Shalsabila Is My Wife

Shalsabila Is My Wife
Bulan Madu Turky



Hari ini adalah hari yang istimewa bagi pasangan yang sudah saling mencintai satu sama lain. Anhar sengaja mengambil cuti di perusahaan untuk bisa berbulan madu bersama istrinya di Turky. Turky adalah tempat yang sangat istimewa baginya, dan aku hanya ingin mrmbahagiakannya saja.


"Selamat pagi sayang" ucap Anhar bangun awal dan menyiapkan roti dan susu.


"Pagi, Astaga kenapa aku bisa bangun terlambat darimu" langsung beranjak ke kamar mandi untuk mencuci mukanya.


"Hari ini kamu sudah izin kan? "sambil memeluk manja pinggang shalsa


"Sudah Mas selamam, Aku sudah izin selama satu minggu" ucap Shalsa tersenyum dengan semua yang terjadi hari ini.


"Bagus istriku,ini aku buatkan susu Favoritmu dan roti karena hanya roti yang bisa aku buatkan" sambil tersenyum kikuk.


"gak apa apa sayang, Terimakasih sudah menyiapkan semuanya padahal pelayan banyak di rumah ini" sambil tersenyum.


"Makasih ya, kamu gak ada duanya di dunia ini deh. Makin sayang sama istriku ini" sambil mencium pipi Shalsa


"Kita tinggal berangkat karena perlengkapan semuanya sudah di siapkan oleh pelayan" dengan tersenyum manis.


"Kamu kalau seperti ini sangat manis" sambil mencubit pipinya yang gemas melihat tingkah suaminya.


Shalsa kemudian merapihkan semuanya dan bersiap-siap untuk pergi berbulan madu bersama.


"Menantu bunda sudah cantik nih, mau kemana kalian? sepertinya akan pergi jauh ya" sambil tersenyum


"Bun, kami mau berbulan madu. sudah sangat lama aku tidak menghabiskan waktuku bersamanya" sambil mengengam tanganya.


"Amazing!! kamu sudah banyak membawa kebaikan kepada putraku. semoga allah selalu merahmatimu" sambil mencium kening shalsa.


"Terimakasih bun" sambil mencium tangan bundanya.


~Turky~


Pesawat sudah mendarat di Negara Turky dan Shalsa masih terlelap dengan perjalanan yang cukup panjang. Anhar menatap ke jendela dengan bagunan aksitektur yang sangat indah dan tempatnya begitu sangat bersejarah.


"Hoamm, Aku masih ngantuk honey" ucapnya tanpa sadar dan kembali menutup matanya.


Disana ada sepasang mata yang memperhatikan keakraban kedua sepasang suami istri dan sangat saling menyanyangi satu sama lain sehingga tidak ingin siapapun dapat mendekatinya.


"*Nona kamu telah membuat tuan muda menjadi pribadi yang ramah dan sangat peduli pada siapapun" seketaris kim.


"Mengapa aku telat menyadari bahwa kamu sangatlah cantik dan membuatku merasa ingin selalu di dekatmu " Anhar*.


Anhar mengendong istrinya dan menutup wajahnya dengan kain agar tidak dapat di lihat semua orang. Shalsa yang tertidur tiba tiaba terbangun dan kaget pandangannya gelap dan ia langsung berteriak.


"Aaaaaaaa" teriaknya.


Anhar yang reflex langsung membanting istrinya sampai jatuh kebawah.


"Awww jahat sekali kamu menjatuhkanku" sambil mencoba bangun dan menutupi wajahnya karena menjadi pusat perhatian.


Shalsa dengan pinggang yang sakit serasa encok dan berjalan maju melewati tuan Anhar dan seketaris Kim dengan perasaan kesal.


"Nona bukan kesana jalannya tapi kesini" ucap seketaris Kim memberitahu.


"Diam anda! saya tidak mau berbicara dengan kalian semua" dengan terus berjalan


"Arah hotel ke sini shal" Anhar berteriak.


"Astaga pria bodoh kalian, kenapa tidak memberitahuku bahwa arah ke tempat peritirahatan buka kesana" kesal Shalsa.


Anhar dan Seketaris Kim hanya mengeleng-gelengkan kepala dengan prilaku nona mudanya. tiba tiba ia berhenti di suatu tempat toko kue dan memasukinya tanpa menoleh panggilan mereka berdua.


"Nona anda sedang apa? " seketaris kim


"Pergilah dahulu aku akan menyusl kalian berdua pria bodoh" kesal shalsa