Say Love

Say Love
Tujuh



like dulu sebelum baca,jangan lupa komen dan subscribe yaa..


Selamat membaca semoga suka 😘😘😘


----


‌tujuh


"Terimakasih sudah menolongku" ucap Wang


"Kau sedang bersama seseorang?" tanya Wang saat melihat dua cup mi instan dan dua botol cappucino


"Tidak itu punyaku.Makan saja" ucap Nessy tanpa malu.Menyodorkan cup mi instan dan cappucino yang belum ia buka


"Apa?kau makan sebanyak ini" Wang sedikit menahan senyum


"Iya.Makan saja" jawab Nessy lagi


"Oke terimakasih" Wang mulai memakan mi yang diberikan oleh Nessy.


Melihat Wang dalam jarak sedekat ini membuat pipi Nessy kembali merona.Beruntungnya Nessy bisa bertemu dengan Wang.


Pribadi Wang yang supel dan Nessy yang memang tipe orang yang ceria membuat keduanya akrab dalam hitungan jam.


Lihat saja baru satu jam lebih keduanya terlibat percakapan.Tapi Wang dan Nessy terlihat seperti teman yang sudah lama tidak bertemu.


"Dimana mobilmu?" tanya Wang yang tak melihat ada mobil yang terparkir didepan minimarket


"Itu..aku tidak bisa menyetir" ucap Nessy malu,karena ia memang tidak bisa menyetir tapi kalau motor ia bisa.


"Kau ini imut sekali" perlakuan Wang yang mengusap rambut Nessy membuat semburat merah yang semula hanya ada di pipi merambat sampai ke kuping, bahkan lehernya juga mungkin


"Baiklah.Tunggu sebentar aku akan menghubungi managerku" ucap Wang lalu menelfon seseorang


Setelah menunggu beberapa saat.Terlihat seorang lelaki celingukan didepan minimarket seperti mencari seseorang.


"Ayo" Wang menggenggam tangan Nessy keluar dari minimarket.Tentu dengan masker dan topi yang sudah ia kenakan lagi.


"Halo" sapa Nessy sambil membungkukkan badannya.Nessy reflek menyapa seperti kebiasaan orang Korea.


"Halo" ia balas menyapa Nessy sopan


"Maaf Min Hyung sepertinya aku harus mengantarkan Nessy terlebih dulu" ucap Wang yang tetap menggenggam tangan Nessy


"Lalu aku?" tanya Min menunjuk dirinya sendiri


"Hyung akan menyetir untuk kami" jawab Wang tanpa beban membuat Nessy merasa tidak enak melihat manager Wang menghela napas.


Wang memang tipe orang yang mudah akrab dengan siapapun.Tapi dengan Nessy sikapnya seperti tidak ada canggung sama sekali.


Keduanya terus mengobrol tanpa mengajak Min terlibat dengan topik yang mereka bahas.Benar-benar hanya menyetir mobil.


"Terimakasih sudah mengantarkan aku pulang" Nessy membungkuk pada Wang yang ikut keluar


"Anggap saja ini sebagai ucapan terimakasih karena sudah menolongku" lagi-lagi Wang mengusap rambut Nessy.


"Aku senang sekali hari ini bisa bertemu denganmu" bolehkah Nessy pingsan karena saking senangnya diperlakukan dengan manis oleh idolanya


Wang hendak memeluk Nessy namun gerakannya tertahan saat Min menarik mundur Wang.


"Kenapa Hyung?" ucap Wang sedikit sewot


"Aku hanya khawatir ada paparazi" ucap Min menarik Wang memasuki mobil


"Hati-hati dijalan" ucap Nessy sebelum mobil Wang menjauhi halaman rumahnya


Nessy masuk kedalam rumah sambil bersenandung,beberapa kali ia memangkup wajah dengan kedua tanganya.Nessy girang bukan main bisa bertemu dengan Wang.Terlebih Wang sempat meminta nomornya dengan alasan akan memberinya tiket konser sebagai ucapan terimakasih.


Jelas sekali jika pertemuannya dengan Nessy membekas di ingatan Wang.Membuatnya tidak menyesal sudah kabur dari hotel dan berujung dikejar oleh fans nya.


"Sepertinya wajah dia tidak asing Wang" Min membuka obrolan saat mereka memasuki parkiran sebuah gedung untuk wawancara di salah satu program


"Anak ini" gerutu Min karena Wang tidak menanggapi pertanyaannya