
Happy reading ❤️
"Gw-
"HEI, KALIAN SEMUA MASUK CEPAT KE KELAS MASING-MASING GA DENGAR APA SUDAH BEL!" ucap pak Harto selaku guru BK disekolah.
Semua murid yang berada di lapangan seketika bubar karna teriakan pak Harto.
"Kamu juga gio, kalau mau nembak cewek yang elite Dikit bisa kan? Semacam di kafe gitu, atau di taman, pantai, yang bagus-bagus intinya mah, ini mah malah di sekolah" ucap pak Harto sambil geleng-geleng kepala.
"Udah sana kalian berdua masuk ke kelas, cinta-cintaan nya nanti aja" lanjut pak Harto.
"Iya pak, kami permisi" ucap nata sambil menarik tangan gio.
"Gw jawab, tapi nanti ya gi.. sekarang kita masuk ke kelas dulu" ucap nata sambil menatap gio.
"Iya gw tunggu kabar baik nya" ucap gio sambil mengacak-acak rambut nata.
"Yaudh sana ke kelas gih, takut udah ada guru, nanti kalau telat di hukum" ucap nata.
"Iya, udah sana masuk"ucap gio.
Nata hanya mengangguk dan segera masuk ke dalam kelas nya. Dan gio segera berjalan ke arah kelas nya.
Nata memasuki kelas nya yang berisik, karna guru yang mengajar hari ini tidak datang.
Ciee nata cie, cie
Gimana nata di terima ga?
Terima dong nat, sayang kalau di tolak
Terima terima terima terima
"Ehh kalian udah dong diem kasian ini temen gw muka nya udah merah banget, hahaha" ucap lexa sambil tertawa.
Seketika nata menunduk malu menutupi pipi merah nya. Dan berjalan ke arah bangku nya juga dengan menunduk.
"STOP gais, hari ini guru-guru yang mengajar sampai jam istirahat pada rapat nah kita di tugas kan ngerjain LKS bab 3 semuanya dan di kumpulkan" ucap sang ketua kelas menghentikan tawa mereka.
"Yah, kenapa satu bab sih kenapa ga satu soal aja" ucap lelaki yang duduk di pojok.
"Yah mana gw tau" ucap ketua kelas sambil menghindikan bahunya.
Semuanya pun mulai mengerjakan tugas nya dengan setengah hati.
"Nat, lu ga ngerjain?" Tanya lexa karna sedari tadi nata hanya diam saja.
"Engga, gw udah selesai semua semalam" ucap nata.
"Wihh, mantap dong nyontek ya" ucap lexa sambil menyegir polos.
"Kebiasaan" ucap nata sambil menyodorkan buku LKS nya.
"Hehehe" jawab lexa.
Drtt drtt
Tiba-tiba handphone nata yang berada di saku nya bergetar dan dengan segera nata mengambil dan melihat siapa yang mengirim nya pesan.
el.gio: Nat
Iya gi, ada apa?
Nanti ke kantin bareng.
Iya
Cukup singkat namun mampu membuat jantung nata berdetak lebih cepat.
Karna sudah memikirkan matang-matang ia sudah memutuskan apa yang seharus nya ia jawab dan waktu yang tepat untuk menjawab itu pun di kantin nanti.
Kringg kringg
Bel istirahat berbunyi dan seketika kelas yang tadinya riuh menjadi sunyi karena penghuni nya pada pergi untuk mengisi perut.
"Yuk Nat, udah di tungguin tuh" ucap lexa menggoda.
"Apaan sih Lex" ucap nata sambil memutar bola mata nya malas.
"Gimana-gimana, udah ada jawaban belom?" Ucap lexa.
"Udah" ucap nata.
"Oke-oke gw tunggu kabar baik nya" ucap lexa.
Obrolan berhenti karna mereka sudah sampai di depan kelas nya. Dan terlihat lah farel dan gio.
"Hai sayang, yuk ke kantin" ucap farel sambil merangkul pundak lexa.
"Eh, Emm yuk" ucap lexa gugup.
Nata yang mendengar itu pun segera menatap ke arah lexa dan mendekatkan wajahnya ke telinga lexa.
"Gw tunggu penjelasan nya" ucap nata datar.
