Sad To Happy

Sad To Happy
Episode 21



Happy reading ❤️


Pagi pun datang dan suara alarm membangun kan nata yang sedang tertidur.


Dia merasa badan nya panas tetapi ia lebih memilih untuk berangkat sekolah saja karena sedikit lagi akan memasuki semester 2 genap yang di mana tahun ini menentukan ia naik atau tidak ke kelas 12 dan gio lulus atau tidak. Tapi ia selalu berdoa kepada sang maha esa agar gio dapat lulus dan ia naik kelas.


Setelah mandi dengan air hangat dan mengambil air wudhu ia pun melaksanakan kewajiban nya sebagai umat muslim.


Setelah sholat dan bersiap nata pun turun ke bawah untuk sarapan.


Sesampainya di ruang makan ia tidak melihat adanya fernan. Tetapi ada sticky note dan sekotak bubur ayam beserta obat pereda pusing di atas meja makan.


Nata pun mengambil sticky note itu dan membaca nya.


'Kakak ada matkul pagi jadinya kamu sarapan sama berangkat sendiri ya, tapi tenang aja udah kakak pesenin ojol nya dan dia jam 06.20 akan sampe. Jangan lupa sarapan sama minum obat nya. Kakak sayang kamu'


Fernan kakak nata yang paling ganteng:v


Begitu lah isi sticky note nya. Nata pun tersenyum setelah membaca sticky note itu dan segera memakan sarapannya dan meminum obat nya karena sekarang sudah jam 06.10 yang artinya 10 menit lagi ojol yang dipesan kakak nya akan datang.


Setelah selesai dengan sarapan dan minum obat nya nata pun ke depan rumah untuk menunggu ojol nya yang sedikit lagi akan sampai.


Setelah sampai depan nata tak lupa mengunci pintu dan gerbang nya.


Tepat di saat nata sudah selesai mengunci ojol tersebut datang.


"Mba nata?" Tanya ojol.


"Iya saya pak" ucap nata.


"Pakai helm mba?" Tanya ojol lagi.


" Iya pak" jawab nata.


Ojol tersebut pun memberi helm nya setelah sudah memakai helm nya nata pun naik ke atas motor ojol tersebut dan ojol tersebut menjalankan motor nya.


15 menit kemudian nata pun sampai di sekolah nya karena tadi dijalan tidak macet Akhirnya ia bisa sampai dengan cepat saat ini.


"Ini bang" ucap nata sambil menyodorkan helm dan uang nya.


"Gausah dek udah di bayar pakai ovo dek" ucap si ojol sambil mengambil helm nya.


"Ohh gitu yaudah makasih bang" ucap nata sambil tersenyum.


"Sama-sama mba" ucap si ojol kemudian ia pergi.


Setelah nya nata pun memasuki sekolah nya yang dibilang cukup ramai karena sekolah ini masuk nya jam 7 dan kebanyakan dari mereka datang telat atau mepet.


Disaat nata berjalan di koridor ia merasakan sakit kembali pada kepalanya.


Nata pun memegang kepalanya sambil mencoba untuk berjalan karena jarak kelas nya yang masih jauh ia pun memilih pergi ke taman belakang saja untuk istirahat agar sakit di kepalanya hilang.


Tetapi naas nya nata sudah tidak tahan lagi akan sakit di kepalanya. Tiba-tiba semuanya menjadi buram dan gelap.


Bruk


Seseorang berhasil menangkap nya.


"Nat, Nat bangun Nat" ucap Rendy. A.k.a seseorang yang sudah menangkap nata agar tidak jatuh di tanah. Dan menepuk-nepuk pelan pipi nata.


Karena nata tak kunjung bangun akhirnya Rendy pun memutuskan untuk menggendong nya ke uks.


Di koridor menuju uks sangat sepi karena bel masuk sudah berbunyi dari 5 menit yang lalu.


Disaat sampai di uks pun Rendy segera membaringkan nata dan memanggil dokter karena di uks saat ini tidak ada yang menjaga ntar kemana petugas PMR hari ini.


Di lain tempat lebih jelas nya di taman belakang ada seseorang yang memotret peristiwa nata jatuh di pelukan rendy.


Dan dari belakang seperti melihat mereka berdua bercumbu.


"Kaya nya bukti yang ini cukup kuat untuk memisahkan kalian berdua dan mungkin akan ngebuat nata dan Rendy di keluarkan" ucap seseorang itu.


