
“Apa yang terjadi ?”
“Kenapa langitnya tiba - tiba gelap”
Huang Qingyue kebingungan melihat kondisi sekitar yang tiba - tiba menjadi gelap. Dia menggendong saudarinya mendekati Tian Jie.
Tian Jie yang diam dan terus menatap ke arah pintu masuk dungeon mulai membuka mulutnya.
“Qingyue , berapa banyak senjata yang kamu bawa ?”
Huang Qingyue : ”Pedang pendekku tersisa tiga, ada sepuluh pisau lempat, dan dua puluh jarum lempar”
“Hanya tersisa itu tuan Tian Jie”
Tian Jie : “keluarkan semua pedang pendekmu Qingyue!”
Melihat wajah serius Tian Jie, Huang Qingyue tidak banyak bicara dan mengeluarkan semua pedang pendek dari kantong ruangnya. Dia meletakkannya diatas batu berjejer.
“Mau anda apakan semua pedang pendek ini ?”
Tian Jie tidak menjawab pertanyaan Huang Qingyue. Dia tidak yakin bisa mengalahkan Undead Knight itu. Jika di sendirian dia bisa melarikan diri. Tetapi meninggalkan Huang Qingyue seorang diri untuk menjadi tumbal akan meninggalkan rasa yang tidak nyaman di hatinya nanti.
“Qingyue, kamu fokus menjari jalan keluar dari sini dan larilah menjauh !”
“Aku akan menahan musuh sebisaku”
Huang Qingyue menunjukkan wajah yang sedikit masam karena menahan perasaan bersalahnya. Jika saja dia tidak meminta pertolongan TIan Jie, Tian Jie tidak akan ikut dalam kekacauan ini. Dia merunduk membuat rambut menutupi matanya.
“Maafkan aku Tuan Tian Jie”
Huang Qingyue menggigit bibir bawahnya. Dia akhirnya berputar dan segera mencari jalan naik dari bawah kawah.
Tian Jie mengeluarkan senyum kecil.
“Bagus, sekarang aku bisa fokus dengan musuh didepan”
Tian Jie memasukkan pedang - pedang pendek itu ke dalam cincin ruangnya. Setelah itu dia mulai bergerak menjauh dari arah Huang Qingyue pergi. Dia menaiki salah satu baru besar dan mengamati pintu masuk dungeon dari jauh.
‘Dimana makhluk itu ?’
Tian Jie tidak menemukan keberadaan dari sang Undead Knight. Dia melihat ditempat pedang besar itu dilempar.
‘pedang itu juga sudah tidak ada !?’
‘kalau begitu dimana ?’
Srk~Srk~Srk~
Suara benda berat yang diseret terdengar mendekati Tian Jie. Tetapi dia tidak melihat sumber suara itu. Sampai suara dentuman terdengar.
Boom~
“Huh ?”
Tian Jie mendapati sebuah kepulan asap tidak jauh dari tempatnya. Kemudian dia melihat mengikuti jejak asap yang mendekati dirinya.
“Gawat !?”
Tian Jie melompat kedepan dan melakukan putaran ke arah depan.
BAM~
Sesuatu jatuh tepat ditempat Tian Jie berdiri sebelumnya dengan momentum yang kuat. Asap dan pasir terbang berhamburan, menyebar ke segala arah.
“Kuh”
Tian Jie melindungi matanya dengan lengan kirinya dari pasir yang berhamburan. Dia berusaha melihat apa yang baru saja jatuh di tempatnya berdiri. Tetapi tiba - tiba sebuah pedang besar keluar dari asap tersebut secara horizontal mengarah ke tubuh Tian Jie. Dengan sigap Tian Jie merapal spell cantrip miliknya.
“Magic Shield (cantrip 1)”
Bersamaan dengan pedang besar yang hampir mengenai Tian Jie, sebuah perisai kasat mata terbentuk di antara mereka berdua.
BAM~
“KUH ! Berat sekali”
Tian Jie tidak bisa menahan momentum benturan pedang besar tersebut. Dia terlempar mundur beberapa meter. Tian Jie melakukan putaran ke belakang untuk mengurangi dampak dorongan dan berhasil berhenti dengan tetap berdiri.
Tian Jie melihat kearah penyerangnya dan terkejut mendapati Undead Knight sudah di depannya.
‘hah itu ..’
‘apakah itu efek spell Blur (level 2) ?’
Undead Knight tidak memberikan Tian Jie waktu untuk berfikir dan kembali menyerangnya. Dia mengayunkan pedang besarnya dengan kedua tangan ke arah Tian Jie.
“tidak bagus , aku tidak boleh terlalu sering terkena serangan barusan”
“Warp step (cantrip 0)”
Tian Jie berusaha sekuat mungkin menghindari serangan Undead Knight. Serangan Undead Knight yang kuat membuatnya sangat kewalahan untuk menangkis semua serangan itu.
