
Happy reading ❤️
Di pagi yang cerah ini nata harus menelan pahit kenyataan bahwa dia harus backstreet dengan gio.
"Semangat! Demi kebaikan gw juga" ucap nata saat di depan gerbang sekolah nya dan segera melangkah kan kaki nya ke dalam sekolah.
Eh itu nata denger-denger dia udah putus ya sama gio?
Iya dia udah putus tuh kemarin sih beritanya nyebar di grup
Bagus lah dia putus jadi gw ada kesempatan buat jadian sama gio
Kayanya gio nya mau sama lu aja
Kira-kira seperti itulah omongan-omongan murid yang berada di koridor sekolah.
"Kayanya cepat banget dah tuh berita ke sebar" batin nata sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.
Setelah sampai di kelas nata pun segera masuk dan duduk di tempat nya yang kosong karena lexa belum datang.
Karena bosan iya pun segera mengeluarkan novel romansa yang selalu ia bawa kemana-mana.
"Hai Nat" suara berat seorang laki-laki menyapa nya.
"Eh hai, maaf siapa ya?" Tanya nata bingung karena baru pertama kali lihat laki-laki ini.
"Gw Rendy, kapten basket sekolah tahun ini" ucap Rendy.
"Ohh, ada apa ya?"
"Gini lu kan pacar nya gio, gw minta tolong banget buat bilangin ke gio buat jadi pemain sementara sekaligus menjadi kapten di club basket tahun ini, karena gw ada urusan jadinya gw ga bisa ngelatih junior-junior yang mau ikut lomba" ucap Rendy menjelaskan.
"Oh itu yaudh nanti gw coba buat ngomong sama gio ya, tapi sebelum nya maaf gw sama gio udah putus " ucap nata sambil tersenyum.
"Hah putus?" Tanya Rendy Bingung.
"Iya udah putus" ucap nata.
"Gawat! Kalau gini pasti Alya bakalan bertindak" ucap Rendy pelan yang masih bisa terdengar oleh nata.
"Alya? Siapa?" Tanya nata karena mendengar ucapan Rendy.
"iya alya Aulia, Ehh enggak kok ga apa-apa, yaudah kalau gitu gw balik ke kelas ya" ucap Rendy gelagapan dan berusaha untuk tenang.
"Iya kak" ucap nata dan setelah nya Rendy keluar dari kelas nya.
"Alya Aulia? Siapa dia?" Batin nata.
"Pagi Nat" sapa lexa mengejutkan nata yang sedang melamun.
"Eh pagi lex, tumben berangkat siang" ucap nata.
"Iya nih kesiangan, btw tadi lu lagi ngelamun ya? Gw sapa kok kaget ngelamunin apa?" Tanya lexa.
"Ehh enggak kok ga ngelamunin apa-apa" ucap nata.
"Nat, jangan bohong kita Deket udah lama jadi susah buat lu bohongin gw" ucap lexa sambil menatap nata mengintimidasi.
"Gw cerita nanti istirahat sekarang belajar dulu ya" ucap nata.
"Tapi janji ya cerita jangan ga cerita" ucap lexa.
"Iya Lex" ucap nata sambil tersenyum.
Sementara di lain tempat ada seseorang yang sedang duduk di taman belakang sambil memegang sebuah foto.
"Kamu cuma milik aku gi, aku bisa terima untuk yang kemarin tetapi untuk yang satu ini engga gi" ucap seseorang tersebut sambil mengusap foto di genggaman nya.
***
Disini lah sekarang nata dan lexa di kantin, meja paling pojok.
"Jadi?" Tanya lexa.
"Alya" ucap nata singkat.
"Hah?" Jawab lexa bingung.
"Iya, lu kenal sama yang namanya Alya?" Tanya nata.
"Alya mana nih, Alya ada banyak masalah nya" ucap lexa.
"Alya Aulia kalau ga salah" ucap nata.
"Ohh kak Alya iya gw kenal kenapa? Ucap lexa. "Eh tapi tunggu Alya Aulia dia kan yang dulu terobsesi sama gio, sampai-sampai banyak yang jadi korban bully nya dan akhirnya dia keluarin dari sekolah.
"Dikeluarin dari sekolah?" Tanya nata bingung.
"Iya sekitar satu tahun yang lalu lah" ucap lexa sambil meminum minuman nya.
"Terus maksud kak Rendy dia akan bertindak apa?" Batin nata.
"Udah sekarang makan dulu tuh" ucap lexa.
"Iya" ucap nata sekenanya dan segera memakan makanan nya.
Disaat nata dan lexa sedang makan gio dan farel pun datang dan langsung duduk di depan lexa dan nata.
"Hai" sapa gio pelan sambil tersenyum.
Nata pun tersenyum sebagai balasan nya.
"Jaga jarak cuy" ucap farel enteng sambil memakan makanan nya.
Gio yang mendengar itu hanya mendengus kesal.
"Hai semua boleh gabung?" Tanya nada yang tiba-tiba datang sambil membawa nampan yang berisi makanan.
Karena tidak ada yang menjawab akhirnya nata pun memutuskan menjawab walaupun sedikit sakit.
"Boleh kok kak duduk aja" ucap nata.
"Makasih Nat" ucap nada dan duduk disamping gio.
Nata hanya tersenyum sebagai jawaban dan melanjutkan makanan nya.
