Roleplay As Cultivator

Roleplay As Cultivator
20 : Kaisar Alkemis Dendro Aspis



Matahari sudah terbenam dan langit menjadi gelap.


Tian Jie dan Huang Qingyue sudah pergi jauh dari tempat pertarungan mereka dengan para lizardfolk. Ditempat masih tergeletak tubuh - tubuh lizardfolk yang mereka kalahkan.


Saat Huang Qingyue mengeledah tubuh sang pangeran untuk menemukan ramuan obat yang dia inginkan, dia hanya mengambil ramuan obat tersebut dan membiarkan tubuh tersebut ditanah.


Di malam yang sunyi tiba - tiba terdengar suara bunyi detakan.


Duk~duk~


Suara itu tidak terlalu keras. Tetapi jika seseorang mendekati sumber bunyi tersebut sampai jarak lima meter, dia akan kaget karena mendengar bunyi detakan tersebut berasal dari tubuh sang pangeran yang serarusnya sudah mati.


Tubuh pangeran dipenuhi warna merah dari darahnya, dan masih terlihat lubang di dada bagian kirinya.


Duk~duk~


Suara detakan kembali terdengar. keluar cahaya kemerahan dari lubang di dada kiri sang pangeran. Jika seseorang mengintip didalamnya, terlihat sesuatu yang bercahaya dengan bentuk seperti jantung.


Duk~duk~


Suara detakan itu terdengar lagi setelah satu menit, kemudian lima puluh detik, empat puluh detik, tiga puluh detik, dan selang waktu detakan jantung itu semakin cepat. Detak jantung tersebut mulai stabil setiap satu detik.


Cahaya dijantung itu mulai redup. Dada sang pangeran perlahan naik kemudian menurun. Dia mulai bernafas kembali.


Tubuh sang pangeran mulai menyembuhkan dirinya. Luka - luka mulai menutup bahkan lubang didada kirinya juga ikut sembuh dengan cepat. Proses regenerasi tubuh sang pangeran sangat cepat, tidak sampai satu jam tubuhnya sudah kembali utuh. Tubuh sang pangeran memang kembali utuh, hanya saja tubuhnya menjadi kurus. Tidak lama kulit dan sisiknya menjadi kering sehingga mengelupas. Perlahan tubuhnya menunjukkan kulit dan sisik baru yang masih lembut.


Setelah dua puluh menit berlalu tubuh sang pangeran lizardfolk menjadi stabil. Dia terlihat seperti tertidur lelap.



Malam pun berlalu dan matahari pagi mulai muncul.


Mata sang pangeran lizardfolk perlahan terbuka. Dia berusaha bangkit tapi belum sempat bangkit sepenuhnya dia terbatuk - batuk.


uhuk~ uhuk~ Uuuhuuuuk~


Dia duduk dan mengusap mulutnya yang mengeluarkan darah setelah batuk.


“SIALAN !”


“SIAPA YANG MEMBANTU WANITA BRENGSEK ITU ?”


“aku terpaksa menggunakan segel nyawaku sekali”


“teknik petir itu pasti bukan sesuatu yang berasal alam bawah”


Dia mengecek kondisi tubuhnya. Masa ototnya berkurang banyak, kurang darah, dan organ dalamnya rusak. Bahkan sebagian besar paru - paru kirinya hilang. Jika dia bukan kultivator mungkin dia sudah mati walaupun dibangkitkan lagi dengan teknik segel nyawa miliknya.


Sang pangeran lizardfolk merogoh dikantungnya mencari ramuan penyembuh luka.


“tentu saja mereka akan mengambil semua barangku”


“SIALAN”


Setelah sadar kalau dia dilahirkan kembali di alam fana, Sang pangeran segera segera mempelajari kondisinya.


Terlahir kembali sebagai lizardfolk membuatnya jijik. Dengan ingatan miliknya sebagai kaisar alkemis di alam abadi, dia membuat pil perubah bentuk dengan bahan seadanya. Walaupun tidak merubahnya menjadi manusia sepenuhnya setidaknya bentuk fisiknya sudah seperti manusia.


Diapun berkultivasi dan berhasil mengusai kelompok lizardfolk tempat dia dilahirkan kembali.


Setelah mencapai tingkat kondensasi spiritual dia berusaha mencari peradapan manusia. Dia ingin sumber daya yang lebih baik sehingga dia bisa memaksimalkan kemampuan alkemisnya.


Sebelum berkelana dia menggunakan semua sumber daya yang bisa dia temukan untuk membuat sebuah ramuan penyembuhan super. Ramuan tersebut kemudian dia segel menggunakan rune di dalam dadanya menjadi segel nyawa. Segel nyawa ini akan aktif dengan sendirinya ketika jantung dan pernafasannya berhenti. Dengan segel ini dia bisa membangkitkan dirinya sendiri ketika terkena serangan fatal. Tetapi dia tidak akan pulih seperti sedia kala dan membutuhkan waktu satu bulan untuk kembali ke kondisi maksimal.


