
“Cepat Berikan penawarnya ke gadis cantik ini !”
Tian Jie membentak lizardfolk itu sambil menunjukkan momentumnya. Walapun dia merasa kejadian ini sedikit seru, dia tetap menjaga kewaspadaannya dengan kondisi maksimal. Dia siap mengakhiri aktingnya begitu kesempatan ada.
“B-baik - baik, siap tuan”
Lizardfolk tersebut menjawab dengan sedikit terbata - bata kemudian mulai merabah kantong yang ada di pinggangnya. Karena tangannya agak gemetaran, dia sedikit kesulitan mencari penawar di kantongnya. Dia secara sembunyi - sembunyi melirik Tian Jie karena takut membuatnya marah.
Tian Jie yang mengamati hal tersebut tertawa kecil dalam hatinya.
‘bukankah lizardfolk ini sedikit terlalu takut melihatku’
“ada apa dengan pandanganmu itu ? apakah kau ingin melakukan sesuatu ?”
Tian Jie tidak tahan ingin menggoda mahkluk di depannya.
“Ti-tidak tuan, sebentar akan aku cari penawar racun itu”
Lizardfolk itu melepas kantong tasnya dan mencari penawar dengan cepat. Dia benar - benar gugup menerima tekanan tang diberikan Tian Jie.
Begitu penawar racunnya ditemukan, dia tersenyum lega dan menunjukkan nya ke arah Tian Jie.
“Ini penawarnya tuan”
Tian Jie mengangguk dan melepas momentum yang dia keluarkan.
“Bagus, berikan kepadanya”
fyuh~
Lizardfolk itu menghela nafas lega.
Dia membuka tutup botol penawar racun tersebut dan mengeluarkan sebuah pil berwarna coklat.
Tian Jie memegang tubuh gadis itu dan mengangkat kepalanya.
Lizardfolk memberikan pil tersebut kepada Tian Jie untuk dia menyuapi gadis berambut hitam tersebut.
“Telan pil ini”
‘Tapi jangan kamu lepaskan energi spiritualmu untuk menahan racunnya secara sekaligus’ bisik Tian Jie.
Gadis itu perlahan membuka mulutnya dan menelan pil tersebut. matanya menutup dan tubuh nya melemas. Tapi wajahnya yang pucat perlahan menjadi lebih segar dan terlihat baik - baik saja.
“E-efeknya memang tidak langsung terlihat t-tapi itu memang penawar dari r-racun yang aku g-gunakan tuan”
Ujar lizardfolk sambil terbata - bata. Matanya hanya berani melirik Tian Jie sebentar kemudian berpaling menatap langit.
“Hmm, aku akan percaya padamu untuk saat ini”
Tian Jie mengangkat gadis itu dengan posisi gendongan putri. Kemudian dia membawanya kebawah tempat teduh di dekat pohon besar dan kembali menidurkannya diatas rumput.
“Kita tunggu sampai dia bangun baru mulai bergerak”
“B-baik tuan”
Lizardfolk itu merasa canggung didekat Tian Jie. Dia tahu walaupun momentum yang dikeluarkan laki - laki didepannya sudah hilang tanpa sisa dan tampak seperti manusia biasa. Tetapi topeng yang dipakai laki -laki ini untuk menutupi kekuatan besar yang dimilikinya benar - benar terlihat natural. Entah bagaimana gambaran Tian Jie di matanya seperti melihat mahkluk mitos.
Tian Jie melihat lizardfolk didepannya. Walau memiliki tubuh garang dan menakutkan jika dilihat oleh orang dari bumi, tapi lizardfolk didepannya benar - benar merusak imajinasinya tentang mereka.
‘bukankah mereka memiliki setting garang, liar, dan kejam jika di dalam game TRPG’
‘kenapa mereka seperti manusia biasa yang ketakutan jika melihat seseorang yang lebih kuat’
Dia merasa bingung dan mengingat pertarungan pertamanya.
‘Direwolf itu juga sedikit berbeda dari setting direwolf di game TRPG’
‘bagaimana bilangnya ya .. , dia seperti lebih cerdik dan memiliki kemampuan berfikir seperti manusia’
‘sepertinya aku tidak bisa sepenuhnya menggunakan informasi dari dunia lamaku, atau lebih tepatnya aku kurang informasi’
‘hati - hati berlebihan lebih baik dari pada terkena hal yang tidak diinginkan tanpa persiapan”
Tian Jie kemudian diam sejenak dan berfikir.
“ugh”
Gadis berambut hitam itu mulai sadar kembali. Dia membuka matanya dan mencoba membaca situasi di sekitar. Dia melihat Tian Jie untuk beberapa saat kemudian menoleh ke Lizardfolk. Matanya langsung menyipit dan raut wajahnya sangat mengintimidasi.
