
Happy reading ❤️
Di malam yang sunyi terdapat seorang gadis yang sedang rebahan sambil tersenyum membayangkan kejadian tadi.
Nata. Dia yang tersenyum sendiri di kamar nya dan membayangkan kejadian tadi sambil melihat langit-langit kamar nya.
Ting
Notif dari handphone nya mengalihkan perhatian nya dan dengan segera mengambil nya. Seketika senyum nata terbit bersamaan dengan semburat merah yang hadir di pipi nya.
Gio🐴
Yang
Iya gi, kenapa?
Udah makan?
Udah, kamu?
Udah kok.
Lagi ngapain?
Tidur-tiduran aja di kamar.
Siap-siap 10 menit lagi
Aku sampe ok!
Hah? Mau kemana?
Tetapi pesan yang nata kirim hanya centang dua tanda pesan belum di baca. Karna takut gio beneran datang akhirnya nata segera mengganti piyama nya dengan celana panjang dan sweater saja.
Ketika sudah siap nata segera turun dan ke bawah untuk menunggu gio.
Tidak lama kemudian suara motor terdengar memasuki pekarangan rumah nata. Dan nata segera menghampiri gio.
"Kakak kamu mana?" Tanya gio.
"Engga ada, dia masih ada tugas makanya belum pulang" ucap nata.
"Oh ya udh langsung berangkat aja ya?" Tanya gio.
"Iya" ucap nata.
"Yaudah naik" ucap gio.
Dan dengan segera nata naik ke atas motor gio dengan di bantu oleh gio.
"Pegangan dong" ucap gio.
"Dimana?" Tanya nata polos.
"Disini sayang, kan kamu udah jadi pacar aku" ucap gio gemas sambil menarik tangan nata ke perut nya.
Nata yang di perlakukan seperti itu hanya bisa menegang di tempat.
"Ga usah tegang gitu sayang" ucap gio dengan nada menggoda.
"Ehh, udah ayo jalan" ucap nata salah tingkah.
Gio yang melihat nata salah tingkah terkekeh pelan dan segera menjalan kan motornya.
Di perjalanan mereka hanya terdiam menikmati semilir angin yang menerpa wajah nya. Karena ke asik kan melihat sekitar nata tidak sadar kalau dia sudah menyenderkan kepalanya di bahu gio dan mengerat kan pelukan nya.
Gio yang merasa pelukan nya mengerat dan kepala nata yang di bahu nya hanya bisa tersenyum.
"Kita mau kemana?" Tanya nata.
"Ke hati mu" ucap gio dengan nada menggoda.
"Gombal" ucap nata.
"Hahahaha, ikut aja dikit lagi sampai kok" ucap gio.
Nata hanya mengangguk anggukkan kepala nya saja.
10 menit kemudian mereka sampai di tujuan.
"Udah sampai turun yuk" ucap gio.
Dan nata segera turun dari motor gio.
"Taman?" Tanya nata.
"Iya kamu suka?" Ucap gio.
"Suka lah apalagi banyak makanan, bisa kulineran aku" ucap nata dengan senyum mengembang.
"Kulineran ya, emm boleh juga.. yuk kita kulineran" ucap gio.
"Yuk" ucap nata semangat sambil menarik tangan gio.
Disaat nata menarik tangan gio, tiba-tiba genggaman nya di lepas.
"Kenapa?" Tanya nata bingung.
"Aku mau nya gini" ucap gio sambil merangkul nata.
"Modus banget sih" ucap nata.
"Gapapa dong modus dikit sama pacar" ucap gio sambil menaik turun kan alis nya.
Setelah nya mereka pun berjalan menyusuri taman yang banyak makanan nya. Dan membeli makanan yang enak.
Karena sudah membeli banyak makanan, akhir nya mereka pun menyudahi dan mencari tempat untuk duduk.
"Rame semua gimana dong?" Ucap nata.
"Ikut aku yuk" ucap gio.
"Ke tempat duduk" ucap gio.
Nata pun hanya mengangguk angguk kan kepala nya saja.
***
"Rumah pohon?" Tanya nata.
"Iya, kamu suka?" Jawab gio.
"Suka banget malah.. bagus, tapi ini punya siapa?" Ucap nata.
