
Cahaya bulan menerangi langit malam, memberikan sedikit pandangan kepada makhluk didalam hutan.
Tian Jie berdiri di tempat terbuka, matanya tertuju pada sosok lizardfolk yang mengamuk didepannya. Lizardfolk Itu adalah makhluk besar, setidaknya dua kepala lebih tinggi darinya, dengan otot menonjol dan cakar tajam.
Tian Jie menarik napas dalam-dalam dan menenangkan sarafnya. Dia tahu dia akan menghadapi pertarungan yang sulit. Staminanya tidak akan cukup untuk mengulur - ulur pertarungan ini.
‘Aku akan kesulitan untuk bertahan lebih lama lagi’
Lizardfolk didepan Tian Jie bernafas dengan berat. Dia baru saja melancarkan serangan membabi buta ke arah Tian Jie. Walaupun nalarnya sudah hilang tetapi fisiknya masih akan berhenti jika kelelahan. Benar ini hanyalah istirahat kecil sebelum melanjutkan pertarungan.
Tian
Lizardfolk itu meraung dan menyerbu ke arahnya, cakarnya menebas di udara.
Tian Jie merunduk dan meliuk, gerakannya cair dan anggun. Dia menyerang dengan pedangya, membidik bagian perut makhluk itu.
“Arcane strike - create flame (cantrip 0)
Serangan pedangya mendarat dengan memuaskan, tapi sepertinya para kadal hampir tidak menyadarinya. Itu terus datang, matanya berkobar dengan intensitas liar.
Tian Jie tahu dia perlu mengubah taktik. Dia melangkah mundur dan mulai mengitari makhluk itu, matanya mencari kelemahan.
“Warp Step (cantrip 0)
Tiba-tiba, kadal menerjang ke arahnya, rahangnya menganga lebar. Tian Jie melompat ke samping, nyaris tergigit rahang lizardfolk itu.
‘fuh, nyaris saja’
Berhasil menghindari serangan tersebut Tian Jie memutar tubuhnya dan menjegal kaki sang lizardfolk.
Saat kaki lizardfolk tersandung melewatinya, Tian Jie memberikan tendangan cepat ke punggungnya. Makhluk itu tersandung, tetapi dengan cepat pulih, berputar untuk menghadapinya lagi.
Kedua petarung itu saling melingkari dengan hati-hati, masing-masing menunggu yang lain untuk bergerak. Akhirnya, Lizardfolk menyerang lagi, cakarnya menyapu udara.
“Warp step (cantrip 0)
Tian Jie menghindari serangan itu dan mendaratkan pukulan kuat ke kepala makhluk itu. Untuk sesaat, kadal itu goyah, matanya tidak fokus.
Tapi kemudian meraung marah dan menyerang lagi. Tian Jie menghindari serangan lain, pikirannya berpacu.
‘ini tidak bisa diteruskan’
Dia tahu dia tidak bisa terus seperti ini selamanya. Kadal itu terlalu kuat, terlalu kejam dan brutal. Dia perlu menemukan cara untuk menjatuhkannya untuk selamanya.
‘hmm ..? lengannya sudah mulai gemetaran !’
Tiba-tiba, inspirasi muncul. Saat kadal menyerangnya lagi, Tian Jie melangkah ke samping dan meraih salah satu lengan lizardfolk itu. Dia memelintirnya dengan keras, menyebabkan makhluk itu melolong kesakitan.
Menggunakan momentum kadal melawannya, Tian Jie melemparkan makhluk itu ke tanah. Ia mendarat dengan suara gemuruh, tubuhnya bergetar.
Tian Jie tidak menyia-nyiakan waktu. Dia melompat ke punggung makhluk itu dan mulai menggunakan cantripnya dengan beruntun.
“Create flame (cantrip 0)” “Create flame (cantrip 0)”“Create flame (cantrip 0)”
Tiupan api demi tiupan api menghujani kepala lizardfolk itu, sampai lizardfolk berbaring diam, tubuhnya berkedut.
Tian Jie berdiri dan menyeka keringat dari keningnya. Sudah berakhir. Dia telah menang.
‘fiuh, aku beruntung bisa membuatnya terjatuh’
‘Lizardfolk dengan buff rage ini terlalu kuat untuk kultivator tingkat bawah sepertiku’
‘JIka tubuhnya bisa menahan efek samping rage mungkin aku sudah kalah’
Saat dia berbalik untuk pergi, dia mendengar erangan samar. Dia menoleh ke belakang dan melihat lizardfolk mulai bergerak. Matanya berkaca-kaca, dan gerakannya lamban.
Dia mendekati makhluk itu, hatinya berat. Dengan serangan pedang yang cepat dan murah hati, dia mengakhiri penderitaannya.
Tian Jie berdiri di sana sejenak, terengah-engah. Dia tahu dia telah memenangkan pertempuran, tetapi saat ini serangan migrain mulai dia rasakan.
‘a-apa yang terjadi’
‘kepalaku berdenyut kuat sekali’
Tian Jie sampai menunduk dan salah satu lututnya menyentuh tanah.
“Tuan Tian Jie, anda baik - baik saja ?”
Tian Jie melihat Huang QIngyue yang terhuyung - huyung mendekat. Dia sedikit lega melihat kondisi Huang Qingyue yang hanya kelelahan. Dia ingin segera mehindari daerah ini tetapi migrain ini sangat mengganggunya.
“agh aku ingin istirahat”
Tubuh Tian Jie mulai merunduk dan matanya terasa berat..
Huang Qingyue memegang lengan kanan Tian Jie supaya tubuhnya tidak terjatuh ketanah.
“Tuan Tian Jie ..?”
Tian Jie : “Aku tidak apa - apa Qingyue”
“Biarkan aku istirahat sebentar”
Huang Qingyue : “Biarkan aku membawamu ketempat yang lebih aman”
Tian Jie : “Maaf merepotkan”
Huang Qingyue megangguk : “hmmp”
Huang QIngyue menuntun Tian Jie ke tempat persembunyian mereka.
Tian Jie berjalan perlahan mengikuti tuntunan Huang Qingyue. Matanya menutup tetapi kesadarannya masih ada. Sampai ditempat persembunyian, Tian Jie berbaring dengan kedua tangannya bersedekap diatas dadanya.
“Qingyue, cari ramuan obat yang kamu butuhkan dari tempat pangeran itu”
Huang Qingyue : “Itu nanti saja Tuan Tian Jie”
“Aku akan mengecek kondisimu dulu”
Tian Jie : “Aku hanya terkena dampak akibat menggunakan teknikku secara beruntung”
“Setelah istirahat dan tidur, aku akan pulih sepenuhnya”
Huang Qingyue sedikit menggigit bibir bawahnya. Dia kemudian berdiri dan bergegas mencari ramuan tersebut.
“Aku tidak akan lama - lama Tuan Tian”
Tian Jie yang menahan sakit kepalanya supaya tetap sadar akhirnya merasa lega.
‘menggunakan cantrip secara berlebihan ternyata membebani otakku’
‘memang cantrip tidak menggunakan energi spiritual dari dalam tubuh, tetapi konsentrasi untuk menggunakannya masih menguras stamina’
‘sial’
Kesadarannya semakin hilang dan akhirnya menjadi hitam.
…