Roleplay As Cultivator

Roleplay As Cultivator
12 : Berburu lizardfolk (2)



Tian Jie berjalan mendekat ke tempat Huang Qingyue menyembuhkan diri. Dia menatap langit yang mulai berwarna oranye.


“waktu matahari terbenam sudah semakin dekat, saatnya mencari tempat persembunyian”


“Qingyue, sudah seberapa tingkat penyembuhanmu ?”


Huang Qingyue terkejut namannya dipanggil secara langsung. Dia membuka matanya dan menyudahi teknik meditasi penyembuhan miliknya.


“Luka ditubuhku sudah sembuh seluruhnya”


“Tapi energi spiritualku masih belum pada kondisi puncak karena sisa racun yang ada ditubuhku”


“jika aku bermeditasi beberapa jam lagi, setidaknya aku bisa menggunakan empat per lima dari kekuatan maksimalku”


Tian Jie mengangguk dan tersenyum melihat kondisi Huang Qingyue tidak separah yang dia kira.


“Bagus, tapi jangan bermeditasi dulu”


“Ikuti aku ke tempat lain, kita coba mencari lokasi yang lebih aman”


“Aku yakin teman - teman dari manusia kadal ini akan segera menyusul”


Tian Jie mengeluarkan wadah dari ramuan yang dibuatnya dari cincin ruang.


“Ratakan ramuan ini ke tubuh dan pakaianmu !”


Huang Qingyue menerima wadah ramuan itu dengan sedikit bingung.


“Ramuan apa ini kak ?”


Tian Jie : “Hanya campuran dari daun tertentu dan air sungai, tapi memiliki aroma yang kuat untuk menyembunyikan bau tubuh kita dari penciuman mereka”


“Saat kamu lari dari mereka, entah bagaimana mereka masih bisa mengejar dirimu kan ?”


Huang Qingyue sedikit terkejut karena tebakan Tian Jie benar. Saat dirinya melarikan diri, dia berhasil menjauh sampai pengejar tidak terlihat lagi. Tetapi, saat dia beristirahat para lizardfolk itu berhasil mengejar ketertinggalan jarak dari dirinya.


‘Jadi mereka bisa melacak bau ku’


Huang Qingyue kemudian mencipratkan ramuan tersebut keseluruh tubuhnya dan memberikannya kembali ke Tian Jie.


endus~ endus~


“ugh, baunya kuat sekali, nafasku terasa panas di hidung kuh !”


Tian Jie : “hehehe, itulah kenapa aku membuat ramuan ini”


“Entah akan bekerja atau tidak, setidaknya indra penciuman mereka akan terganggu”


Tian Jie mencipratkan ramuan itu keseluruh tubuhnya.


“uuh, ramuan ini memang memiliki aroma yang lebih kuat dari aroma mint biasa”


“Cukup bagus, ayo bergerak sekarang !”


Huang Qingyue mengangguk dan berdiri sambil menepuk - nepuk pakaiannya untuk membersihkan kotoran yang menempel.


Mereka tempat yang lebih tinggi tetapi tidak terlalu jauh dari lokasi mayat lizardfolk yang dikalahkan Tian Jie sebelumnya. Lokasi mereka saat ini seratus meter dari mayat tersebut. Terdapat batu besar yang tertutup oleh semak - semak besar. Tian jie menyuruh Huang qingyue untuk melanjutkan meditasinya. Tentu saja dia juga bermeditasi.


Tian jie menyadari sesuatu setelah menggunakan spell yang dia lakukan saat latihan. bahwa tidak seperti dalam permainan TRPG dimana jumlah spell yang bisa dia gunakan akan terisi kembali setelah tidur, di dunia ini dia memerlukan meditasi untuk menyerap energi spiritual dari alam sekitar supaya spell miliknya bisa digunakan kembali. Saat ini dia hanya bisa merapalkan dua spell sesuai jumlah bintang kecil yang mengitari jantung miliknya. Dia diharuskan melakukan meditasi setelah pertarungan supaya kekuatannya kembali.


‘Tidak semudah seperti didalam permainan’


‘untuk mengisi energi spiritual satu spell charge aku harus bermeditasi sekitar satu jam’


‘tapi jika aku memiliki pil atau ramuan yang bisa mengembalikan energi spiritual, mungkin spell chargeku bisa terisi secara instan’


‘akan aku coba jika aku menemukan pil semacam itu’


Tian Jie yang sudah selesai bermeditasi untuk mengisi energi spiritual miliknya, masih menjaga posisi bersilanya tetapi lebih rilek untuk beristirahat.