Bagaimana tidak bagus, karena di setiap keliling nya di taruh lampu Tumblr warna warni yang menyambung ke pohon-pohon yang berada di sekitar nya membuat rumah pohon itu lebih sejuk dan tenang karena jauh dari kawasan taman.
"Ini rumah pohon punya aku" ucap gio.
"Punya kamu? Sejak kapan ?" Ucap nata.
"Udah lama, udah yuk naik" ucap gio.
"Yuk" ucap nata.
"Kamu duluan, biar aku di belakang" ucap gio.
"Ok aku duluan ya" ucap nata dan segera naik keatas di ikuti gio di belakang nya.
Setelah sampai di atas nata lagi-lagi di buat takjub oleh rumah pohon ini karena di dalam nya terdapat kulkas kecil, tv proyektor, komputer, kipas, sampai kasur lipat pun ada.
"Ini kalau kamu pulang ga ada yang ngambil?" Tanya nata.
"Ada yang jaga kok, jadi ga bakalan ilang" ucap gio.
"Ohhh, yaudh yuk makan dulu" ucap nata sambil membuka bungkus makanan.
Dan mereka pun memakan makanan dengan khidmat sambil di selingi candaan yang menjadikan malam itu malam yang indah bagi mereka berdua.
"Tempat nya bagus, fotoin aku dong" ucap nata sambil menyodorkan ponsel nya.
"Ga usah pakai itu, pakai ini aja" ucap gio sambil memperlihatkan kamera nya.
"Kamu bawa?" Tanya nata.
"Engga emang sengaja aku taruh di sini, jadi gampang kalau mau foto-foto dan hasil nya juga jadi lebih bagus" ucap gio.
"Yaudh fotoin aku" ucap gio.
Setelah sesi foto memfoto nata pun melihat hasil jepretan nya. Dan hasil nya semuanya bagus.
Karena lelah nata pun akhirnya menjatuh kan kepalanya di bahu gio sambil memejamkan matanya.
"Kamu capek? Pulang yuk" ucap gio.
"Gak mau, mau disini aja tenang" ucap nata.
Gio yang mendengar jawaban nata pun hanya diam dan beralih mengelus kepala nata agar nata lebih tenang.
Gio yang mendengar suara dengkuran halus pun menengok ke arah nata dan ternyata nata tertidur pulas, karena kasihan melihat tidur nya seperti itu gio pun memindahkan nya ke kasur lipat.
Drtt drtt
Gio yang melihat ponsel nata bergetar segera mengambil nya dan ternyata itu telpon dari Fernand kakak nya dan mengangkat nya.
"Halo nat, kamu dimana" ucap Fernand saat sambungan terjawab.
"Sama gw, dia ketiduran di rumah pohon" ucap gio dingin.
"Ohh yaudh gw titip dia ya, malam ini gw ga pulang masih ada tugas yang harus di selesaikan" ucap Fernand.
"Hm" jawab gio singkat.
"Jangan macem-macem! Gw tutup" ucap Fernand. Dan seketika sambungan terputus.
"Macem-macem apaan lagi" ucap gio bingung dan segera menaruh handphone nata.
"Udah jam 10, pantes aja nata tidur" ucap gio pelan sambil lihat jam tangan nya.
Karena bingung mau ngapain dan ngantuk juga gio pun memutuskan kan untuk tidur di samping nata tetapi tidak di atas kasur.
Akhirnya mereka pun tenggelam dalam mimpi masing-masing.
***
Pagi pun datang, burung-burung sudah berkicau berusaha membangun kan semua orang yang masih terlelap di dalam mimpi nya.
Tok tok tok
Bunyi suara pintu di ketuk membuat nata yang sedang tertidur harus bangun.
"Sebentar" ucap nata dengan suara khas orang bangun tidur.
Setelah nya nata pun membuka kan pintu dan melihat siapa yang mengetuk pintu tersebut.
"Ehh...
-------------------------------------------------------
Halo guys semoga suka ya sama cerita nya maaf juga kalau banyak typo karena ini cerita pertama ku.
Kalau ketemu typo bisa komen ya:)
Jangan lupa like!
Sampai jumpa di part berikut nya.
Follow my ig: enslvyn07