
…
Bzzt~ Boom~
Bersamaan dengan suara ledakan dari serangan Tian Jie, Pedang ditangannya retak. Tubuhnya perlahan keluar dari bayangan ditanah. Dia menatap sang pangeran.
mata sang pangeran memutar ke atas dan menjadi putih. Tubuhnya kaku dan sedikit kejang karena tersetrum.
Crack~
Pedang Tian Jie akhirnya tidak kuat lagi dan patah masih tertancap didada sang pangeran. Tubuh sang pangeran terjatuh ke tanah tidak bergerak lagi.
‘bahkan pedang pendek ini juga tidak mampu menahan penggunaan arcane strike ?’
‘aku membutuhkan senjata yang memiliki ketahanan yang lebih baik’
‘jika setiap kali aku menggunakan arcane strike dan senjataku hancur’
‘bisa - bisa aku kehabisan senjata ditengah pertempuran’
‘
huuuh~
Tian Jie menghela nafas panjang dan ingin mengecek kondisi sang pangeran. Tetapi tiba - tiba dia berbalik dan menghindar kesamping.
Sebuah tombak kemudian menancap di tempat Tian Jie berdiri tadi.
“PANGERAAN!!”
“BERANI - BERANINYA KAUUU!”
Kapten lizardfolk yang sebelumnya bertarung dengan Huang Qingyue, terkejut melihat kondisi sang pangeran setelah mendengar suara ledakan. Secara insting dia melempar javelin ditangannya dan bergerak mendekat ke tempat sang pangeran.
Dengan amarah dia menerjang dengan cepat ke arah Tian Jie. Cakar yang tajam mengayun dengan kuat ke arah kepala Tian Jie.
Tian Jie mengamati pergerakan kapten lizardfolk. begitu jaraknya sudah dekat dia baru merespon.
“Cantrip : Magic Shield (0)”
Dia mengarahkan tangan kirinya berlawanan arah dengan cakar yang mengarah ke kepalanya.
crash~
Serangan cakar kapten lizardfolk itu terpental sebelum menyentuh tangan TIan Jie seolah ada perisai tidak terlihat yang menahan serangannya.
Kapten lizardfolk terkejut karena serangannya ditahan dengan teknik yang belum pernah dia lihat.
Melihat kapten lizardfolk yang terkejut, Tian Jie memanfaatkan kesempatan tersebut dengan serangan balik. Tangan kanannya dia arahkan ke perut kapten lizardfolk.
“Wahai cahaya merah yang membara”
“CREATE FLAME”
Api menyembur dari telapak tangan kanan TIan JIe dan mengenai perut dan dada dari kapten lizardfolk.
“Kuuuuh ..”
Terkena serangan itu sang kapten mundur beberapa langkah dan menepuk - nepuk pakaiannya yang terbakar untuk memadamkannya.
kapten Lizardfolk menatap Tian Jie dengan marah.
“Sialan, Kamu berani membunuh pangeran kami ?”
“harapan utama kerajaan manusia kadal kami”
“KAMU AKAN MERASAKAN AMARAH KAMI … !!!”
“GRAAAAAAH… !!!”
Mata dari lizadfolk itu menjadi merah menyala dan energi spiritual mengalir deras keluar dari tubuhnya. Ototnya berkontraksi kuat hingga pembuluh darah bisa terlihat melalui sisiknya. Cakarnya juga mulai berwarna merah karena darah yang keluar dari pangkalnya dan Taring dimulutnya bertambah panjang.
Boooom~
Kapten lizardfolk menghentakkan ekornya ketanah dan menghasilkan bekas yang dalam ditanah. Dia menatap Tian Jie seolah akan merobek - merobek dagingnya. Dan dia akan melakukannya.
“Graaaa …!!”
Kapten lizardfolk kembali menerjang dan mengayunkan cakarnya ke arah Tian Jie.
Tian Jie tidak tinggal diam dan kembali menggunakan magic shield miliknya. Tetapi serangan kali ini lebih kuat dari sebelumnya. Dia terlempar mundur belasan meter dan melakukan putaran belakang karena serangannya terlalu kuat.
‘sial, serangannya kuat sekali’
Dia melihat tangan kirinya yang gemetar karena menahan serangan sebelumnya dengan magic shield.
‘Apakah dia menggunakan buff Rage ?’
‘Lizardfolk yang bisa melakukan Rage ?’
‘Jangan bilang dia memiliki kelas barbarian dan merupakan non player character’
GRAAAAA~
Tian Jie kembali fokus mendengar suara kapten lizardfolk yang mendekat dengan gila. Dia mengeluarkan salah satu pisau dapur dari cincin penyimpan dan menggunakan arcane infuse miliknya ke pisau tersebut.
“cantrip : warp step (0)”
Tian Jie menghindari serangan dengan melangkah ke kanan. Cakar kapten lizardfolk melintas melewati depan wajahnya dan dia terus melangkah mundur mencoba mencari jarak.
Kapten lizardfolk terus melancarkan serangan dengan liar, entah itu menggunakan cakar, taring, dan ekor miliknya.
