Say Love

Say Love
Dua puluh empat



Maaf kalo kurang suka, soalnya selesai ketik langsung update demi kesayangan 😘😘😘


-----


Cup


Kean mengecup punggung tangan Nessy lembut. Membuat pipi pemiliknya merona hebat mendapat perlakuan manis.


"Ada tante Eva, Kean" lirih Nessy mengucap hal itu. Kean lantas menoleh, mendapati mamanya berdiri di teras rumahnya sambil bersidekap.


Tanpa perintah Nessy ikut turun. Berlari kecil mendahului langkah Kean untuk memeluk wanita yang sudah seperti ibunya sendiri.


"Nessy kangen tante" jika saja Eva tahu hal itu dilakukan Nessy untuk menutupi rasa gugupnya. Mungkin Eva akan menggodanya sepanjang siang ini.


"Kamu lama banget turun dari mobilnya, Nessy gak kamu apa-apain kan?!" tuding Eva yang melotot menatap Kean. Memutar badan Nessy untuk memastikan keadaannya.


"Ya ampun ma, mau diapain sekarang juga bakal jadi istri Kean ini" jawab Kean meninggalkan mamanya yang masih mengecek tangan Nessy. Geram dengan jawaban anaknya Eva lantas menyusul langkah Kean dan menjewer kupingnya tanpa ampun.


"Aduh ma..lepasin. Sakit" protes Kean memegangi lengan mamanya. Merasa tidak ada yang salah sama sekali dengan ucapan yang keluar dari mulutnya.


"Makanya kalo ngomong itu disaring dulu!" tegurnya.


"Udah tante, kasihan Kean-nya" Eva akhirnya melepaskan kuping Kean saat Nessy memohon padanya. Padahal sebenarnya ia ingin memberi pelajaran lebih pada Kean.


Nessy pun mengajak Eva ke taman belakang untuk mengalihkan perhatiannya. Bercanda seperti yang sering ia lakukan dengan Jessie seperti dirumah. Melihat kedekatan Nessy dengan mamanya Kean ikut senang. Tidak seperti sikapnya yang biasanya risih ketika ada perempuan yang berusaha mendekati keluarganya.


"Katanya laper tapi malah ngobrol" sindir Kean yang ikut duduk. Membawakan tiga jus jeruk dan camilan untuk menemani obrolan mereka.


"Tumben banget kamu bawain mama camilan" menatap curiga pada anaknya sendiri "oh mama tau, ini karena ada Nessy aja nih kamu begini" Kean bersikap acuh saat mendapat tatapan menyelidik dari Eva.


"Katanya ada pertemuan penting tapi nimbrung juga" balas menyindir Kean. Setelah kalimat itu keluar dengan lancarnya Nessy baru ingat jika masih ada Eva diantara mereka "Maaf tante Nessy gak sopan" melihat sikap Nessy yang mendadak manis Kean berlagak ingin muntah.


"Oh ya.. Nessy mau makan apa biar tante minta bibi buat masakin" tawar Eva.


Nessy tersenyum "Tante yang mau makan apa biar Nessy yang masak" jawabnya membuat Eva tersenyum hangat.


Jika biasanya calon mertua yang akan mengajari calon menantunya memasak. Justru yang terjadi dirumah kean tidak seperti itu. Eva terlihat begitu serius memperhatikan setiap langkah-langkah yang dilakukan Nessy ketika memasak kepiting lada hitam.


Jadilah siang itu Kean benar-benar melewatkan pertemuan penting yang seharusnya ia hadiri secara langsung. Membuat Thomas menanggalkan semua pekerjaan yang seharusnya ia selesaikan demi mewakili Kean yang sengaja absen setengah hari.


"Biasa aja ngeliatnya kak, itu mata sampe mau keluar gitu" suara Keyra yang baru saja pulang shopping.


"Mau kakak potong uang belanja bulanan kamu!" ancaman jitu yang membuat Keyra langsung bungkam.


Mengabaikan kakaknya, Keyra berlari ke dapur menghampiri Nessy yang sedang menyiapkan makan siang.


Menyodorkan baju yang sengaja ia beli dengan warna dan motif yang sama. Padahal Nessy belum menjadi bagian keluarga mereka saja sudah diperlakukan sedemikian baik. Apakah sikap mereka akan tetap sama jika tahu Nessy sering menemui Wang diam-diam dibelakang mereka.


"Oh ya kak, tadi Keyra abis ketemu sama kak Wang" ekspresi bahagia fans yang terpancar dari wajah Keyra.


"Kak Wang juga sempat nanyain kakak loh" masih dengan tingkat antusias yang tinggi saat mengatakan itu.


"Hehe" tidak tahu harus bersikap seperti apa untuk menanggapi ucapan Keyra yang membuatnya terkejut.


Tidak seperti Kean yang terlihat biasa saja, Eva justru mengamati setiap gerak-gerik Nessy yang membuatnya jadi bertanya-tanya.


"Nes.." mendengar nada bicara Eva, Kean jadi sedikit khawatir.