Roleplay As Cultivator

Roleplay As Cultivator
27 : Tekat Huang Qingyue



Huang Qingyue bersembunyi atas sebuah tanah datar di dinding kawah. Dia meletakkan Liang Xiaojun ditanah dan menyelimutinya dengan kain yang Huang Qingyue keluarkan dari kantong ruang. Dia menatap wajah Liang Xiaojun yang mengkerut karena menahan rasa sakit.


“Maafkan aku Xiaojun” mata Huang Qingyue sedikit berlinang air mata.


“Jika saja aku tidak membawamu di kekacauan ini, kamu tidak perlu mengalami semua ini”


Huang Qingyue sudah berusaha memberikan Liang Xiaojun ramuan penyembuh, tapi hanya luka gores saja yang hilang dari tubuh Liang Xiaojun. Kutukan mayat hidup masih melekat dan perlahan menyebar dari tangan kanannya.


‘kita harus segera mencari tempat tetua sekte terdekat untuk meminta bantuan’


‘tapi … ’


Huang QIngyue menengok kebelakang. Perlahan dia mendekati ujung tempat persembunyiannya. Dia mengintip ke bawah dan mendapati Tian Jie yang kewalahan melawan Undead Knight.


‘Tuan Tian’


Dia mengepalkan tangan kanan dan meletakkannya di depan dada. Pikiran Huang Qingyue sedang kacau dengan banyak pilihan yang harus dia tentukan. Haruskah dia pergi membawa saudarinya seperti perintah Tian Jie atau membantunya bertarung melawan musuh yang belum tentu bisa dikalahkan.


‘Energi spiritual ku tersisa tidak banyak’


‘Aku tidak akan bisa membantu Tuan Tian Jie jika dengan kondisi seperti ini’


Huang Qingyue mengeluarkan sebuah gulungan berwarna merah yang diikat dengan pita putih dari kantong ruangnya. Tangan kanannya sudah memegang ujung pita putih itu.


‘Apakah aku harus menggunakan gulungan ini ?’


‘Tapi efek sampingnya … ‘


‘Bisakah aku kembali pulang setelah menggunakan ini ?’


‘Bagaimana dengan Xiaojun yang tidak sadarkan diri ?’


‘Apa yang harus aku lakukan ?’


Huang Qingyue dilema dengan apa yang harus dia lakukan. Tangan kanannya sedikit gemetaran perlahan membuka pita yang mengikat gulungan itu.


DUAaaaaa rrrRRR~


Suara dentuman kilat yang sangat keras mengejutkan Huang Qingyue dari dalam dilemanya. Dia melihat kondisi Tian Jie yang berhasil melubangi dada kiri Undead Knight dan membuatnya tidak bergerak. Huang Qingyue kegirangan melihat Tian Jie yang berhasil mengalahkan musuhnya.


“Tuan Tian Jie berhasil … “


“Syukurlah” Ujar Huang QIngyue sambil menutupi mulutnya.


Dia berdiri dengan riang ingin mendekat ke tempat Tian Jie. Tapi tiba - tiba dia melihat Undead Knight yang bergerak kembali saat Tian Jie mengalihkan perhatiannya.


“Oh tidak , AWAS DIBELAKANGMU TIAN JIE !?”


Tapi sayang sekali, suaranya tidak sempat sampai di telinga Tian Jie.


Dia melihat Tian Jie yang kepalanya digenggam dan diangkat dari tanah. Huang Qingyue mempercepat laju larinya. Tapi belum sempat dia sampai di jarak untuk mengintervensi musuh, Tian Jie sudah dihantamkan di tanah.


BAM~


“TIDAAAK !”


Tian Jie tergeletak di tanah dengan kepala penuh dengan darah yang bercucuran.


Mata Huang Qingyue terbuka lebar dengan raut wajah yang penuh dengan penyesalan.


‘sekali lagi …’


‘karena aku ragu untuk membuat keputusan’


‘Ibu’


‘Xiaojun’


‘Tian Jie’


Huang Qingyue tidak ragu menarik ikatan pita dari gulungan ditangannya.


‘TIDAK’


‘KALI INI AKU TIDAK AKAN RAGU’


Gulungan merah itu terbuka sendirinya mengikuti angin saat Huang Qingyue lari. Gulungan itu terbakar perlahan dari ujung ke pangkalnya. Api dari gulungan itu berkumpul dan terkonsentrasi di depan Huang Qingyue. Kemudian api itu mengalir ke dahi Huang Qingyue.


“KUH”


Bersamaan dengan energi spiritual api yang masuk ke tubuhnya. Seluruh meridian di tubuhnya membara melebihi kapasitas Huang Qingyue. Ketika seluruh api sudah terserap, di dahi Huang Qingyue muncul simbol api yang menyala merah.


Iris dan pupil mata Huang Qingyue berubah merah mengkilap seperti rubi. Tubuhnya secara terus menerus mengeluarkan asap yang panas.


