
Happy reading ❤️
Kringg kringg
Akhirnya bel istirahat berbunyi dan seketika semua yang berada di kelas langsung keluar menuju kantin.
Begitu juga nata dan lexa mereka sekarang sedang di koridor sambil nata yang sedang curhat kepada lexa.
"Jadi gitu Lex, gw Bingung kok sikap dia gitu ya ke gw" ucap nata.
"Nata-nata lu tuh ga peka atau gimana sih?" Dia begitu tuh karna lu itu spesial di mata dia" ucap lexa gemas.
"Spesial gimana sih? Padahal gw biasa-biasa aja" ucap nata.
"Ahh, Au lah ribet gw ngomong lu" ucap lexa sambil berjalan ke arah meja kantin.
Nata pun hanya menyengir polos.
"Mau pesen apa lu?" Tanya nata.
"Gw bakso aja sama lemon tea" jawab lexa.
"Ohh yaudh gw juga sama deh, sana Gih pesen" ucap nata polos.
"Tai lu, kirain mah mau pesenin, malah gw yang disuruh pesen" ucap lexa sambil menatap nata sinis.
"Ngegas mulu lu, udah sana pesen" usir nata sambil terkekeh.
"Baik Kanjeng ratu" ucap lexa sambil menatap tajam nata.
Nata yang melihat itu pun tertawa, tanpa menghiraukan orang lain yang melihat nya, termasuk gio yang tersenyum tipis melihat nata yang sedang tertawa itu.
Karna merasa di perhatikan nata pun melihat sekeliling siapa yang memperhatikan dia dan matanya pun jatuh pada pandangan seseorang yang sedang melihat nya sambil tersenyum tipis, nata pun membalas senyum itu dan segera mengalihkan pandangannya karna jantung nya yang sedang berdetak lebih kencang dari biasanya.
"Nih pesenan Lo" ucap lexa.
"Makasih lexa ku" ucap nata dengan nada yang berlebihan.
"Alay lo" ucap lexa.
"Hahahaha, yaudah makan-makan keburu bel nanti" ucap nata.
Akhirnya mereka pun makan dengan lahapnya. Disaat sedang makan ada seseorang yang duduk di samping mereka berdua.
"Eh kalian, ga makan?" Tanya lexa kepada farel dan gio. Karna mereka lah yang duduk di samping nata dan lexa.
"Ini baru mau pesen" jawab farel. "Lu mau gi?" Lanjutnya.
"Gw nasi goreng sama air putih aja deh rel" ucap gio.
"Ok"jawab farel.
Nata hanya diam saja menyimak obrolan mereka sambil memakan bakso nya.
Tidak lama kemudian farel datang sambil membawa pesanan mereka dan mereka pun segera makan juga.
Tiba-tiba nata yang sedang makan tersedak karna terlalu buru-buru memakan bakso nya.
"Uhuk uhuk uhuk" nata yang tersedak segera meminum lemon tea nya hingga tandas.
"Aduh, nat gimana? Udah enakan belom?" Tanya lexa panik.
"Be-belom Lex, ma-masih sa-sakit" ucap nata terbata-bata karna masih terasa panas di area tenggorokan nya sampai-sampai air mata lolos dari matanya.
Gio pun segera mengambil minuman nya dan di kasih ke nata.
"Nih nat, minum dulu abisin juga gapapa" ucap gio.
Dan nata segera meminum nya sampai habis tetapi rasa panas nya tak juga hilang sampai-sampai gio bangkit dan berlari ke arah minuman dingin dan mengambil susu coklat.
"Nih coba minum susu nya siapa tau ilang" ucap gio.
"Ahh, akhirnya udah ga panas lagi, makasih ya gi" ucap nata sambil melihat gio.
"Iya sama-sama" ucap gio sambil menghapus jejak air mata di mata nata.
Blush
Seketika nata merasakan pipinya memanas dan segera mengalihkan pandangannya ke depan di mana lexa menatapnya menggoda.
"Sweet banget sih astaga, kok gw yang baper ya ngeliat nya" ucap lexa.
"Tenang aja Lex, kalau lu baper gw siap tanggung jawab kok" ucap farel sambil menaik turun kan alis nya.
"Idihh" ucap lexa sambil bergidik ngeri.
Gio yang melihat nata pipinya memerah pun gemas dan ingin sekali mencubit pipinya itu, tapi dia liat kondisi.
Dilain tempat seseorang sedang memperhatikan mereka sejak awal.