Lexa yang mendengar suara datar nata pun hanya meneguk ludah nya kasar.
Dan segera mengangguk kan kepalanya.
"Yuk Nat" ucap gio sambil menggandeng tangan nata.
Ntah karna apa tiba-tiba saja jantung gio berdetak lebih cepat dari biasa nya. Mungkin karna baru kali ini genggaman nya di balas oleh nata.
"Ke taman belakang dulu boleh?" Tanya nata.
"Boleh, emang mau ngapain" sahut gio bingung.
"Sebentar aja" ucap nata.
Gio hanya mengangguk kan kepala nya saja dan mereka berdua segera belok ke Arah di mana koridor untuk ke taman belakang.
Setelah sampai mereka berdua duduk di kursi yang di sediakan di taman itu.
"Gi.. " ucap nata
"Iya?"
Dengan satu tarikan nafas akhir nya nata menjawab.
"Gw mau jadi pacar Lo" ucap nata sambil menatap ke samping tepat ke arah mata gio.
Tanpa mengulang dua kali, gio paham dan segera memeluk nata dengan erat.
"Makasih" ucap gio.
Nata yang berada di dalam pelukan gio hanya bisa mengangguk.
"Terima semua kekurangan aku, baik buruk nya sifat aku ya?" Ucap gio sambil melepaskan pelukan nya dan menatap nata.
"Aku nih?" Ucap nata sambil menatap gio.
"Iya, biar romantis" ucap gio.
"Hahaha, iya-iya, begitu pula dengan aku ya, yang terpenting saling percaya dan terbuka" ucap nata sambil tersenyum.
"Itu pasti" ucap gio sambil mengelus pelan rambut nata.
"Yaudh yuk, ke kantin" ucap gio sambil merangkul nata.
"Jangan ngerangkul dong malu" ucap nata.
"Gapapa biar semua orang tau kalau nata cuma milik gio" ucap gio.
"Apaan si" ucap nata sambil terkekeh pelan dan berjalan ke kantin bersama.
Disaat sampai di kantin semua murid menatap ke arah mereka, karna bagi mereka yang melihat acara tadi pagi pasti sudah pada tahu bahwa jawaban dari nata adalah iya.
"Mantap bro, makan gratis ini mah" ucap farel setelah melihat gio yang merangkul nata.
"Lu juga makan gratis kek nya" ucap gio.
"Hehehe, lupa gw" ucap farel sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal.
Gio yang melihat itu hanya mendengus.
"Kamu mau makan apa?" Tanya gio.
"Bakso, minum nya es teh manis" ucap nata.
"Yaudh bentar aku pesenin dulu" ucap gio dan pergi ke stand penjual makanan.
"Jadi gimana Lex?" Tanya nata.
"Kemarin kita jadian nya" ucap lexa santai sambil memakan siomay nya.
"Ohhh" ucap nata sambil mengangguk anggukan kepala nya.
Tidak lama kemudian gio datang sambil membawa nampan yang berisi makanan nya dengan gio.
"Nih habisin" ucap gio sambil menyodorkan makanan nya.
"Makasih" ucap nata dan segera memakan bakso nya.
"Hah..hah..hah" ucap nata karna kepedasan dan segera meminum es teh manis nya.
Gio yang melihat nata kepedasan pun hanya menggeleng geleng kan kepala nya. Dan mengusap keringat yang berada di dahi nata.
"Kan aku udah bilang, jangan banyak-banyak sambel nya, kepedesan kan akhirnya" ucap gio sambil mengeluarkan permen karet dari dalam saku nya.
"Nih makan ini dulu" ucap gio sambil menyodorkan permen karet nya.
Walaupun Bingung nata tetap mengambil dan segera memakan nya dan lama kelamaan rasa pedas nya pun hilang.
"Ahhh lega, makasih gi" ucap nata sambil menatap gio.
"Sama-sama sayang" ucap gio sambil mengelus pelan rambut nata.
__________________________________
Jadi pengen di panggil sayang mwehehe:v
Jangan lupa tekan 👍 di bawah dan komen gengs:)
Tunggu part berikut nya.
Makasih:*
Follow my ig: enslvyn07 ok!