My Husband Is Big Boss

My Husband Is Big Boss
Pangeran dan Cinderella



Kennan dan Clarissa memasuki beberapa toko pakaian dengan tangan bergandengan, sebenarnya Clarissa risih disentuh kennan tapi mau bagaimana lagi demi ibunya ia harus sabar.Banyak mata para pengunjung yang menatap ke arah mereka.


"wahh tampan dan cantik memang cocok" ucap salah satu pengunjung


"pasangan yang serasi" ucap pengunjung lain


banyak lagi komentar pujian dari para pengunjung yang pastinya didengar oleh kennan juga Clarissa.


Pipi Clarissa merona mendengar itu sedang kennan semakin mengeratkan genggaman nya ditangan clarissa entah mengapa saat kennan mendengar ucapan para pengunjung ada suatu perasaan aneh yang ia rasakan.


Akhirnya mereka masuk ke dalam toko pakaian kelas atas,saat karyawan melihat mereka buru buru karyawan tersebut menyambut mereka dengan ramah.


Kennan duduk di sofa khusus tamu,ia meminta semua karyawan untuk membawakan koleksi gaun mahal toko mereka.


3 menit kemudian beberapa karyawan membawa 6 gaun edisi terbaru dan limited edition kehadapan kennan, kennan menyuruh Clarissa untuk mencoba semua gaun tersebut, tanpa banyak bicara Clarissa pergi diikuti para karyawan yang membawa gaun gaun itu keruang ganti.


Gaun pertama berwarna peach blossom bagian bawahnya lebar dan berat dengan dilapisi brukat cantik,, bagian dadanya didominasi mutiara mutiara cantik sehingga terkesan mewah dan elegan, berlengan pendek mengembung.


Gaun kedua dan keempat sama hanya berbeda model dan hiasan nya.


Sudah 4 gaun yang Clarissa coba namun belum cocok dengan selera kennan begitu juga dengan gaun kelima,,dan setelah Clarissa kembali mengganti pakaian dengan gaun yang keenam,dia berjalan kehadapan kennan.


Saat kennan melihat Clarissa berjalan kehadapannya memakai gaun berwarna biru Ballgown dengan detail off shoulder ini dirancang oleh desainer kostum pemenang Oscar, Sandy Powell, kennan tercengang beberapa saat sampai ia disadarkan oleh lambaian tangan Clarissa yang sudah didepan nya.


Gaun yang dikenakan Clarissa adalah gaun termahal di toko itu bagaimana tidak gaun tersebut terbuat dari kain sutra crepe, poliester print, nilon warna-warni. Sebagai pelapis awalnya, Lily James harus mengenakan korset dan rok. Gaun ini dibuat dengan 12 lapis,gaunnya sangat besar.


Satu lapis gaunnya membutuhkan kain 270 meter kain dan 10.000 swarovski. Butuh 18 penjahit dan 550 jam untuk membuatnya.


"bungkus yang ini" ucap kennan tanpa basa-basi


karyawan mengangguk dan segera mengantar Clarissa untuk mengganti kembali ke pakaiannya semula.


Kennan memanggil salah satu karyawan lagi,kali ini giliran kennan yang memilih pakaian agar serasi dengan gaun yang akan Clarissa kenakan nanti.


"pilih kan pakaian untuk saya yang serasi dengan gaun tadi" ucap kennan kemudian


Karyawan tersebut mengangguk dan segera mengambil 3 setel jas,lalu diperlihatkan pada kennan.


Kennan melihat satu persatu dari 3 setel jas dihadapannya ia tampak berpikir sebentar, melihat kennan masih bingung akhirnya karyawan tersebut memperlihatkan sebuah setelan jas berwarna broken white dengan kemeja berwarna navy serta dasi kupu-kupu berwarna senada dengan setelan jas nya.


Kennan melihat sebentar lalu ia mengangguk,,


karyawan yang paham dengan anggukan kennan segera undur diri untuk membungkus jas tersebut.


Beauty's Salon__


Setelah pergi ke toko pakaian sekarang mereka masuk ke sebuah salon kecantikan.


Clarissa yang memang sedang malas mau ribut sama kennan,dia hanya menurut saja sedari tadi tanpa membantah juga ayahnya menelpon pas Clarissa dan kennan keluar dari toko pakaian bahwa hari ini ibunya sudah bisa operasi dengan itu sudah cukup untuk Clarissa.


Clarissa disambut oleh karyawan dengan ramah,ia hanya tersenyum simpul saat si karyawan melihat ke arah kennan dan Clarissa secara bergantian sambil tersenyum.


"rubah wanita ini menjadi cantik dan anggun" ucap kennan angkuh


karyawan "........" kemudian langsung mengangguk


ia paham pasti mereka bukan sepasang kekasih dan segera ia membawa Clarissa pergi.


Clarissa dibawa ke sebuah ruangan terapi,kini ia sudah berganti pakaian dengan hanya lilitan kain ditubuhnya.


Clarissa tengkurap dan 2 orang karyawan mulai melulurinya sambil dipijat lembut.


Merasakan sensasi memenangkan seperti ini membuat dirinya sedikit mengantuk....


enak ya jadi wanita kaya pasti selalu rutin melakukan spa seperti ini batinnya dengan mata terpejam.


Setelah bagian tubuh selesai kini Clarissa sedang menjalani facial dan treatment,, benar benar menyenangkan jika hidup nya seperti ini.


2 jam kemudian Clarissa sudah memakai pakaian kerjanya lagi sekarang ia dibawa keluar untuk merapikan rambut dan makeup nya, dimana kali ini kennan bisa melihat nya.


