
Happy reading ❤️
Di meja makan Bella dan gavin (papah gio) sedang menunggu anak nya dan pacar nya.
"Lama banget sih gi, papah udah lapar nih" ucap gavin.
"Maaf pah tadi abis ngobrol sebentar" ucap gio.
"Eh ini siapa gi?" Tanya gavin sambil menaik turun kan alis nya.
"Kenalin pah ini nata, pacar gavin" ucap gio.
"Saya Natasya om biasa di panggil nata" ucap nata sambil menyalami gavin.
"Saya gavin papah nya gio panggil papah aja ya biar lebih akrab" ucap gavin.
"Eh, iya pah" ucap nata.
"Udah ayo nata, gio duduk sayang" ucap
"Segini cukup pah?" Tanya Bella Kepada gavin.
"Cukup mah" ucap gavin.
"Nata ayo sayang ambil aja jangan malu-malu" ucap Bella.
"Iya Nat, ga usah malu-malu sekalian gio nya ambilin buat latihan nanti kalau udah jadi suami istri" ucap gavin dengan nada menggoda.
"Ehh, iya segini cukup gi?" Tanya nata.
"Cukup" jawab gio singkat.
"Kamu itu loh gi jangan singkat-singkat gitu lah sama pacar kamu, maklumin ucapan gio ya Nat" ucap Bella.
"Iya mah" ucap nata.
"Udah ayo semua makan, ini yang buat udang tepung nya nata loh" ucap Bella.
"Bener-bener istri idaman gi, sayang kalau di anggurin" ucap gavin.
"Hm" ucap gio sambil memakan makanan nya.
Mereka pun makan dengan khidmat dan hening hanya bunyi dentingan sendok yang beradu dengan piring saja.
Setelah selesai makan nata pun bangkit dan segera membawa piring-piring kotor ke dapur untuk di bersihkan.
***
Tidak terasa hubungan nata dan gio sudsb berjalan 5 bulan. Sedih dan senang mereka lewati bersama-sama. Di setiap hubungan badai pasti akan selalu datang dan semoga mereka bisa melewati badai itu dengan sikap dewasa.
Pagi hari ini nata berangkat dengan Fernand karena gio tidak mengabari nya kalau ia akan menjemput jadi dia memilih untuk pergi bersama Fernand saja dari pada menunggu.
"Nata" panggil seseorang di belakang.
"Pagi Lex" ucap seseorang itu yang tak lain adalah lexa.
"Pagi juga, lu ga berangkat bareng gio?" Tanya lexa.
"Engga dia dari semalem ga ada kabar" ucap nata.
"Tumben" ucap lexa.
"Ntah" jawab nata.
Brukk
Tiba-tiba ada yang menabrak nata dari arah yang berlawanan.
"Ehh maaf gw ga sengaja soalnya gw buru-buru" ucap seseorang tersebut.
"Iya gapapa, btw Lu anak baru ya?" Tanya nata.
"Iya gw anak baru, kenalin nama gw nada Xavier Anisa Pindahan dari Jerman" ucap seseorang itu memperkenalkan diri.
Deg
"Nada?" Batin nata.
"E-eh.. ke-kenalin nama gw Natasya Fransiska" ucap nata sambil terbata-bata.
"Lo?" Tanya nada pada lexa.
"Gw Alexa guttoro" ucap lexa.
"Oh yaudh kalau gitu gw duluan ya mau ke ruang kepala sekolah dulu.
"Iya" jawab lexa. Sedangkan nata masih terdiam di tempat.
"Nat, lu kenapa sih?" Tanya lexa bingung sambil menyenggol lengan nata.
"E-eh engga, gapapa kok, yaudh yuk ke kelas." ucap nata sambil tersenyum meyakinkan lexa.
Setelah nya mereka berdua pun pergi ke kelas. Disaat di koridor nata melihat gio yang berdiri di depan kelas nya.
"Nat" ucap gio pelan setelah nata Sampai di depan gio.
"Kenapa gi?" Tanya nata sambil bersikap biasa.
"Maaf" ucap gio sambil melihat dalam mata nata.
"Untuk?"
"Gapapa, no prob, mending sekarang kamu ke kelas sana udah mau bel" ucap nata.
"Ok, nanti istirahat aku jemput" ucap gio sambil tersenyum.
"Iya, yaudh aku masuk dulu ya bye" ucap nata dan segera masuk ke dalam kelas nya.