"Ekhem" dehem nada membuat mereka semua yang sedang makan segera memusatkan perhatian nya kepada nada.
"Tanya apa?" Jawab lexa sedikit ketus.
"Em.. Emang nya nata sama gio pernah pacaran ya? Kok banyak gosip yang beredar kalau mereka putus?" Tanya nada ragu.
"Ohh iya kita emang pernah pacaran dan baru putus baru-baru ini" ucap nata santai.
"Ohh, kalau gitu kamu bisa kan gi anter aku ke toko buku?" Ucap nada sambil menatap gio penuh harap.
Gio pun menatap nata dalam diam seolah meminta izin. Nata yang peka terhadap tatapan gio pun mengangguk seraya tersenyum.
"Bisa" ucap gio.
"Beneran?" Ucap nada dengan mata yang berbinar.
Gio pun hanya mengangguk.
"Ok aku tunggu kamu di rumah jam 7 malam" ucap nada dengan semangat.
Lagi dan lagi gio hanya menganggukan kepalanya saja.
"Gw duluan ya mau ke toilet dulu" ucap nata kepada mereka semua.
"Mau gw anter ga?" Tawar lexa.
"Gausah nanti ketemu di kelas aja" ucap nata dan segera melangkah pergi dari kantin menuju toilet.
Setelah sampai di toilet nata pun segera mencium wajahnya.
"Sakit sih tapi mau gimana lagi" batin nata sambil melihat wajah nya di cermin di depan nya.
"Harus kuat" batin nata berusaha menguatkan dirinya.
Setelah merasa sudah baikan nata pun keluar dari toilet dan segera menuju kelas nya. Sambil berusaha menguatkan dirinya dan semoga berhasil.
Semoga.
***
Bel pulang berbunyi mengejutkan nata yang sedang melamun. Yah, dia sedari tadi melamun entah apa yang di pikirkan nya sampai jam pelajaran habis tidak ada satupun pelajaran yang ia dengarkan dan perhatikan.
Nata pun segera keluar kelas sendiri karena lexa sudah pulang duluan karena akan jalan dengan farel.
Di saat nata sampai di gerbang dia melihat gio yang sedang mengobrol serius dengan nada. Nata pun memperhatikan mereka dari jauh dan betapa terkejutnya nata saat nada memeluk gio dan gio pun membalas pelukan nya.
Deg
"Kok sakit ya" batin nata memegang dada kirinya yang terasa sesak melihat mereka.
Bulir-bulir air mata nata pun perlahan turun dan lama kelamaan turun dengan derasnya.
"Gak gw ga boleh lemah hanya karena lelaki" ucap nya sambil mengelap kasar air matanya.
Dan nata pun memutuskan pergi dari tempatnya dan berjalan keluar sekolah.
Jujur rasa takut nata akan hubungan backstreet ini perlahan-lahan datang. Ia takut karena gio lebih memilih masa lalu nya di bandingkan dengan dia yang mungkin akan menjadi masa depan nya.
Yah, mungkin. Kita ga ada yang tau seperti apa kedepannya.
Disaat nata sedang berjalan di trotoar dia melihat motor gio yang melintas tanpa melihat ke arah nya dan dengan nada yang sedang memeluk nya dari belakang.
Akhirnya pertahanan nya pun runtuh. Ia rapuh, sakit. Di saat seseorang yang sudah bersama kita sejak lama lebih memilih bersama masa lalu nya.
Tiba-tiba ada sebuah motor yang berhenti di samping.
"Nata" panggil seseorang itu setelah turun dari motor nya.
"Kak Rendy" ucap nata lirih sambil melihat orang yang berada di depan nya.
"Kamu kenapa Nat?" Tanya Rendy sambil mengelap air mata nata.
Nata pun semakin terisak, karena Rendy tidak tega melihat nata yang menangis pun akhirnya memilih untuk memeluk nata dan menenangkan nya.
Grep
Dengan sekali tarikan akhirnya nata pun jatuh di dekapan Rendy. Nata pun membalas pelukan Rendy dan menangis di dada bidang nya.
15 menit kemudian Rendy merasakan tangisan nata mereda.
"Udah mendingan?" Tanya Rendy lembut sambil melepaskan pelukannya.
Nata pun hanya mengangguk.
"Yaudah pulang yuk?" Ucap Rendy.
"Ga ngerepotin?" Tanya nata pelan sambil menunduk.
"Engga kok" ucap Rendy sambil tersenyum dan mengelus pelan rambut nata.
"Makasih kak" ucap nata sambil tersenyum dan menatap Rendy tulus.
"Buat?" Tanya Rendy Bingung.
"Semuanya" ucap nata seraya tersenyum.
"Iya sama-sama, yaudh yuk pulang" ucap Rendy sambil naik ke motor nya.
Dan nata pun ikut naik ke atas motor Rendy.
Setelah memastikan nata sudah nyaman duduk di atas motor nya Rendy pun segera menjalan kan motornya.
Dan tanpa mereka sadari sedari tadi ada seseorang yang sedang menatap nya seraya tersenyum sinis dan melihat hasil jepretan nya.
"Welcome to the game" ucap seseorang tersebut sambil tersenyum miring.
-------------------------------------
Kira-kira game apa ya 🤔
Ketemu typo? Komen di bawah.
Jangan lupa like 👍 gengs :)
Sampai jumpa di part selanjutnya.
Follow my ig: enslvyn07.