“KAU !”
Dia mencoba untuk bangkit dan mencari pedangnya. Tapi karena pedangnya saat ini dibawa oleh Tian Jie, dia hanya bisa menggunakan tangannya untuk memukul. Langkahnya tidak terlalu kuat bahkan tidak stabil.
Tian Jie menahan tangan kanan gadis yang digunakan untuk menyerang dengan tangan kirinya, kemudian dia menarik gadis tersebut kedalam pelukannya.
“Santai gadis cantik, tubuhmu masih belum pulih seutuhnya”
“Lebih baik kamu hemat energimu untuk menyembuhkan diri”
Tian Jie memberikan senyuman pada gadis tersebut tanpa melepas pelukannya.
Gadis berambut hitam itu sedikit terkejut dan wajahnya mulai memerah. Dia meronta berusaha melepaskan diri dari pelukan Tian Jie.
“Tak tau malu, apa yang kamu lakukan !”
Tian Jie merasa gadis ini cukup imut untuk digoda, senyuman lebar muncul diwajahnya.
“Jika kau berjanji tidak menyerang kadal kecil itu, akan aku lepaskan kamu”
Gadis berambut hitam itu menatap wajah Tian Jie dengan tatapan tajam.
“Tapi dia yang meracuni diriku !”
“Dia juga membuatku terpisah dengan sauda-”
Sebelum gadis itu berbicara lebih banyak Tian Jie mendekapnya, meletakkan wajah gadis itu di dadanya dan mengelus kepalanya.
“us suh suh suh, Tenang, selama ada aku disini dia tidak akan melakukan apa - apa”
“mmph, mmmph , MMPH !”
Gadis itu semakin panik, dan meronta lebih kuat lagi.
Lizardfolk melihat kejadian ini ingin menjauh dan memberikan ruang untuk kedua manusia didepannya.
“T-tuan aku akan p-pergi sebentar ke arah sungai sebentar”
Dia kemudian dengan cepat menjauh dari Tian Jie dan gadis itu.
Melihat sosok lizardfolk sudah tidak terlihat lagi Tian Jie melepas pelukannya.
Gadis itu dengan cepat mundur dan menatap Tian Jie dengan tajam.
“KAU … “
Wajahnya sangat merah dari campuran rasa marah dan malu. Dia kehabisan kata - kata karena hal yang baru saja dilakukan oleh laki - laki didepannya. Baru pertama kali ini dia dipeluk oleh lawan jenis selain ayahnya yang bahkan sudah tidak pernah lagi dia lakukan.
“Apakah kamu sudah tenang sekarang ? kekeke”
Tian Jie tertawa kecil melihat tingkah gadis didepannya yang sangat mirip dengan heroine novel yang sering dia baca di bumi.
“Bagaimana keadaan tubuhmu ?”
Gadis itu melirik Tian Jie dengan waspada. Dia diam mengamati dari atas sampai bawah dari laki - laki di depannya beberapa saat.
Tian Jie yang mengetahui hal itu sedikit menyesal dengan aktingnya barusan.
‘Apakah aku sudah dibenci olehnya ?’
‘Aku harap dia masih mau berbagi informasi denganku’
“erm, Gadis cantik boleh aku mengetahui namamu ?”
“Perkenalkan namaku Tian Jie”
Dia mengulurkan tangan kanannya tanda untuk mengajak jabat tangan.
Gadis itu hanya diam dan mengawasi tangan kanan itu. Setelah beberapa lama dia menatap Tian Jie lagi, entah apa yang ada dipikirannya Tian Jie tidak tahu.
“erm, Aku minta maaf atas perlakuanku tadi”
“Aku pikir itu akan mengalihkan perhatianmu dan membuatmu menjadi sedikit lebih tenang untuk diajak berbicara”
Gadis itu masih mengamati wajah Tian Jie. Dia merasa kalau laki - laki didepannya mengatakan apa yang sebenarnya dia inginkan tanpa memiliki maksud terselubung. Dia sudah sering didekati oleh laki - laki lain untuk menjadi pasangan dao. Mereka pasti melakukan hal - hal yang menolong dan bersikap baik hati tetapi sikap mereka itu ditujukan dengan maksud mendekati dirinya.
‘Laki - laki ini sepertinya bisa dipercaya’ gumamnya dalam hati.
‘Dia mungkin sedikit mesum tetapi aku membutuhkan bantuannya untuk mencari partnerku dan segera keluar dari hutan ini’
Gadis itu menghela nafas dan memasang wajah tersenyum. Kemudian dia menggapai tangan kanan Tian Jie yang sudah lama diangkat dan berjabat tangan dengannya.
“Perkenalkan murid dalam dari sekte bangau api, Huang Qingyue”