⚛️


Suasana kelas 12 MIPA 1 sedang gaduh karena guru yang mengajar Tidak hadir dikarenakan sakit.


Mendengar berita tersebut dari sang ketua kelas membuat murid-murid heboh dan langsung beralih ke urusan masing-masing.


Di saat sedang gaduh-gaduh nya Refo selaku ketua kelas berteriak.


"WOY DIEM SEMUA!" Ucap Refo teriak.


"Apaan sih lu ganggu aja, berisik tau ga" ucap salsa selaku sekretaris di kelas tersebut.


"Bacot Lo! Ada berita penting nih! Coba sekarang kalian buka grup SMA Wijaya tapi yang ga ada gurunya" ucap refo. Sontak semua murid pun melihatnya dan terkejut.


Eh ***** ini mereka ciuman?


Beneran lah ****** masa iya bohongan ga liat apa itu fotonya


***** baru beberapa hari putus sama gio udah begini dia


Idih di bayar berapa itu sampe mau di ajak ciuman! Disekolah lagi


Astaga malu-maluin sekolah *****


Jijik gw


Kasian gio


Gio yang sedang tidur pun terganggu karena suara berisik dari teman-temannya.


Ia pun menoleh melihat ke arah farel yang sedang mematung sambil melihat ke arah handphone nya.


"Ada apaan si rel?" Tanya gio datar.


"Lah bangun dia, tadi mah gw bangunin ga bangun-bangun" ucap farel.


"Bacot! Ada apa?" Tanya gio.


"Ehh i-itu i-ni" ucap farel yang tergagap pun terhenti karena ponsel nya yang di rampas begitu saja oleh gio.


Gio yang melihat foto dan komenan di dalam grup itu pun marah dan rahangnya pun mengeras. Gio pun bangkit untuk mencari nata.


Farel yang melihat gio rahangnya mengeras dan bangkit pun ikut bangkit.


"WOI GI! JANGAN PERCAYA DULU ELAH SAMA GOSIP" teriak farel tetapi percuma karena gio sudah jauh dari kelas nya.


Dan farel pun segera berlari menyusul gio yang sudah di liputi amarah.


"WOY GI TUNGGU NAPA" teriak farel sambil berlari berusaha mengehentikan gio.


Disaat di koridor ia melihat lexa yang sedang menatap kosong di depan nya sambil memegang handphone nya.


"Lex, kamu gapapa?" Tanya farel khawatir dan berhenti mengejar gio.


"Nata ga mungkin kaya gitu rel, aku tau dia, dia masih polos" ucap lexa sambil berderai air mata.


"Shut udah jangan nangis sekarang kita susul gio yah, aku takut dia ngapa-ngapain nata disana" ucap farel sambil menghapus air mata lexa.


Lexa pun mengangguk kan kepalanya. Dan setelah nya mereka mengejar gio yang berlari ke arah taman belakang sekolah.


Disaat lexa dan farel sampai di taman belakang sekolah ia melihat gio yang sedang berbincang dengan seorang adik kelas yang dari tampilan nya terlihat seperti anak nerd. Mereka pun menghampiri nya.


"Gi" panggil farel.


Gio menengok dan menatap farel sambil menaikkan sebelah alisnya seolah bertanya 'ada apa'.


Farel yang di tatap seperti itu hanya bisa menghela nafas nya.


"Makasih" ucap gio kepada adik kelas itu dan setelah nya pergi menuju lorong uks.


Farel dan lexa yang melihat gio berjalan ke arah uks pun bingung. Tetapi mereka berdua tetap mengikuti nya.


***


Marah, kecewa, kaget semua bercampur menjadi satu di saat wanita yang benar-benar ia jaga ternyata bercumbu dengan lelaki lain. Dengan emosi yang kembali naik ia pun berjalan cepat menuju taman belakang sekolah melihat apakah dua orang itu masih ada atau tidak.


Disaat sampai di taman belakang sekolah ia tidak melihat mereka dan akhirnya gio pun berjalan menjauhi taman belakang sekolah dan ia bertemu dengan seorang adik kelas yang nerd sambil mengatakan sesuatu.


"Kalau kakak, mencari kak nata dia ada di uks sama teman nya" ucap nerd itu sambil nunduk.


Gio yang hendak menjawab ucapan adik kelas tersebut terhenti karena ia mendengar farel yang memanggil nya.


"Gi" ucap farel.


