Say Love

Say Love
Enam belas



Like nya sama komen dong..apa kek gitu biar ramean dikit tuh kolom komentar..


Ngenes amat ngeliatnya sepi begitu kayak suasana ujian negara..


Ayo bagi yang mau hibah vote biar dakuh semangat..


Kasian emen author satu ini 😂😂😂


------


"Mana kotak p3k" mengalihkan pembicaraan dengan dalih ingin mengobati luka pada bibir Kean


"Ness.." panggil Kean saat Nessy mengobati luka pada bibir Kean


Glekkk..


Nessy menelan salivanya saat Kean berusaha mendekatkan wajahnya..


Tanpa sadar Nessy memejamkan matanya begitu saja "Ini apa Nes?" tunjuk Kean pada bahu Nessy, cepat-cepat Nessy segera membuka matanya sebelum Kean sadar dan meledeknya habis-habisan.Sialan sekali alam bawah sadarnya ini.


Berusaha menetralkan suaranya "Ma..ma..mana?" tanyanya dengan nada yang gelagapan


"Itu" menunjuk jijik bahu Nessy


"Tayi burung!" erangnya saat ia menyadari sesuatu yang lembek dan berwarna putih.Wajar saja Nessy tidak tahu karena hidungnya sedang tidak berfungsi untuk bisa mengenali aroma-aroma yang aneh.Pilek Nessy tuh guys.


"Serius?!" wajah kaget Kean mengetahui Nessy terkena kotoran burung.


"Hahahaha..ya ampun Nes sakit perut gua sumpah.Muka lu mirip kloset kali" puas menertawakan nasib sial yang dialami oleh Nessy


"Nih..nih..rasain" tanpa ada niatan lain Nessy mendekatkan bahunya agar kotoran burung itu menempel pada jas Kean juga


"Pergi gak lu..pergi sono" berusaha menyelamatkan dirinya


Rasa kesal pada burung yang pup sembarangan ia lampiaskan pada Kean yang mengoloknya habis-habisan.Sudah kepalang malu kenapa tidak sekalian saja ia mengerjai Kean.


Sejenak tidak ada yang merasa janggal dengan posisi Nessy yang duduk dipangkuan Kean.Kean berusaha mempertahankan dirinya karena mengetahui niat Nessy yang ingin mengotori jas yang ia kenakan dengan tayi burung juga.


"Biar couple kita" ucapnya ditengah usahanya me-meper-kan tayi burung pada jas yang Kean kenakan


"Nessy!" teriak Kean saat Nessy berhasil mencapai misinya.Tertawa puas karena sekarang bukan hanya bajunya yang kotor.Mission completed.


"Mampus tau rasa kan lu!" tak kalah keras suaranya,air mata Nessy bahkan sampai keluar karena tawanya yang berlebihan.


"Nes.." tegur Kean lembut.Sudah mulai sadar dengan posisi mereka saat ini.


"Kenapa!" tetap dengan suara nyaringnya


"Lu duduk dimana?" bingung harus menggunakan kalimat seperti apa


"Ya ampun" bergegas duduk dengan posisi normal di kursi yang ada disebelah Kean.Merapihkan dress dan rambutnya yang sedikit berantakan.Padahal gak ngapa-ngapain.


Glek..


Kean menelan salivanya.


Hening menguasai suasana di mobil Kean lebih dari satu jam lamanya.Kean merasa gelisah bukan main.


"Turun!" teriak Kean kemudian,Nessy sampai berjengit kaget karena tiba-tiba Kean bersuara keras setelah keheningan yang lama


"Iya-iya" meraih tas yang tergeletak didekat kakinya dan segera keluar dari dalam mobil


"Nessy sialan!" umpat Kean yang memukul stir mobil.Nessy mulai menyusuri trotoar.


Dari dalam mobil ia masih mengamati Nessy yang tengah berjalan menuju halte bis


"Beg*..beg*!" memukul kepalanya berulang kali sambil merutuki kebodohannya yang baru saja ia lakukan.Nessy..Nessy.


"Aaaaaaa..Kean mesum!" teriaknya saat mengingat ada sesuatu yang mengganjal saat ia berada dipangkuan Kean belum lama tadi.Pipinya sudah semerah gincu biduan dangdut.


"Mama..Nessy ternodai" menyilang kan kedua tangannya didepan dada.Orang-orang yang melintas mulai menyingkir dan menjaga jarak saat berpapasan dengan Nessy.


"Apa!" sentaknya kesal pada mereka yang memandangnya aneh.Tak sadar jika dirinya semakin membuat mereka yakin jika Nessy mengalami gangguan.


Kean belum juga beranjak dari dalam mobilnya "Cewek bar-bar" senyum yang mengiringi ucapannya melihat kelakuan Nessy


Nessy masih saja mencak-mencak tak karuan.Berlari lalu berhenti sejenak untuk mengusap frustasi rambutnya.Terjadi sampai beberapa kali sampai suara klakson mobil mengagetkannya.


Tinn..


----


buat yang ikhlas minta vote-nya dong 😆