
"terkadang meremehkan seseorang yang bahkan seorang gadis kecil bisa sangat berbahaya" ucap Yan langsung pergi setelah membunuh semua orang itu
"eh kayaknya dia badmood tuh, bener bener bikin orang kesel aja" ucap Yin mendekati mayat yang tadi dibunuh
"kemampuan aja masih lemah berani nantangin Queen psyco paling gila dari dunia lain?, kau ini sama aja nyerahin nyawa loh" ucap Yin sembari mencabut belati dari tubuh m4y4t nya "wow!! benar benar tepat di j4ntung!! heh jadi sedikit kasian nih sama belatinya gara gara kena darah kotor haha" lanjut Yin tertawa sedikit dan langsung pergi menyusul
Keesokan harinya
"bangun woii!! ini mau nyerang pusat musuh tapi kau masih saja tertidur pulas?!! bangun heiii!!!" teriak Yan yang berusaha membangunkan Yin sambil menggoyangkan tubuh nya
'suara putri mahkota benar benar luar biasa' batin para prajurit yang berada diluar menunggu kedua putri ini
'putriku/adikku suara mu itu tidak terlalu keras bukan?' batin kaisar Xia dan dua kakak nya
"ughh diem"
"gaada cara lain" ucap Yan langsung menggantikan baju Yin dan membawanya keluar menggunakan kekuatan nya
"ada apa dengan adikmu?" tanya kaisar Xia saat melihat Yan keluar dengan mengangkat Yin
"tidak bisa bangun, jadi ku bawa saja" ucap Yan dengan polos
'apakah dia mempunyai dendam pada adiknya?' batin kaisar Xia dengan tanda tanya besar
BRUK
"arggh sakit!!"
"bangun!! ini tuh medan perang bukan kamarmu, jadi bangun dan naiklah ke kuda mu!!!" ucap Yan setelah menjatuhkan Yin ke tanah begitu saja
"heh bangunin nya pakai perasaan dong" ucap Yin berdiri dan menepuk debu yang menempel
"udah dari tadi, tapi kau tidak mau bangun jadi tidak ada cara lain" ucap Yan dengan acuh
"cih menyebalkan"
'apakah ini pertengkaran antar saudara yang amat sengit?' batin para prajurit dan jendral yang ada
'bisakah kalian serius sedikit?'
"ayo!! katanya mau nyerang pusat musuh kok malah diem?" tanya Yan heran karna semua orang hanya diam tidak berkutik
"oh iya, ayo semuanya!!" ucap kaisar Xia memberikan perintah untuk maju
Satu jam kemudian
Pasukan kekaisaran Xia mulai berjalan tanpa hambatan apapun itu pun karna jalan nya sudah dibersihkan oleh Yan dan Yin semalam dan kini mereka sedang beristirahat untuk esok berperang ( oh iya kenapa parlemen ga ngerasa ada seseorang yang masuk kewilayahnya? itu karna Yan dan Yin sudah menb*n*h orang yang bertugas untuk memberi informasi jika seseorang masuk kewilayah mereka )
"bagaimana rencana untuk besok berperang? apa kalian mempunyai saran?" tanya Kaisar Xia yang sedang rapat dengan para jendral,pangeran, juga putri
"menurut saya yang mulia sebaiknya kita mengepung mereka dari segala arah agar mereka tidak bisa kabur" ucap jendral zhao memberikan usulan nya
"itu ide yang bagus, tapi jika kita mengepung mereka dari segala arah mereka pasti mempunyai cara untuk kabur dan yang merugikannya adalah kita akan kehilangan pasukan kita dengan mudah" ucap Yan sembari maju kedepan
"jadi, ada usulan lain?" tanya Kaisar Xia
"ini adalah racun yang baru saja aku ciptakan, oleskan pada senjata pasukan dan yang lain" ucap Yan menaruh beberapa botol kecil yang berisi racun
"tapi apakah itu akan bekerja cepat?" tanya kaisar Xia saat melihat botol yang berisi racun
"itu pasti nya akan bekerja, karna hanya tersentuh seujung jarinya dia akan langsung m4t1 dengan m3ng3n4sk4n" ucap Yan dengan santai
"apa!!!! langsung m4t1 dengan m3ngg3n4sk4n?!!!"
"iya itu bekerja pada musuh tapi tidak dengan pasukan kita karna mereka sudah meminum penawarnya" ucap Yan kembali duduk
"kapan?"
"itu waktu kalian meminum air, itu sudah dicampur dengan penawar nya" jawab Yan dengan santai
"baiklah rencana besok kita akhiri sampai disini, kuharap kita bisa menang besok" ucap Kaisar Xia dan yang lain nya pun pergi ke tenda masing masing
tenda khusus putri
"Yaa!!! kembalikan itu padaku!!!"
"kemarilah dan ambil sendiri"
"kemarikan!!!"
"ettss tidak kena!!!"
"Xia,Mei,Yan!!!"
"heh aku ini kakak mu!"
