Sad To Happy

Sad To Happy
Episode 1



Happy reading ❤️


tok... tok.. tok..


TOK... TOK... TOK...


Suara gedoran pintu semakin kencang, membuat orang yg berada di dalam kamar kesal sendiri.


"NATA BANGUN UDAH SIANG, SEKOLAH!" ucap fernand sambil berteriak.


"IYA... BAWEL" ucap nata sambil nongol di depan pintu.


"ck, emang bocah ya di bilangin nya malah ngatain" ucap Fernand sambil menggetok kepala nata.


"BISA GAK SIH GAK USAH MAIN GETOK!" kata nata sambil memasang muka sebal nya kepada sang kakak.


"gak usah teriak teriak dek, bisakan? lagian lu kenapa sih pagi pagi udah ngegas banget" jawab Fernand sambil menggaruk kening nya yg tak gatal.


"yaudah ah ayok berangkat sekolah" lanjut fernand sambil jalan mendahului nata untuk masuk ke dalam mobilnya.


Saat di dalam mobil tidak ada percakapan diantara kakak beradik itu. merasa suasana nya membosan kan akhirnya nata membuka obrolan.


"lu ada kelas kak hari ini?" tanya nata kepada fernand yang sedang pokus pada jalanan. yaps fernand adalah mahasiswa ilmu hukum.


"Ada. memangnya kenapa?" jawab fernand sambil menengok ke arah nata. "yah macet lagi" lanjut fernand saat melihat ke depan jejeran mobil dan suara bising klakson mobil terdengar.


"gak" jawab nata singkat. setelah itu dia melirik kesekitarnya. tanpa sengaja nata melihat anak sekolah yang sedang membantu ibunya berjualan di jalan.


"rindu mama" tanpa disadari dia mengucapkan kata rindu kepada sang ibu, sambil mengingat momen momen indah bersama ibundanya.


flashback..


"mamah pokoknya nata besok mau main ke taman, bareng papah ke tamannya" kata nata sambil memakan donat pembuatan dinda mamah nya nata.


"Abisin dulu dek makanan di mulutnya, baru ngomong ck.. nata nata" timpal fernand yang baru turun dari lantai dua.


"eh kakak hehe.." ucap nata sambil nyengir memperlihatkan gigi putih dan rapi.


"yaudah nanti kita besok main ke taman ya" jawab Dinda sambil memberi senyum keibuannya kepada anak-anak nya.


"horeeeee..." rasa senang hati Nata seperti anak kecil sambil lompat-lompat.


Keesokan harinya keluarga pranata bersiap untuk menghabiskan hari weekend nya di taman. Weekend bersama keluarga memang sangat menyenangkan.


Tetapi beda dengan gadis kecil Nata, yah ekspresi nata tidak sebahagia itu karena sang papa tidak bisa berlibur bersama keluaraga karena kesibukan sebagai CEO di perusahaannya.


"so.. gimana jadi gak nih" kata fernand meyakinkan adik nya untuk weekend hari ini.


"Sudahlah nata sayang, mungkin papah lagi ada rapat penting hari ini, kan masih ada kak Fernand sama mamah" ujar dinda meyakini anaknya agar tidak sedih lagi.


"yaudah deh mah, ayoklah sekarang jalan kak" gerutu nata kepada sang kakak fernand.


Setelah sampai disana mereka pun turun.


"kak ayo kak kita kesana"ajak nata.


"iya ayo, mah aku sama nata kesana yah" izin fernand kepada mamah nya.


"yaudah hati-hati ya" ucap mamah nya.


Karna sudah masuk waktu jam makan siang dan anak-anak nya belum kembali, dinda pun bangkit untuk mencari anak-anak nya.


Disaat sedang mencari anak-anak nya ia melihat dua sejoli  yang sedang bercumbu mesra di bangku taman.


Dengan emosi yang membara dinda menghampiri dua sejoli itu.


Plakk..


"jadi gini kelakuan kamu? bilang nya ada meeting malah bercumbu mesra di tempat umum!" kata dinda marah.


plakk..