Dan gio pun segera beranjak untuk ke kelas nya. Setelah sampai di kelas ia langsung duduk di tempat nya karena sebentar lagi guru yang akan mengajar akan datang.
"Assalamualaikum" ucap guru tersebut bersama seorang wanita di belakang nya.
"Waalaikumusalam" ucap semua murid terkecuali gio Karna dia sedang menelungkup kepalanya di tangan nya.
"Bapa datang dengan murid baru disini, baiklah kamu silahkan memperkenalkan diri" ucap guru tersebut.
"Perkenalkan nama saya nada Xavier Anisa biasa di panggil nada, salam kenal" ucap murid baru a.k.a nada.
Gio yang mendengar suara dan nama tersebut segera bangkit dan memastikan apa kah dia orang nya atau bukan.
Deg
Benar dia nada yang sudah gio tunggu selama beberapa tahun dan akhirnya kembali.
"Baiklah nada silahkan duduk di belakang" ucap guru tersebut.
"Baik pak terimakasih" ucap nada dan berjalan ke arah meja nya yang hanya berbeda 2 meja dari meja gio.
"Long time no see gi, aku kembali" ucap nada pelan di telinga nya saat dia melewati meja gio.
Gio yang mendengar suara tersebut menegang di tempat nya sampai farel lah yang menyudahi tersebut.
"Woi gi sadar, lu udah punya nata" ucap farel sambil menyenggol lengan gio.
Ya, farel sudah tau semuanya karena semalam gio curhat ke Padanya hingga larut malam dan rencana nya gio akan menjelaskan siapa nada kepada Nata. Agar nata tidak salah paham Karena nata tau nada dari orang lain yang tak lain mang Asep.
"Iya rel" ucap gio.
Setelah itu guru tersebut pun memulai aktivitas belajar nya.
***
Bel istirahat sudah berbunyi sejak dua menit yang lalu tapi gio belum juga menampakkan batang hidungnya di kelas untuk menjemput nata.
"Udah yuk lah Nat, mungkin dia udah di kantin kali" ucap lexa.
"Hm, tapi dia bilang mau jemput" ucap nata.
"Mungkin dia lupa kali, farel aja ga kesini siapa tau dia udah kesana berdua" ucap lexa.
"Hm yaudh yuk" ucap nata.
Setelah nya nata pun pergi ke kantin dengan lexa walaupun ragu.
Saat sampai di kantin adalah pertama kali pemandangan yang nata lihat adalah gio yang sedang makan bersama dengan nada mantan nya. Dan juga farel yang sedang melambai lambaikan tangan nya kepada lexa.
"Yuk kesana Nat, tapi kok tuh anak baru bisa disitu ya" ucap lexa bingung.
"Gatau" ucap nata singkat dan berjalan ke arah meja mereka.
"Eh hai Nat" sapa nada.
"Hai" sahut nata sekena nya.
Karena merasa suasana sedang tidak aman farel pun berdehem.
"Hm, kalian mau pesan apa? Biar sekalian gw pesenin" ucap farel.
"Bakso sama lemon tea aja" ucap lexa.
"Samain" ucap nata singkat. Karena masih bad mood akibat gio yang ingkar janji kepada nya.
"Ok, gw pesan dulu ya" ucap farel dan segera berlalu untuk membeli pesanan.
Setelah menunggu kurang lebih 3 menit akhirnya farel datang sambil membawa nampan yang berisi makanan mereka.
"Nih" ucap farel sambil mengasihi pesanan mereka masing-masing.
Nata segera mengambil bakso nya dan segera menuangkan Saus dan sambal yang banyak.
"Jangan banyak-banyak Nat, kamu kan ga kuat pedas" ucap gio sambil mengambil mangkuk bakso tersebut membuat nata tidak jadi menuangkan sambal dan saus banyak-banyak. Karena sudah di ambil alih oleh gio.
"Nih segini aja jangan di tambahin lagi!" Ucap gio sambil menyodorkan mangkuk bakso nya.
"Kamu kok perhatian banget ada hubungan apa?" Tanya nada.
"E-eh.. Hm enggak kok ga ada hubungan apa-apa cuman teman" ucap gio.
---------------------------------------------
Omegat babang gio jahat nata nya cuman di anggap teman:'/.
Ketemu typo? Komen di bawah.
Jangan lupa like gengs 👍
Sampai jumpa di part berikut nya.
Follow my ig: enslvyn07!