Matahari sudah tenggelam dan langit mulai gelap. Ketika waktu sudah memasuki malam gelap, Tian Jie mendengar suara gerakan dari arah mayat lizardfolk. Dia mencari sumber suara yang di dengarnya.  Dia menfokuskan arcane eyes miliknya dan melirik ke seratus meter kedepan.


Dua lizardfolk yang mengenakan pakaian yang seragam terlihat sedang mengecek sesuatu di tanah.


‘yeah, buruan sudah terkena umpannya’


“Qingyue, musuh sudah datang”


Huang qingyue terbangun dari meditasinya. Dia menjadi waspada dan menengok mencari musuh. Dia sudah mengembalikan energi spiritualnya cukup bangak.


“dimana mereka ?”


Tian Jie : “ditempat kita tadi”


“bersiap saja jika aku berikan sinyal”


Huang qingyue mengangguk dan merubah posisinya menjadi merunduk sambil mengamati ke arah tempat mayat lizardfolk. Dia tidak memiliki penglihatan malam jadi dia hanya bisa melihat siluet hitam yang bergerak di kejauhan.


“apakah kakak tidak apa - apa melawan dua orang sendirian ?”


“tunggu saja hasil baiknya disini”


Tian jie mulai bergerak mengendap - endap sambil tersenyum.


‘lets the hunt begin’


‘salah satu peraturan penting bermain TRPG’


‘selalu usahakan melakukan serangan kejutan !’


Setelah sampai di jarak empat puluh meter dari target, dia menurunkan kecepatan geraknya dan lebih berhati - hati melangkah. Didepannya dia sudah bisa mendengar perbincangan dari dua lizardfolk didepan.


“dia dikalahkan dalam sekali serang dan masih belum lama ini terjadi”


“disekitar lukanya ada bekas terbakar, apakah ini dilakukan gadis itu atau orang lain ?”


“sepertinya orang lain, gadis itu tidak akan lari jika memiliki kemampuan seperti ini”


“mungkin dia sudah mendapat pertolongan dari seseorang atau bala bantuan dari sekte bangau api sudah datang”


“apakah kita harus melaporkan hal ini ke pangeran ?”


“Beritahu pangeran lokasi ini, aku akan berjaga disini”


“Baiklah”


Salah satu lizardflok berbalik dan akan kembali ke arah dia datang. Tetapi berhenti karena mencium aroma yang mirip dengan gadis yang mereka kejar. Dia mendekat ke daerah tempat Huang qingyue bermeditasi sebelumnya dan mengendus - endus mencari jejak.


endus~


“KHAAH.., BAU APA INI ? PANAS SEKALI DI HIDUNG !”


Lizardfolk yang berjaga terkejut karena teriakan rekannya.


“APA YANG KAMU LAKUKAN ? CEPAT LAPORKAN HAL INI KE PANGERAN !”


“BAIK baik, kuh hidungku jadi berair sekarang”


Lizardfolk itu berlari ke arah dalam hutan dan menghilang di kegelapan.


Lizardfolk yang berjaga mengamati rekannya yang berlari. Setelah rekannya tidak terlihat lagi, dia menghela nafas dan mulai duduk .


“AAaah, akhirnya bisa istirahat”


“dasar pangeran, hanya karena dua gadis cantik kami harus mengejarnya tiga hari tiga malam”


Dia kemudian menengok ke mayat lizardfolk ditanah.


“keberuntunganmu sangat buruk ThoX, tapi yah, akan aku rawat tunanganmu mulai sekarang”


“Kekekek”


Dia mengambing semacam wadah yang terlihat seperti kantong dan meminum cairan didalamnya. Di tengah dia minum terdengar suara.


“hoo, tidak kusangka akan ada drama tunangan di kawanan lizardfolk”


uhuk~


Lizardfolk itu sedikit tersedak tetapi dengan sigap memasang posisi siap sambil memegangi senjatanya.


“Siapa disana ?”


Dia mengamati sumber suara tetapi tidak menemukan siapapun bahkan tidak mencium aroma makhluk hidup. Tiba - tiba rasa sakit terasa berasal dari tusukan di belakang punggungnya dan menembus ke dadanya.


“A-apa …”


Dia berusaha menengok siapa yang sebenarnya menyerangnya. Pedang yang menusuknya mulai memanas dan mengeluarkan api merah. Dari cahaya api tersebut terlihat wajah Tian Jie yang merah dan terlihat menyeramkan dengan senyum di bibirnya.


“Peraturan penting nomer dua saat bermain TRPG”


“Jangan pernah berpisah dengan anggota party lain”


Lizardfolk yang mulai kehilangan kesadaran tidak paham sama sekali dengan ucapan dari orang yang membunuh dirinya.