Gio yang malas menjawab pun hanya menaikkan alis nya sebelah. Dan ia melihat farel yang hanya menghelas nafas nya. Karena tidak mau ambil pusing dengan tingkah farel ia pun kembali menatap adik kelas tersebut yang sedang menunduk.


"Makasih" ucap gio sambil berjalan menuju uks yang di sekitar nya sudah banyak orang. Ada juga yang sedang mengintip di balik jendela uks.


Eh gila itu kak nata kenapa tuh sampe disuapin gitu makan nya


Abis ciuman langsung drop *****


Masih ga nyangka gw kak nata bisa gitu


Polos-polos ******* *****


Kira-kira begitu lah bisik-bisikan yang terjadi di lorong uks.


Gio dengan amarah yang memuncak segera membuka pintu uks dengan kasar.


Brak


Suara pintu yang di buka dengan kasar oleh gio. Dia melihat Rendy yang sedang menyuapi nata yang terbaring lemah di ranjang uks.


"Brengsek" ucap gio sambil berjalan ke arah Rendy dan.


Bugh


Satu Bogeman mendarat di wajah Rendy.


"Brengsek Lu anjing, bisa-bisa nya lu ngerusak nata" ucap gio marah sambil terus memukuli Rendy.


Nata yang melihat itu pun segera turun untuk melerai perkelahian mereka.


"GI, UDAH CUKUP GI" teriak nata. Yang tidak di hiraukan oleh gio.


"GIO! AKU BILANG STOP YA STOP GI!" teriak nata lagi sambil mencoba menghalangi gio yang mau memukul Rendy yang sudah tak berdaya di lantai. Setelah merasa gio sudah tidak memukuli Rendy lagi ia beralih ke Rendy yang terbaring lemah di lantai dengan kondisi yang mengenaskan.


Akhirnya gio pun berhenti dan menatap sinis nata.


"Apa? Lu mau belain dia? IYA?" Bentak gio.


Nata yang dibentak gio pun memejamkan mata nya.


"Aku ga belain siapa-siapa disini!" Ucap nata pelan namun penuh penekanan.


"Hahaha, jelas-jelas lu itu belain dia! Gw baru tau cewe polos kaya Lo mau aja ciuman sama dia! Di taman belakang sekolah lagi! Murahan! Udah main berapa kali sama dia? Sampai-sampai harus istirahat di uks?" Ucap gio yang membuat nata terkejut.


"Apa kamu bilang? aku itu ga pernah ciuman sama kak Rendy! kamu tuh salah paham! Tega kamu ya tega! Murah? Main? Kapan kamu liat aku seperti itu? HAH KAPAN? KAPAN GI KAPAN! hiks, JAHAT KAMU GI JAHAT!" Ucap nata sambil terisak.


"Emang kaya gitu kan kenyataan nya? Gausah ngelak lu" ucap gio sambil tersenyum sinis.


Plak


Satu tamparan mendarat di pipi gio.


"Kalau kamu ga tau kenyataan nya! Ga usah ngomong yang enggak-enggak! Kamu itu terlalu mudah buat percaya sama apa yang belum terjadi! Pergi Kamu! PERGI! hiks a-aku ga m-mau lagi ketemu kamu!" Ucap nata sambil menangis dan membawa Rendy yang lemah Keluar dari uks.


Gio merasa dirinya sudah bertindak keterlaluan dengan nata. Tapi ia segera menepis nya. Dan segera keluar dari uks.


***


Setelah sampai di ruang or nata segera membaringkan tubuh Rendy.


"Kakak tunggu sini ya aku mau ambil kotak p3k dulu" ucap nata.


Rendy hanya mengangguk lemah.


Nata pun berlari ke uks untuk mengambil kotak p3k.


Setelah sampai di uks ia buru-buru mengambil kotak p3k dan kembali ke rumah olahraga. Samar-samar ia mendengar murid-murid sedang bergosip tentang kejadian dia dan gio.


Kasian banget yah kak nata di bilang gitu sama kak gio


Pantes lah dia di bilang gitu sama kak gio masa masih jadi pacarnya ciuman sama orang lain


Gw baru tau kak gio kasar


Kak nata juga dia malah belain kak Rendy


Seperti itulah kira-kira bisik-bisikan nya yang tidak di hiraukan oleh nata. Karena percuma orang-orang bisa nya mengomentari tanpa melihat kebenaran nya.


