapa kalian kesana?! walau dia tetap kalah tapi markas cabang nya tidak main main?! jika kalian terluka lebih parah lagi bagaimana aku menjelaskan ini pada bunda?!!" ucap yan emosi memuncak dan tangan nya sudah mengepal


"ja jangan dong"


"sebagai hukumannya kalian akan mwndengarkan ocehan para bunda!"


"eh ganti dong jangan itu"


"tidak itu pantas untuk kalian"


"pantas apanya?!"


"pertama kalian menyalah artikan perkataan ku dan kedua gegabah hingga terluka jadi ini pantas kan"


"gabisa gitu dong"


"pengurus tolong bawa kedua nona ke kediaman nya masing masing"


"baik nona muda


"Vincent s****n lu!!"


"jangan banyak ngoceh lu berdua"


malam harinya


"eum......bosen, pengurus aku keluar boleh ga?" tanya yan


"karna ini belum terlalu malam anda diizinkan nona muda"


"hngg oke aku akan pulang sedikit malam"


"baik"


taman xxx


"udara yang menyejukkan"


TO......TOLONG


"ada seseorang!" ucap yan lansung bersembunyi di belakang pohon


"anak kecil berhenti kau!"


bruk


"ja jangan sakiti aku!" teriak anak kecil itu


'aura anak kecil itu berbeda, tapi kenapa dia penakut sekali? ku tolong kali ya" batin yan keluar dari pers3mbunyian


"kalo mau berantem jangan ke anak kecil dong" ucap yan mengeluarkan belatinya tapi disembunyikan dibelakang


"oh seorang gadis yang suka berkeliaran"


"memangnya kenapa?"


"heh kau itu hanya gadis lemah"


"beraninya kau!!!" geram yan langsung menyerang tiba tiba


dan dalam beberapa menit kedua orang yang mengincar anak itu pun m4ti mengenaskan


"kau tidak apa?" tanya yan saat melihat anak itu menunduk ketakutan dan tiba tiba pingsan


"lah-lah kok pingsan sih? dia demam kah?" kaget yan menopang tubuh anak itu dan mengecek suhu badan anak itu dan benar dia demam dan pingsan karna kelelahan


"haish kubawa pulang dulu dia" ucap yan membawanya ke mobil dan pulang kevilla nya


sampai di villla


"pengurus telp dokter pribadiku"


"baik nona"


beberapa menit kemudian


"vincent ada apa?" tanya seseorang dengan tergesa gesa


"tuh periksa anak kecil itu jangan banyak tanya, setelah selesai kebawah"


"cih memerintah seenaknya"


...stopp dulu guys gua masih harus ngumpul nilai kalo udah selesai baru lanjut lagi ngohey...


don't forget to


LIKE


KOMEN


END FOLLOW BYEEE