My partner

My partner
19 perasaan



Kembalinya dari kantin, Ron hanya terdiam


Sinta pun menegurnya "Kamu kenapa sih?? Dari tadi diem aja"


"Ah ya..?" Ron sempat terkejut tetapi kemudian ia menstabilkan fikiran nya dan berkata


"Gx papa kok, gue cuma mikirin kx princess"


Sinta "yh kita bisa apa, itu kemauan kakakmu. Kita berdoa saja semoga pria itu gx nyakitin perasaan kx Ruru"


"Yah semoga begitu, karna jika tidak, dia akan berurusan dengan kami" dengan memikirkan itu, Ron mengepalkan tangan nya dan mengeluarkan aura yg tidak enak


(Kasih kucing yhh guys klo gx enk😅😂)


...


Disisi lain


Saat berada tepat di depan pintu kelas, Ruru melihat tatapan teman2 nya berbeda


Seperti ada yg mereka tunggu, apa cuma perasaan mu saja princess?? Lebih baik kau hati2😌


"Ada apa ini, kenapa perasaanku tidak enak yah?? " batin nya memperingatkan


Masih terdiam dengan fikirannya tiba2 guru datang


"Mengapa kau malah berdiri dipintu, cepat masuk"


Ruru tersentak, ia mengerjapkan matanya beberapa kali "ah iya bu"


Guru itupun melangkah masuk mendahului Ruru kemudian


Byur... Pluk,, Pluk


Air yg di iringi dengan tepung cair dan bulu2 pun berjatuhan dari atas pintu


"SIAPA YANG ME-LA-KU-KAN INI??" guru itu murka dengan tampang yg tidak dapat dijelaskan (kalian bayangkan saja sendiri😂)


"Puft.. Jadi ada yg ingin mengerjaiku yah"


Bukan nya merasa kasihan pada sang guru, kau malah tertawa Ruru?? Haha😂


Author beritahu kenapa Ruru seperti itu, guru yg sekarang jadi kambing hitam itu adalah guru yg mata duitan. Dia juga terkadang menghukum murid yg kurang mampu tapi selalu memaafkan yg kaya walau bersalah


Dan dia pernah hampir menghukum Ruru hanya karna membela Sisil yg jelas2 salah


Untung ada pak kepala sekolah😌


#lanjut kecerita


"Apa lagi sekarang, apa kali ini aku juga yg salah??" batin Ruru


"Iya bu?"


"Kau tau apa ini?"


"Jebakan?"


"Apa kau ada hubungan nya dengan ini?? MENGAPA TADI KAU TERTAWA HAH??" kini Bu Tina membentak Ruru hingga suara nya menggelegar ke seluruh ruangan di kelas itu


"Maaf bu, saya bukan menertawakan anda. Tapi saya tertawa karna yg ingin membully saya itu tidak berhasil dan malah terkena ibu, bukan kah malah dia yg akan terkena masalah? Jadi saya tertawa" dengan muka datar Ruru menjelaskan, ia tak mau lagi menghormati orang yg tak menghormatinya


Bu Tina terdiam sejenak lalu kembali menghadap ke semua anak didik nya dan berkata


"Benar begitu? Siapa yg memasang perangkap ini? Ayo mengaku sebelum ibu menghukum kalian semua"


Seorang siswi berdiri


"Itu.. Itu... Itu Sisil yg melakukan nya bu"


"Kau... "Sisil yg merasa dirinya terpojok pun memelototi siswi itu


Bu Tina "Sisil, apa benar seperti itu?"


"Cih, dalam keadaan apapun saat menghadap uang masih saja ia bisa melembut..!!" Ruru mulai kesal melihat ada guru yg pilih kasih dipekerjakan di sekolah milik keluarga nya itu


"Tidak bu, saya hanya ingin berteman dengan Ruhy, jadi saya hanya membuat sambutan yg meriah dengan cara seperti ini" kata Sisil menyangkal


"Maaf nona, jika anda ingin bertan dengan saya tak perlu repot2,cukup mengajak saya bicara" Ruru manimpali


"Sudah, sudah. Cukup, Sisil kau ikut dengan ibu"


"Baik bu" masih dengan menatap benci pada Ruru


#huh, kayak nya mulai gx jelas yhh ceritanya😪author nya mulai bingung sendiri


Maaf, buku catetan nya juga ketinggalan di rmh, jadi lupa2 inget sama tokoh2 nya🙏


Di rumah mertua juga sibuk, maklum menantu baru, jadi gx enak klo nyantai2 duank


Jadi kurang konsen buat chapter2 baru nya


Oh ya jangan lupa baca juga yah novel author yg satunya "Gundah" baru beberapa chapter sih, tapi insyaallah gx kalah kok sama yg ini


Gx kalah ngaur nya maksud author😅😅😅


Terus like dan komen sayang2 ku😘