Karena tidak mau ambil pusing ia pun segera berlari menuju ruang or.


Setelah sampai di sana ia melihat Rendy yang sedang memejamkan matanya sambil sesekali meringis.


"Kak aku obati ya" ucap nata sambil mengobati Rendy.


"Shhh" ringis Rendy.


"Nah udah kak, jadi sekarang Kakak istirahat aja" ucap nata.


"Makasih nat" ucap Rendy sambil tersenyum dan menutup matanya.


Setelah membereskan obat-obatan nata segera bangkit untuk menaruh kembali kotak p3k ini. Disaat nata ingin membuka pintu, pintu tersebut sudah di buka duluan oleh seseorang.


"Nat, Lo gapapa kan?" Tanya seseorang itu. Lexa.


"Engga lex, gw gapapa" ucap nata sambil tersenyum.


Lexa segera memeluk nata dan nata pun membalas pelukan lexa.


"Gw tau lu kuat nat" ucap lexa disela-sela pelukan nya.


"Iya Lex" ucap nata sambil melepaskan pelukannya.


"Sekarang kita ke kantin yuk, lu harus makan gw tau lu sakit, soalnya tadi kak Fernan, telpon gw supaya Lu makan" ucap lexa.


"Iya Lex, tapi gw mau balikin ini dulu ya" ucap nata.


"Ayo gw anterin" ucap lexa dan nata pun mengangguk menyetujui.


Setelah nya mereka berdua berjalan bersama-sama menuju uks.


"Eh, tapi gw masih bingung deh kok bisa sih ada foto yang di ambil dari belakang dan posisi nya itu lu kek ciuman gitu sama kak rendy" ucap lexa.


"Hah? Foto apa?"tanya nata bingung.


"Nih foto ini loh" ucap lexa sambil menyodorkan handphone yang berisi foto dia dan Rendy tadi di taman belakang sekolah.


"Sumpah Lex, ini tuh kita ga ciuman ini tuh tadi pagi gw ngerasa pusing, karena gw jalan sempoyongan gw jadi nya sampai nya ke taman belakang sekolah bukan uks, nah ini juga buat ciuman tapi kak Rendy itu nolongin gw yang udah mau jatuh ke tanah tadi, gitu ceritanya" ucap nata.


"Kan apa gw bilang! Lu tuh ga mungkin gitu, tapi gw heran siapa ya yang fotoin terus di sebar di grup sekolah" ucap lexa.


"Di grup sekolah?" Tanya nata bingung.


"Iya makanya tadi gio marah banget karena ngeliat foto ini" ucap lexa.


"Dia tuh Mudah banget percaya sama yang belum tentu terjadi" ucap nata sambil menghela nafas berat.


Tidak terasa mereka sudah sampai di uks dan nata segera menaruh kotak p3k. Setelah selesai mereka kembali menjalankan perjalanan nya ke arah kantin.


"Eh ngomong-ngomong kok ini pada di luar sih emang ga ada pelajaran?" Tanya nata.


"Engga semua kelas free class karena guru-guru rapat" ucap lexa.


"Ohh pantesan" ucap nata.


Setelah sampai di kantin lexa segera memesan makanan dan minuman dan nata mencari tempat duduk.


Nata pun mendapati tempat duduk yang bersebelahan dengan meja gio dan kawan-kawan. Karena tidak ada lagi meja yang kosong akhirnya ia pun memilih untuk duduk disitu saja.


Setelah menunggu beberapa menit lexa datang dengan nampan di tangan nya.


"Nih di makan" ucap lexa sambil menyodorkan makanan nya.


"Makasih Lex" ucap nata sambil tersenyum.


"Sama-sama" ucap lexa.


Akhirnya mereka pun makan dalam keadaan hening. Di tengah-tengah saat mereka sedang makan nada menghampiri meja nata dan lexa.


"Hai lex, Nat" sapa nada.


"Hai" jawab nata sambil tersenyum.


"To the point" ucap lexa sambil terus memakan makanan nya.


"Ini aku mau ngundang kalian berdua di acara pesta ulang tahun aku, kalian jangan lupa Dateng ya" ucap nada sambil menyodorkan sebuah kartu undangan.


"Acaranya nanti malam usahain kalian datang ya" ucap nada sedikit memohon.


"Iya nad aku usahain" ucap nata.


"Ok, aku balik kesana lagi ya" ucap nada.


"Iya" balas nata seraya tersenyum.