(Yahh itu pertengkaran saudara lagi, itu terjadi karna Yan mengambil jubah Yin dan akhirnya saling mengejar dan membuat keributan didalam tenda)
'apakah para putri ini suka sekali bertengkar?' batin penjaga yang diperintahkan untuk menjaga putri kembar itu
Sedangkan Di Tenda Yang Lain
"kak apa mereka tidak lelah?" tanya ling melihat pertengkaran kedua adiknya
"kau tanya saja mereka, kenapa tanya padaku?" ucap Jian berbalik tanya
"aku tidak ingin berhadapan dengan iblis itu" ucap Ling ketakutan
"aku akan pergi tidur" ucap Jian membaringkan tubuhnya dan langsung terlelap
"yasudah aku pun tidur dulu"
Skip Besok Nya
"apakah kalian sudah siap?" tanya Kaisar Xia
"b*nuh mereka!!!"
TRANG
TRANG
WUSH
WUSH
JLEP
JLEP
AKH
UKHH
ARGHH
(YA PEPERANGAN PUN TERJADI DENGAN GANAS BANYAK D4R4H YANG BERCUCURAN DI TANAH YANG MENJADI SAKSI PEPERANGAN TERSEBUT JUGA BANYAK PRAJURIT LAWAN MAUPUN PRAJURIT SENDIRI YANG M4T1 TAPI KEBANYAKAN PRAJURIT MUSUH LAH YANG BANYAK TERB*NUH KARNA SENJATA YANG DIGUNAKAN PRAJURIT KEKAISARAN XIA SUDAH DI LAPISI OLEH RACUN GANAS DAN AKHIRNYA KEKAISARAN XIA MENANG TELAK SEDANGKAN PARLEMEN GELAP KALAH DENGAN SEMUA PASUKAN GUGUR)
"hufh...hufh... kita...hufh MENANG!!!!!" teriak Yan dengan keras tapi dengan nada kelelahan
"Ya!! kita MENANG!!!"
Skip Tenda Kekaisaran Xia
"ini benar benar pertarungan yang sangat besar, kalian para jendral dan pangeran juga putri kalian semua sudah bekerja keras untuk peperangan kali ini" ucap Kaisar Xia dengan senang
"yang mulia anda terlalu berlebihan"
"itu adalah tugas kami, ayahanda kaisar tolong jangan berlebihan"
(ngucap nya bareng ya)
"baiklah silahkan kembali untuk istirahat, besok kita harus menempuh perjalanan pulang" ucap Kaisar Xia
"baik, selamat beristirahat yang mulia"
skip Aja Yaa Besok Harinya
"ayo kita pulang" ucap Kaisar Xia dengan keras
"Ayo!!!!"
Skip lagi Sesampai Nya Di Kekaisaran Xia
"Selamat Yang mulia memenangkan peperangan besar ini!" teriak para pelayan dan prajurit
"Ya!! terima kasih semuanya" ucap Kaisar Xia
"ayahanda kaisar aku pamit duluan ya" ucap Yan membungkuk dan pergi dengan tergesa gesa
"hei jangan kabur!! kau masih belum menepati kompensasi padaku hei!!" teriak Yin langsung mengejar Yan dengan kencang
"kupikir mereka memiliki energi yang melebihi" ucap Jian dengan nada mengejek
"sudahlah Jian jangan bertengkar dengan adikmu lagi, dan istirahatlah" ucap Kaisar Xia sambil berjalan masuk
"oh ya, ayahanda kaisar apakah kami mendapatkan cuti?" tanya ling dengan antusias
"iya kalian mendapatkan cuti tiga hari dari pekerjaan kalian" ucap Kaisar Xia pergi untuk beristirahat
"walau tiga hari tapi cukup untuk bermain" ucap ling langsung pergi
"sudah terbiasa selalu ditinggalkan" gumam Jian langsung pergi
Keesokan HariNya
"apa mau mu?"
"terserahkan?"
"hm iya terserah"
"aku ingin masuk ke ruang senjata pribadi mu, desain kan satu senjata perhiasan untukku, dan selama tiga hari ini kau yang memasak untukku. bolehkan?" pinta Yin dengan senang
"hufh baiklah akan ku kabulkan, ini token masuk ke ruang senjata pribadi ku" ucap Yan menghela nafas dan memberikan tokennya "kau boleh mengambil senjata apapun tapi... kau tidak boleh masuk ke pintu dalam nya" lanjut Yan memperingatkan
"oke"
"tentang desain senjata besok akan ku berikan, dan tentang memasak aku tepati tapi sekarang aku masih ada urusan, pergi dulu!" ucap Yan sebelum melesat pergi
"heh mau kemana pagi pagi gini?!!" teriak Yin tapi sayangnya Yan sudah pergi jauh
Villa lima bulan lalu
"hallo samuanya, gua comeback mana sambutannya?!!"
...Stopp Dulu Guys...
...Apa kabar semuanya? sehat kan? alhamdulillah...
Don't Forget To
Like
Komen
End Follow byee