"KAMU.. DASAR KAMU JALANG!" teriak dinda sambil menampar si wanita itu.


"KAMU! APA-APAAN KAMU NAMPAR DIA, HAH?" teriak reynand sambil melayangkan tangan nya untuk menampar dinda.


"Cukup pah cukup, papah mau menampar mamah hanya untk membela wanita jalang ini" tanya fernand dengan kesal.


.....


Setelah sampai dirumah fernand langsung mengajak nata kedalam dan masuk ke kamar nya.


"kita disini aja ya" ucap fernand sambil menenangi adik nya.


Sementara di bawah sana reynand dan  dinda masih saja bertengkar.


"SIAPA WANITA JALANG ITU MAS? SIAPA?" teriak dinda.


"DIA ITU CUMAN SEKRETARIS AKU, KAMU SALAH PAHAM!" ucap reynand.


"Sekretaris? Sekretaris mana yang mau bercumbu mesra bersama suami orang tempat umum lagi, apa itu yang disebut sekretaris?" skak dinda kepada reynand. sehingga reynand  diam di tempat tanpa sepatah kata.


"aku mau cerai mas" lanjut dinda tanpa berpikir lagi apa yg telah diucapkan nya.


reynand marah saat dinda mengucapkan kata cerai sehingga emosi yang berlebihan menghilangkan akal sehat nya dan...


Prang...


suara guci itu melengking ke seluruh penjuru ruangan sehingga membuat anak anak nya keluar dan melihat apa yg telah terjadi, mamah nya tergapar tak berdaya dengan darah bercucuran di kepala nya.


Setelah mendapatkan teriakan dan tatapan benci dari anak nya reynand pergi begitu saja. sampai persinggahan terakhir dinda pun, reynand tidak pulang.


Setelah kejadian memilukan itu membuat reynand jarang pulang kerumah. Dan sering gunta ganti wanita, hanya untuk pelampiasan ke egoisan nya selama ini, gara gara dia istri nya meninggal dan gara gara dia dua anak nya membenci dirinya sendiri


Flashback of...


"NATASYA TURUN GAK LU!" ucap fernand membuat kesadaran nata pulih kembali saat mengingat hal memilukan itu.


"berisik tau gak" ujar nata sambil menatap tajam kakak nya.


"lagian lu kenapa dari tadi bengong mulu, yaudah masuk gerbang sono bentar lagi mau ditutup kayaknya" ucap fernand sambil melihat area gerbang depan sekolah nata.


"yaudah nata masuk dulu ya kak, hati hati kakak" pamit nata sambil menyodorkan tangan nya kepada sang kakak.


Setelah mobil fernand melesat jauh, barulah nata memasuki sekolah nya yg sudah sangat sepi banget, karna sudah masuk waktu pelajaran.


setelah melewati koridor yg sunyi sepi akhirnya Nata sampai di depan ruang kepala sekolah.


tok..tok...tok..


"masuk" ucap seseorang dari dalam.


ceklek.


munculah sesosok perempuan.


"permisi pak saya murid baru disini, bisa tunjukan di mana kelas saya?" ucap nata.


"owh kamu murid baru ya, silahkan ikut ibu yanti selaku guru bk disini" ucap kepala sekolah tersebut.


"baik pak terima kasih, permisi" ucap nata sambil mengikuti bu yanti selaku guru bk disini sekolah sini.


Setelah sampai di kelas 11 MIPA 1, bu yanti langsung memasuki kelas tersebut.


"Permisi bu ini saya membawa murid baru" ucap bu yanti


"oh iya bu, terima kasih telah mengantarkannya kesini" ucap bu dini.


" iya sama-sama saya permisi" ucap bu yanti Sambil berlalu dari kelas.


" baiklah silahkan perkenalkan diri kamu" ucap bu dini.


__________________


Bersambungg.......


Gimana-gimana? dapet ga feel nya?


Jangan lupa vote and komen:)


Terima kasih.