Shalsabila Is My Wife

Shalsabila Is My Wife
Angel



Anhar melihat istrinya tidak pulang dan membuat khawatir seharian dan pagi hari ini ia melihat shalsa bersama seorang laki laki menuju arpatemnt dan pemikiran butuk sudah berputar dalam pikirannya, tanpa berpikir panjang anhar membawa paksa ke dalam mobil dan mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi. Anhar sudah merah padam wajahnya dan beberapa kali ia memukul stir dan membanting stir membuat shalsa begitu takut dan terus berteriak namun nihil semua itu hanya dijadikan angin lalu.


"Mas stop" sambil memeluk suaminya.


"Mas Jangan bertingkah seperti ini"


"Mas aku hanya bertemu klien daja" Mobil tiba tiba berhenti mendadak dan membuat shalsa terbentur depan kaca mobil.


"Mulai besok kamu di rumah saja dan ajukan surat pengunduran diri! "Anhar.


"Mas aku sudah 5 tahun bekerja disana, Aku ingin bekerja mas untuk mengisi kekosongan waktu ini"sambil dengan wajah pilu


"Mulai besok kamu bekerja bersamaku di kantor. " dengan suara tegas


"Tapi mas, Aku merasa tidak enak mengundurkan diri secara sepihak"dengan menunduk.


"Baiklah jika kamu tidak ingin berhenti disana jangan salahkan saja akan mengurungmu di dalam kamar"dengan suara ancaman.


"Jika kamu melarangku lebih baik kita pisah"Shalsa berusaha melawan


"pisah? jangan harap aku akan melepaskanmu dengan mudah" dengan mengendarai kembali.


"Menikah saja dengan Kea mantan terindahmu atau ponakan pamanmu yang pandai" dengan kesal.


"Jika itu keinginanmu baiklah aku akan menikahi mereka tapi bukan berarti aku melepasmu"


"Kamu egois An" dengan menangis dan tanpa berhenti.


Mobil sudah tiba di sebuah perusahaan besar dan shalsa memandang ke atas dan ia begitu kaget suaminya memintanya turun.


"Baiklah,kamu tunggu di dalam dan jangan mencoba lari dariku lagi” dengan tatapan tajam dan melangkahkan kakinya menuju kantornya.


“selamat pagi tuan.” Seketaris Kim


“pagi,kamu pantau istri saya di dalam mobil”Tuan Muda


Anhar melangkahkan kakinya menuju ruangan kerjanya.Ia begitu kaget melihat ayahanda datang bersama adik kakak ipar pamannya.Anhar membayangkan yang hampir terjadi antara mereka berdua jika kesadarannya tidak pulih kembali efek alkohol yang ia minum. Angel sangat gugup menatap wajah tampan disampingnya ia sangat senang bisa menatapnya kembali dan begitu kecewa mengingat semua yang terjadi padanya malam hari itu.


“Ayah ada perlu apa membawa manusia ular ke kantorku” Anhar tajam


“berbicaralah sopan sedikit anakku kepada adik kakak ipar pamanmu”Ayah


“Gpp paman,aku sudah terbiasa dengan sikap kakak Anhar” dengan tersenyum manis


“Sudah tidak perlu basa basi yah, kedatangan kalian berdua kesini ada keperluan apa?jika hanya berkunjung aku rasa bukan tujuannya” sambil melipat tangannya dan duduk di kursi putarnya.


“ayah ingin Angel bekerja di kantormu dia berpendidikan tinggi dan berhak diposisi yang tepat”Ayah Anhar


“Kenapa harus dikantorku ayah, bukankah kantormu lebih besar dan semua karyawan penuh tidak ada yang kosong kecuali office gril” Anhar sinis.


“gak apa apa paman,untuk sementara aku bisa mengisi kekosongan dulu sambil menunggu panggilan perusahaan lain”tersenyum namun raut wajah aslinya sangat kesal.


“Bukankah posisi seketaris sedang kosong kata seketaris utamamu” Ayahnya heran dengan pemikiran putranya.


“posisi terhormat sudah terisi dengan orang yang berhak di hormati dan kinerja yang bagus serta memilki pengalaman dalam dunia kerja yaitu istriku sendiri”Anhar santai