‘aku harus mencari celah untuk membalas menyerang !’
Tian Jie membalik pegangan pedang pendeknya. Dia menunduk menghindar dari serangan tebasan horizontal Undead Knight. Kemudian memutar tubuhnya membuat momentum.
“Arcane strike - Create Flame (cantrip 1)”
Pedang pendek Tian Jie diselimuti api yang membuat jejak tebasan melingkar. Dia mengarahkan tebasan itu ke perut Undead Knight.
slash~
Serangan tersebut kena telak. Tapi serangan itu hanya meninggalkan sedikit sayatan dan nyala merah di baju besi Undead Knight itu. Bukan suatu kerusakan yang signifikan.
Mata Tian Jie terbuka lebar terkejut dengan serangannya yang tidak berdampak banyak ke Undead Knight.
ke~ke~ke~
Bersamaan dengan suara tawa terdengar, sebuah tendangan dengan lutut dilancarkan Undead Knight. Tian Jie yang tidak siap terkena serangan itu tepat di perutnya. Dia terlempar mundur dan sedikit mengeluarkan darah dari mulutnya.
“Cough cough cough”
Tian Jie terbaring sambil batuk mengeluarkan darah dari tenggorokannya.
Tapi Undead Knight tidak menyia - nyiakan kesempatan itu dan menyerang dengan pedang besarnya.
Tian Jie yang melihat serangan tebasan vertikal dari pedang besar mendekat di matanya, membalik pegangan pedang pendeknya. Menangkis serangan sepenuhnya dari pedang besar yang datang dari atas sangat tidak mungkin untuk Tian Jie. Dia berusaha merubah arah serangan itu ke sebelah tubuhnya.
BAM~
Pedang besar itu mendarat di sebelah kiri tubuh Tian Jie dan terbenam ketanah.
Tian Jie bergegas memutar tubuhnya ke kanan dan kembali berdiri untuk memasang kuda menyerang. Kemudian dia menggunakan kesempatan pertahanan Undead Knight yang terbuka untuk menyerang.
“Arcane strike - Thunder Grasp (level 1)”
Pedang pendek Tian Jie mengeluarkan aura petir putih sambil mengeluarkan bunyi percikan listrik yang keras. Tian Jie menusukkan pedang pendeknya ke arah dada kiri Undead Knight. Pedang pendek itu berhasil menembus baju besi Undead Knight hingga sampai ke punggung. Petir putih berbentuk seperti cakar keluar dari punggung Undead Knight yang tertembus pedang diikuti suara guntur yang menggelegar di seluruh kawah.
DUAAAaaaaarrrRRR~
kreek~ pyar~
Pedang pendek ditangan Tian Jie retak dan pecah.
Tian Jie engap - engapan karena kurang nafas, tapi tubuhnya tidak apa karena mendapat penguatan dari arcane stance setelah menggunakan spell chargenya. Dia melihat Undead Knight yang memiliki lubang di dada kirinya. Api hijau hilang dari sela - sela baju besinya. Tangan Undead Knight yang memegang pedang besar itu perlahan terlepas dan bergelantung tidak bertenaga.
“Syukurlah”
Tian Jie merasa lega karena semuanya sudah selesai. Dia melepas kuda - kuda bertarungnya dan menghela nafas. Undead Knight ini benar - benar kuat dan memiliki banyak teknik untuk digunakan. Dia perlahan berjalan menjauh untuk mengejar Huang Qingyue. Tapi tiba - tiba dia tersadar, kondisi di sekitar kawah masih gelap. Spell seharusnya akan perlahan menghilang efeknya begitu penggunanya kehilangan konsentrasi.
“JANGAN - JANGAN !!!”
Tian Jie yang baru akan membalik badannya, sampai ada tangan besar yang memegangi kepalanya. Dia kemudian menangkap tangan besar itu dengan kedua tangannya berusaha untuk melepaskan diri. Tapi tangan besar itu sangat berat dan sulit untuk digerakkan.
ke~ke~ke~ke~
Tian Jie diangkatkan hingga kedua kakinya tidak menyentuh tanah.
Undead Knight yang dia kira sudah kalah perlahan kembali mengeluarkan cahaya hijau dari sela - sela baju besinya. Undead Knight itu tanpa ragu menghantamkan kepala Tian Jie ke tanah dengan kuat.
BAM~
Kepala Tian Jie terbentur dengan keras sampai sedikit tenggelam ke tanah. Darah keluar bercucuran di kepalanya membuat separuh wajahnya berwarna merah. Dia hampir tidak bisa menjaga kesadarannya. Hanya satu mata Tian Jie yang masih terbuka dan mata itu hanya terfokus untuk melihat ke arah lubang mata di helm Undead Knight.
Api berwarna hijau membara dengan terang dari lubang itu. Sang Undead Knight mengeluarkan suara tawa yang dalam dan dingin seperti sangat menikmati pertarungan ini.