Setelah melihat nada sudah kembali ke meja nya barulah lexa membuka mulutnya.


"Lu yakin mau Dateng?" Tanya lexa.


"Yakin Lex, ga enak juga udah di diundang" ucap nata.


"Yaudah gw mah ngikut Lu aja" ucap lexa.


'Perhatian, perhatian untuk murid-murid sekarang kalian boleh kembali ke rumah masing-masing, dan di lanjutkan sekolah kembali pada hari esok. Terima kasih'


Semua yang di kantin seketika bersorak karena pemberitahuan itu dan kantin pun seketika sepi hanya menyisakan beberapa orang saja.


"Gila gercep amat ya" ucap lexa sambil terkekeh.


"Hahaha, iya lah lex, kalau urusan pulang mah mereka cepet" ucap nata sambil terkekeh juga. 


"Yaudah yuk kita juga pulang, gw bawa mobil hari ini jadi gw bisa anterin lu pulang" ucap lexa.


"Ohh ok yuk" ucap nata dan mereka pun segera pergi dari kantin menuju kelas nya untuk mengambil tas lexa dan pergi ke ruang olahraga untuk mengambil tas nya dan mengajak Rendy untuk pulang bareng.


Setelah sampai di ruang olahraga nata masih melihat Rendy yang tertidur.


"Kak, bangun kak" ucap nata sambil menggoyangkan lengan rendy.


"Shh" erang Rendy dan membuka matanya.


"Kak pulang yuk, biar aku anter" ucap nata setelah melihat Rendy membuka matanya dan membantu nya untuk duduk.


"Eh emang udah waktunya pulang? Tidur lama banget dong gw" ucap Rendy.


"Engga kak, hari ini kita pulang cepet" ucap nata sambil mengambil tas nya dan menggendong nya.


"Oh yaudah lu pulang aja duluan, gw nanti di jemput supir" ucap Rendy.


"Gapapa kak?" Tanya nata.


"Iya gapapa udah sana" ucap Rendy.


"Yaudah aku pulang duluan ya kak, bye" ucap nata.


"Ehh tunggu, itu di samping Lo siapa?" Tanya Rendy.


"Oh iya, aku lupa ngenalin dia Alexa sahabat aku kak" ucap nata sambil memperkenalkan lexa.


"Alexa, panggil lexa aja kak" ucap lexa memperkenalkan diri sambil tersenyum.


"Rendy, terserah mau manggil apa sayang juga boleh" ucap Rendy sambil terkekeh pelan.


"Modus lu kak" ucap nata sambil tertawa.


"Hahahaha canda kok, udah sana pulang ntar di cariin mamah" ucap Rendy.


"Serah Lo kak, yaudah gw pamit bye" ucap nata.


Setelah nya mereka meninggalkan Rendy sendirian di ruang or.


Saat sampai di parkir ia melihat nada yang sudah berada di boncengan gio sambil memeluk nya. Nata yang melihat itu hatinya kembali sakit mengingat perkataan gio tadi.


Ia sebisa mungkin menahan untuk tidak menangis.


"Yok Nat, masuk" ucap lexa dari dalam mobil.


"Iya" ucap nata dan segera masuk kedalam mobil lexa.


Di perjalanan hening, lexa yang fokus menyetir dan nata yang sibuk dengan pikiran nya sendiri.


"Kok gw ga liat-liat farel Lex" tanya nata memecahkan keheningan.


"Dia ada kok tadi cuman tadi dia ngabarin kalau dia ada urusan jadinya dia pulang duluan" jelas lexa.


"Ohh, nanti mau gw yang jemput atau lu yang jemput?" Tanya nata.


"Gw aja yang jemput deh" ucap lexa.


"Ohh ok" ucap nata.


Tidak lama kemudian mereka sudah sampai di rumah nata.


"Gw duluan ya Lex, makasih" ucap nata sambil tersenyum.


"Sama-sama nanti gw Dateng sore sekalian gw mau dandanin Lu biar makin cantik. Ok" ucap lexa.


"Setelah Lo Lex" ucap nata sambil terkekeh dan keluar dari mobil.


"Hati-hati di jalan" ucap nata.


"Sip" balas lexa dan pergi dari rumah nata.


-------------------------------------------


Jeng-jeng-jeng.


Satu part lagi end gais:)


Bagaimana akhir dari kisah mereka?


Jangan lupa like and komen:)


See you di part berikutnya.


Follow my ig; enslvyn07