Karena panas dari tubuhnya begitu kuat, pakaian Huang Qingyue mulai terbakar. Dia segera memfokuskan energi spiritual api itu di kedua tangan dan kakinya membuat mereka diselimuti aura merah yang sangat kuat. Sarung tangan dan sepatu Huang Qingyue terbakar kuat dan hancur perlahan menjadi debu. Meninggalkan pakaian dan kantong ruang di badannya


Huang Qingyue melompat kedepan dan melesat meninggalkan jejak api.


“Firebird dash”


Undead Knight yang merasakan aura panas yang mendekat menengok ke arah sumbernya. Dia bersiap menerima serangan yang mengarah kepadanya.


“MENJAUH DARI DIA DASAR MAYAT HIDUP”


Huang Qingyue melancarkan tinju api ke arah sang Undead Knight.


Undead Knight juga melancarkan tinju untuk berhadapan dengan tinju api itu.


Kedua tinju itu bertabrakan mengeluarkan percikan api. Tapi momentum Huang Qingyue yang lebih kuat membuat Undead Knight terpental mundur.


Tian Jie yang kaget melihat Huang Qingyue berbicara dengan sedikit terbata - bata.


“Qing .. yue .. Kena .. pa .. kamu ..”


Belum sempat menyelesaikan bicara, Huang Qingyue memotong perkataannya.


“Aku akan ikut bertarung”


“Tidak akan aku biarkan anda bertarung sendiri”


“Aku tidak akan ragu lagi untuk bertarung”


Huang Qingyue bergerak maju ke arah Undead Knight itu.


Undead Knight baru saja bangkit dari dampak serangan kejut Huang Qingyue.


Ke~ke~ke~


Sambil mengeluarkan suara tawa yang dalam dia menghadang serangan Huang Qingyue.


Keduanya saling adu tinju dengan ganas. Tinju Huang Qingyue yang diselimuti aura api yang panas meninggalkan bekas merah di baju besi Undead Knight. Sedangkan tinju Undead Knight yang sangat kuat tapi pelang berhasil dihindari Huang Qingyue.


Undead Knight yang mulai tertekan mundur beberapa langkah. Sarung tangan dan beberapa bagian dari baju besinya menyala merah karena panas.


Tetapi tiba - tiba serangan beruntun Huang Qingyue berhenti. Nafasnya berat dan mengeluarkan udara yang panas. Jantungnya berdetak dengan cepat. Dantian dan meridiannya sudah membara cukup lama dan diambang keruntuhan.


‘Aku tidak bisa menahan kondisi ini lebih lama lagi’


ke~ke~ke~ke~


Undead Knight yang melihat Huang Qingyue yang berhenti mendadak memanfaatkan kesempatan. Dia mengangkat tangan kanannya ke arah pedang besar yang menancap ditanah. Sebuah tangan yang terbuat dari aura melayang ke arah pedang itu dan mengangkatnya mendekat ke Undead Knight. Begitu pedang besar itu sampai di tangannya Undead Knight langsung memegangnya dengan kedua tangan dan menebas ke arah Huang Qingyue.


Huang Qingyue menggertakkan giginya dan menahan efek samping dari tekniknya. Dia kemudian bergerak mundur menghindari serangan itu.


“Aku harus segera menyelesaikan ini”


“Firebird Dash”


Huang Qingyue bergerak mengitari Undead Knight sambil meninggalkan jejak api.


Undead Knight mulai dikepung oleh api yang besar. Dia mengibas - ibaskan pedangnya berusaha menghapus api disekitarnya.


Api itu berputar dan membesar membentuk tornado api yang melahap Undead Knight. Huang Qingyue tiba - tiba muncul di depan Undead Knight dari balik tirai api.


“Rising flame tornado”


Huang Qingyue menendang dagu Undead Knight itu dan membuatnya terbang. Tapi tidak berhenti hanya dengan itu, Huang Qingyue melompat ke atas. Dia terus meninju Undead Knight dengan tinju apinya. Keduanya terbang sampai ketinggian tiga puluh meter. Huang Qingyue kemudian menarik Undead Knight dan memutar posisinya. Sehingga posisi Undead Knight berada di bawahnya. Dia kemudian menendang Undead Knight membuatnya jatuh kembali ke tornado api.


Boom~


Undead Knight terhantam keras ke tanah. Tornado api yang bertabrakan dengan Undead Knight menyebar dan meninggalkan sisa api kecil yang masih menyala.


Huang Qingyue yang masih melayang diudara memutar tubuhnya. Kaki kirinya menekuk sedangkan kaki kanannya lurus ke bawah menghadap ke Undead Knight. Terdapat lingkaran api yang terbentuk di belakang dirinya. Kedua tangannya melebar dan membentuk sayap.  Ada darah yang mengalir dari hidungnya. Dia mengerahkan segalanya di serangan terakhir ini.


“METEOR KIIIIICK !!!”


Lingkaran api dibelakang punggungnya meledak menyebar dan mendorong Huang Qingyue dengan kuat. Api di kaki kanannya mulai membesar dan membentuk sayap api. Seperti burung api yang terjun dari langit untuk memburu mangsanya.


BOOM~


Tendangan keras itu mengenai kepala Undead Knight dan menghancurkannya. Diikuti dengan ledakan api yang menyebar ke segala arah.