Say Love

Say Love
Sembilan



Like dulu sebelum baca,jangan lupa komen dan subscribe yaa..


Selamat membaca semoga suka...


-----



"Sial!kenapa bawaannya pengen nyosor mulu sih gua" memukul stir mobil setelah menepikan mobilnya


Baru saja hendak menyalakan mesin mobil lagi,telfon Kean berdering..


Panggilan dari Keyra.


"Kenapa Ra" menyandarkan tubuhnya ke kursi mobil


"Itu kak,tante Tiara pengen ketemu sama kak Nessy katanya" ucap Keyra melalui sambungan telepon


"Ketemu ya ketemu aja,ngapain bilang sama kakak" tidak paham dengan arah pembicaraan Keyra


"Emang yang mau tunangan sama kak Nessy,kakak apa bukan?" celetukan Keyra mengingatkan Kean dengan kedekatan Nessy dan Wang


"Iya-iya" lalu menutup telefon sepihak


Kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi.Hanya butuh lima belas menit Kean sudah memarkirkan mobil di basemen apartemennya.


Tok..tok..


Seorang perempuan mengetuk kaca pintu mobil Kean.


Kean menurunkan kaca pintu mobilnya.


"Turun" titahnya sambil berkacak pinggang


"Kenapa Rin" tanya Kean saat turun dari mobil


"Maksudnya ini apa Kean!" menyodorkan rekaman video tepat didepan wajah Kean.


"Apaan sih" selain karena jarak ponsel yang terlalu dekat dan membuat Kean jadi tidak melihat apapun.Kean tidak suka dengan sikap Erin yang seenaknya.


Kean meraih ponsel Erin dan melihat apa yang membuat wanita yang baru ia pacari satu minnggu terlihat begitu marah padanya.


"Oh..video ciuman gua sama Nessy" ucap Kean dengan santainya.Mengembalikan ponsel Erin padanya.


"Lu gak bisa kayak gini dibelakang gua Kean" matanya mulai berkaca-kaca


"Yaudah kapan-kapan gua tunjukkin siaran langsungnya didepan mata lu" janji Kean pada Erin


Tanpa pernah Kean sangka Erin menarik lengannya dan berusaha mencium paksa dirinya.


"Sinting lu ya!" tidak bisa menahan emosinya lagi.


"Jadi lu lebih milih Nessy?" suara Erin terdengar parau


"Yakin lu mau tau?" Kean mendekatkan wajahnya.Erin mengangguk demi mendapat jawaban Kean.


"Karena dia calon istri gua" langkah Kean semakin menjauhi Erin.Meninggalkan ia yang jatuh terduduk dengan air mata yang tak bisa dibendung lagi.


------


"Permisi non ada tamu" bi Sumi masuk setelah mendapat ijin dari Nessy


"Mas Kean non" gerakan tangan Nessy langsung berhenti


"Suruh tunggu dulu bi" bi Sumi kembali menemui Kean untuk menyampaikan pesan nona mudanya


Lima belas menit berlalu.Kean mulai merasa curiga karena Nessy tidak kunjung menampakkan batang hidungnya.


Sedangkan didalam kamar Nessy sedang sibuk mengikatkan beberapa sprei.Cara yang selalu digunakan didalam adegan film untuk kabur dari kamar yang ada dilantai dua.


Nessy tersenyum puas setelah memastikan sprei yang ia sambungankan menyentuh tanah.


Setelah melempar tas selempangnya Nessy mulai turun perlahan.


"Kenapa di film keliatan gampang banget sih" gerutu Nessy saat baru setengah jalan.


Pelan-pelan Nessy mulai turun lagi.


"Niat banget yang pengen ketemu selingkuhan" Nessy sampai terjatuh saking terkejut mendengar suara Kean.Beruntung jaraknya dengan tanah sudah dekat.


"Sakit" Nessy meringis karena pergelangan tangannya terkilir


"Makanya jangan selingkuh" berjongkok disamping Nessy "Sakit?" sambil memijat pergelangan tangan Nessy


"Siapa yang selingkuh Kean" anehnya kenapa terdengar seperti memberi penjelasan tentang hubungannya dengan Wang


Setelah memastikan kondisi Nessy baik-baik saja Kean mengajak Nessy menuju Last Cake.


Kedatangan Nessy yang memang sudah ditunggu-tunggu disambut dengan hangat oleh Tiara dan Jimin.


"Liat Kean Tante kamu selalu heboh kalo ketemu sesama orang Indonesia" ucap Jimin melihat kedekatan Tiara dengan Nessy.Padahal mereka baru saja bertemu


"Mama juga gitu om,apalagi Tante Jessie" teringat pertemuan antara mamanya dan Jessie


"Om gak nyangka kamu bakal nikah" ledek Jimin


"Idenya papa ini om" menyeruput kopi


"Mau om bantu bilang sama papa kamu" tawar Jimin


Anehnya kenapa Kean jadi merasa tidak ingin membatalkan pertunangannya dengan Nessy. Apalagi melihat kedekatan Nessy dan Wang.


"Perjuangin kalo emang beneran suka" Jimin menepuk pundak Kean sebelum beranjak dari kursinya


Kean memandang Jimin mengikuti langkahnya menuju meja dimana Nessy dan Tiara sedang mengobrol.


Dan saat Kean memandang Nessy....


Terlihat seperti ada sinar yang berkilau dibelakang Nessy,waktu berjalan lambat selama beberapa saat.Membuat jantung Kean jadi berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya saat melihat senyuman Nessy sampai mata mereka bertemu.


"Apa lu" kata yang dibaca Kean melalui gerakan bibir Nessy.


Buyar seketika..


"Mana mungkin selera gua kaya dia" gumam Kean namun beranjak dari kursinya menghampiri meja tempat Nessy duduk


---


Author : bagi poin buat say love dong..kasian amat peringkat 16 😂 kumpulin aja buat hari Senin 😄😄