Tian Jie yang terus menghindari serangan tersebut mulai merasa terpojok. Dia tidak diberikan kesempatan untuk menarik nafas. Dilihat dari kondisi Kapten lizardfolk didepannya akan terus menyerang sampai tubuhnya tidak sanggup bergerak lagi.
‘merepotkan sekali’
‘nalarnya sudah hilang’
‘ini bukan lagi rage tapi dia sudah terkena curse berserk’
‘jika bukan karena instingnya menganggap aku musuh, dia pasti menyerang siapa saja dengan membabi buta’
Tian Jie sedikit kesulitan menjaga jarak dengan kapten lizardfolk yang batas fisiknya seperti sudah dihilangkan. Saat ini dia menfokuskan diri menggunakan warp step untuk meningkatkan kecepatan geraknya. Jika dia menggunakan spell lain, kapten lizardfolk bisa dengan mudah mengenainya.
‘Sepertinya ini akan menjadi pertandingan siapa yang bisa bertahan lebih lama’
Tian Jie hanya bisa berusaha untuk terus menghindar.
…
Huang Qingyue dan dua lizardfolk menghentikan pertarungan mereka dan mengamati pertarungan dari Tian Jie dan Kapten Lizardfolk.
“Apa yang harus kita lakukan ? Kapten menggunakan teknik terlarang itu”
“ … apakah kita harus menggunakannya juga ?”
“APA KAU GILA ? kau ingin menjadi mesin pembunuh tanpa otak ?”
“ … Kita menjaga gadis ini saja, supaya tidak membantu laki - laki itu”
Huang Qingyue masih dalam kuda - kuda bertarungnya , melihat Tian Jie yang dalam pertarungan. Dia terkejut Tian Jie berhasil membunuh sang pangeran dengan cepat.
‘Teknik membunuh yang digunakan tuan Tian sangat hebat’
‘aku belum pernah melihat atau membaca dari perpustakaan sekte kalau ada teknik yang bisa membuatmu berpindah ke bawah bayangan musuh’
‘bukankah itu seperti teleportasi ?’
Huang Qingyue sedikit khawatir melihat Tian Jie yang terdesak karena serangan manusia kadal yang menggunakan teknik terlarang itu.
‘Teknik manusia kadal itu seperti blood sacrifice dari sekte unorthodox (tidak lazim)’
‘Tapi teknik yang digunakannya saat ini sudah lebih dipoles dan lebih dikembangkan menuju kesempurnaan’
‘Tubuh dari penggunanya tidak rusak saat digunakan bahkan mengalami transformasi’
‘Dilihat dari gaya bertarungnya, dampak buruknya membuat pengguna menjadi hilang akal’
Huang Qingyue menarik nafas panjang dan bersiap kembali bertarung. Kedua manusia kadal didepannya tidak memiliki kultivasi yang terlalu dalam, dia yakin bisa mengalahkan mereka berdua dengan mudah.
Tubuh Huang Qingyue mengeluarkan hawa panas hingga membuat distorsi cahaya disekitarnya. Kemudian menyilangkan kedua tangannya kedepan. Matanya yang lentik mulai bersinar merah membara dan bibirnya melengkung ke atas membentuk senyuman cantik yang membuat musuhnya terpana.
“Dari pada hanya diam saja mari kita lanjutkan pertarungan kita”
“Fire Bird Dash”
Huang Qingyue menerjang ke depan sambil mengibaskan kedua tangannya ke arah samping. Api dari kibasan ke dua tangannya membentuk sayap api berwarna merah. Bagaikan burung api yang akan menyambar musuhnya, Huang Qingyue melesat dengan cepat.
Wuuuusssh~ blaze~
“Hyaaaaah ! Terbakarlah”
Kedua manusia kadal mengangkat perisai kecil mereka dan berusaha menghindari serangan itu. Mereka melompat menyebar ke kanan dan ke kiri berhasil menghindari Huang Qingyue yang menerjang kearah mereka. Tetapi serangan yang dilakukan Huang Qingyue tidak berhenti disitu. Sayap api dari teknik Huang Qingyue membawa bara api dan hawa panas yang menyapu sekitarnya. Jejak langkah Huang Qingyue menyisakan api dan lingkungan sekitarnya terbakar kuat. Tidak tertinggal kedua manusia kadal itu. Baju mereka terbakar dan armor besi yang mereka kenakan terlihat memerah karena panas. Sisik mereka yang tidak tertutup sudah terbakar hingga berwarna hitam.
“Kaaaaah …”
“Aaargh … “
“PANAAAAS !!!”
Keduanya terjatuh ketanah dan mencoba membuka armor mereka yang membara.
Huang Qingyue menghentikan serangannya dan berbalik. Dia mengeluarkan geranat yang diberikan oleh Tian Jie di dalam kantong ruangnya. Kemudian melemparnya di antara kedua manusia kadal itu. Huang Qingyue mundur mencari jarak aman lalu membuat semacam isyarat tangan mengaktifkan sumbu ledak geranat tersebut. Wajah tersenyum puas.
“Rasakan dendamku lewat geranat ini”
BOOOM~ SRAK~
…