"Gio hanya milik gw seorang bukan yang lain! Liat aja nata, lu salah karna sudah membangunkan macan yang sedang tidur!" Batin orang itu.
Kringg kringg
"Ehh udah bel masuk tuh nat, yuk langsung ke kelas" ucap lexa.
"Yuk" ucap nata sambil berdiri.
"Iya sama-sama, nanti gw jemput ke kelas" ucap gio sambil menepuk pelan kepala nata.
"E-em yaudah gw duluan ya, byee" ucap nata sambil menarik tangan lexa.
Lexa yang melihat nata salting pun hanya bisa tertawa akibat muka nata yang memerah.
"Lexa diem ih, malu tau ga diliatin orang-orang" ucap nata sambil memberengut.
"Hahahaha, sumpah Nat tadi gw ngeliat muka lu yang salting kocak parah sumpah" ucap lexa sambil tertawa.
"Ishh udah ih gw yang malu tau ga" ucap nata kesal.
"Hah, hah iya iya" ucap lexa sambil menghentikan tawanya.
"Ayo, buruan takut keduluan pak Bondan ntar kita diomelin nih" ucap nata.
"Astaga, iya gw lupa.. ayo Nat ntar kalo telat kita dihukum lagi.. ayo Nat lari" ucap lexa sambil menarik tangan nata untuk lari.
Akhirnya mereka sampai di depan kelas dan untung nya pak Bondan belum ada di kelas.
"Hosh hosh, cape gw sumpah nat, padahal kita lari cuman beberapa kelas doang" ucap lexa.
"Huh, iya gw juga Lex, udah ayo masuk duduk" ucap nata.
"Iya" ucap lexa.
Tidak lama kemudian setelah nata dan lexa duduk pak Bondan datang dan langsung mengabsen siapa yang telat masuk pelajaran nya dan tidak hadir.
Karna tidak ada yang terlambat masuk, pak Bondan langsung memulai pelajaran nya.
Kringg kringg kringg
Bel pulang pun berbunyi, semua murid yang lelah langsung segar mendengar suara bel pulang.
"Baiklah, cukup sampai disini pelajaran kita jangan lupa pr halaman 28-30 Minggu besok di kumpulkan" ucap pak Bondan.
"Nata bapak boleh minta tolong?" Ucap pak Bondan kepada nata karna hanya nata dan lexa saja yang masih di dalem kelas.
"Boleh pak, apa?" Tanya nata.
"Tolong taruh buku paket ini di perpustakaan ya" ucap pak Bondan.
"Baik pak" jawab nata.
"Ok nata, terima kasih"
"Sama-sama pak"
Setelahnya pak Bondan keluar dari kelas meninggal kan nata dan lexa yang masih tersisa di dalam kelas.
"Yuk, Nat gw bantu.. banyak tuh bukunya" ucap lexa.
"Iya Lex, yuk" ucap nata.
Di perjalanan ke perpustakaan mereka berdua tidak merasa ada yang mengikuti padahal nyatanya ada yang mengikuti mereka.
Setelah sampai disana ternyata ada pak Agus selaku penjaga perpustakaan disekolah.
"Pak bisa tolong bukain? Saya disuruh sama pak Bondan untuk menaruh buku-buku ini" ucap nata.
"Ohh masuk aja neng, pintunya belom dikunci kok" jawab pak agus.
"Ok pak"
Setelah nata menaruh buku yang di bawa dia menengok kebelakang untuk mengambil buku yang berada di tangan lexa.
"Ehh Nat, gw duluan ya.. ternyata nyokap jemput minta anterin belanja bulanan nih" ucap lexa.
"Oh yaudh Lex, gapapa lu duluan aja" jawab nata.
"Gapapa nih nat?" Tanya lexa ga enak.
"Gapapa kali Lex" jawab nata.
"Yaudh gw duluan ya bye" jawab lexa sambil berlari karna mamah nya sudah menunggu lama di depan gerbang.
"Akhinya selesai juga, tinggal balik deh gw" ucap nata sambil berjalan ke arah pintu depan perpustakaan.
"Loh kok, ga bisa kebuka sih" ucap nata sambil menarik gagang pintu.
Dengan sekuat tenaga, nata membuka pintu tapi hasilnya nihil. Dan ternyata pintunya
Terkunci.
----------------------------------------
Jangan lupa vote and komen guys
Tunggu part selanjutnya ok!
See you:*
Follow my ig: enslvyn07