Dia mengira persiapannya sudah cukup.


Saat diperjalanan dia tertarik dengan gadis cantik yang sepertinya berasal dari sekte di alam fana. Dia berfikir jika dia bisa mendapatkan gadis ini, Dia bisa lebih cepat menyelesaikan tujuannya. Ternyata gadis cantik itu malah menjadi sumber mala petaka baginya.


“Orang yang membantu gadis itu pasti bukan berasal dari dunia fana”


“Cara dia menggunakan teknik petir itu terlalu bersih”


Sang pangeran lizardfolk berusaha berdiri dengan badan gemetaran. Dia kemudia melangkah kedalam hutan entah pergi ke arah mana.


“Ingat saja gadis kecil dan orang yang membantunya”


“Aku tidak peduli siapa kalian dan dari mana asal kalian”


“Aku pasti akan membalas kalian sepuluh kali lipat”


“Jika tidak , aku tidak bisa menyebut diriku lagi ..”


“KAISAR ALKEMIS - DENDRO ASPIS”


Siluetnya pun menghilang diantara pepohonan.



Tian Jie sedang bermeditasi setelah selesai melakukan rutinitas kultivasinya setiap pagi hari. Dia kemudian mengecek progresnya melalui sistem.


  [ Name : Tian Jie


Level : Kondensasi spiritual


Next Level : Pondasi spiritual


Spiritual energy : 440 / 500 ]


‘Pagi ini cukup segini saja’


‘Aku masih harus membantu Qingyue mencari saudarinya’


Dia memalingkan wajahnya ke arah Huang Qingyue yang bermeditasi disebelahnya.


“Qingyue”


Huang Qingyue membuka matanya mendengar namanya dipanggil.


“um, Tuan Tian sudah selesai berkultivasi ?”


Tian Jie mengangguk: “ya, apakah kamu ingin melanjutkan pencarian sekarang ?”


Huang Qingyue : “Tentu saja”


 Dia segera berdiri kemudia dengan sedikit ragu mengulurkan tangannya ke arah Tian Jie.


“A-ayo Tuan Tian, seharusnya kita tidak memerlukan waktu lama sampai kesana”


Tian Jie tersenyum dan menggandeng tangan Huang Qingyue.


“Baiklah tunjukan jalannya”


“Warp step (cantrip 0)


Mereka berlari cepat sambil bergandengan tangan.


Huang Qingyue masih sedikit malu dengan kondisi ini. Dapat terlihat kalau pipi Huang Qingyue sedikit memerah.


Dilain sisi Tian Jie menganalisis percobaannya terhadap spell miliknya.


‘Menarik, spell warp step seharusnya spell dengan target diri sendiri jika di game TRPG’


‘Tetapi disini aku bisa membuat orang yang kusentuh mendapat manfaat yang sama selama aku mengalirkan energi spiritualku ke orang yang kusentuh’


‘Awalnya aku hanya mencoba - coba, tidak kusangka hasilnya jadi menarik seperti ini’


‘Percobaan lebih lanjut sepertinya diperlukan’


Perjalan terus berlanjut meski mereka berdua berada didunianya masing - masing.



Setelah satu jam perjalanan mereka sampai ditempat yang  ditunjukan Huang Qingyue.


“Disini tempat pertarungan kami sebelum berpisah Tuan Tian”


Tian Jie mengamati lokasi tersebut.


“Apakah ada yang berubah semenjak kamu meninggalkan tempat ini ?”


Huang Qingyue menggelengkan kepalanya.


“Tidak Tuan, seingatku tidak ada yang berubah”


“Bekas teknik kami juga masih ada”


Tian Jie : “Kalau begitu kita mencari jejak ke arah lari saudarimu”


Mereka berdua menyusuri ke arah lari saudari Huang Qingyue. Beruntung bagi mereka berhasil menemukan beberapa jejak pertarungan yang masih jelas. Jejak tersebut mengarah ke bukit bebatuan yang cukup besar.


Tiba - tiba emblem milik Huang Qingyue mengeluarkan cahaya merah.


“Ah , emblemku menangkap sinyal samar dari saudari ku”


Tian Jie : “Bagus , berarti arah kita sudah benar”


“Ayo percepat langkah kita”


Huang Qingyue mengangguk dengan senyum lebar. Mereka segera bergerak cepat ke arah bukit bebatuan itu. Kemudian mereka memanjat bukit tersebut untuk mendapat pandangan yang lebih luas.


Begitu mereka sampai diatas, pemandangan yang mengejutkan menyambut mereka berdua.