Saat ini kennan sudah berganti pakaian dengan setelan jas broken white yang ia beli tadi.


tatanan rambutnya juga sedikit berubah tampak terlihat lebih fresh dan gagah.


kembali ke Clarissa....pertama rambutnya dikeramasi lalu creambath....


rambutnya dicatok lalu disanggul sedikit miring dengan menyisakan sedikit rambut dikedua sisi kepalanya ditambah dengan hiasan bunga mutiara indah disanggulnya.


Masuk tahap terakhir yaitu make up, Clarissa mulai di make up minimalis namun cantik dan anggun.


Kennan melihat santai ke arah Clarissa yang di makeup sedari dengan sebatang rokok menyala yang diapit dua jarinya.


Make up selesai dan sekarang tinggal ganti baju yang sudah dibeli tadi.


Beberapa menit berganti Clarissa keluar dengan gaun biru mewah dan elegan,, dengan high heels kaca yang terpasang indah dikakinya juga make up yang membuat wajahnya berubah hampir 100%.


Clarissa berjalan ke arah kennan yang sedang duduk santai jantung nya berdegup kencang saat melihat kennan dengan penampilannya sekarang,,


andai kamu tidak menyebalkan mungkin aku bisa jatuh cinta melihat mu seperti sekarang batin Clarissa.


Kennan mengarah ke Clarissa setelah karyawan memanggil nya,,, matanya beradu dengan mata Clarissa jantung keduanya sama sama berdegup kencang,,


Kennan menelan Saliva nya ia sangat terkejut dengan penampilan Clarissa yang sangat sangat cantik dan anggun...


Tuh kan beneran cantik,,, boleh juga ini pikir kennan masih menatap ke arah Clarissa.


Ia tak sadar saat dipanggil oleh karyawan disamping Clarissa.


"tuan bagaimana??tuan,,?" tanya karyawan dengan suara sedikit tinggi melihat kennan tak bereaksi.


Kennan akhirnya tersadar,,,


Mata karyawan itu berbinar saat melihat kartu yang kennan berikan, segera ia mengambilnya dan buru buru pergi untuk melakukan pembayaran.


Saat keluar dari salon,Kenan sengaja menggandeng tangan Clarissa sontak jantung Clarissa berdegup kencang namun ia tak menolak.


Disepanjang perjalanan menuju ke luar mall keduanya selalu menjadi pusat perhatian para pengunjung,, mereka takjub melihat 2 insan yang sempurna bak pangeran dan Cinderella.


Dari tatapan para pengunjung membuat Clarissa risih dan tidak tahu harus bersikap bagaimana.


Hari sudah gelap jam menunjukkan pukul 18.40,


supir sudah menunggu mereka dan langsung membuka pintu untuk kennan dan Clarissa.


Mobil hitam dengan cepat membelah jalanan.


Pesta;


Saat turun dari mobil lagi lagi kennan dengan sengaja menggandeng tangan Clarissa.


Sebelum mereka masuk kennan berbisik di telinga Clarissa pelan hal itu membuat bulu kuduk Clarissa meremang...


"nanti didepan para direktur kamu harus berakting menjadi kekasih saya ingat,,,," ucap kennan pelan namun terdengar tegas ditelinga Clarissa.


"loh kok gitu saya gak mau walaupun ini hanya pura pura, saya paling benci pria........" cerocos Clarissa tak terima


Mulai tadi siang Clarissa patuh pada Kennan,, dan ketika melihat perubahan Clarissa ke sikap semula yang cerewet membuat kennan gemas dan,,,,


**cup**,,,,,,,,,


ia langsung membekap bibir Clarissa menggunakan bibir nya....


Tubuh Clarissa serasa beku seperti patung pikiran nya melayang entah kemana.


"tidak usah bawel ikuti perintah saya dan ingat dengan kesepakatan tadi" ucap kennan ditelinga Clarissa dan membuat Clarissa semakin kesal


"dasar CEO playboy mesum" umpat Clarissa


Tapi kennan tak menghiraukan nya ia tersenyum samar dan melanjutkan berjalan masuk dengan menggandeng Clarissa.


Di aula pesta sangat ramai, dekorasi nya simpel tapi terkesan mewah dan elegan, seumur hidup belum pernah Clarissa datang ke pesta seperti ini.


Kennan dan Clarissa berjalan ke arah sekumpulan para direktur....


Semua mata para tamu tertuju pada kennan dan Clarissa, sungguh berada di dekat kennan akan selalu menjadi pusat perhatian ini membuatnya tak nyaman.


Semua direktur terkejut ketika melihat kennan datang dan menggandeng seorang wanita cantik pasalnya kennan paling antis dengan wanita.


"selamat malam direktur kennan" ucap direktur Reval sang tuan rumah.


"malam" balas kennan dengan wajah angkuhnya sambil membalas jabatan tuan rumah


Lanjut dengan para direktur yang ada juga berjabat tangan dan menyapanya.


"syukurlah akhirnya CEO muda Dimitri group memiliki seorang kekasih yang sangat cantik" ucap salah seorang direktur


Kennan hanya tersenyum samar begitu juga dengan Clarissa ikut tersenyum manis saat para teman direktur kennan melihat ke arahnya.


Beberapa menit berbincang seputaran bisnis Clarissa yang merasa bosan menarik jas kennan,kennan menoleh ke arahnya...


"saya ingin pergi ke perjamuan" ucap Clarissa spontan


Kennan hanya mengangguk dan kembali mengobrol dengan teman nya.


Clarissa mengambil anggur dengan kadar alkohol sangat rendah sambil melihat lihat suasana pesta,,


tak lama bahunya ditepuk seseorang Clarissa langsung menoleh dia terkejut saat melihat sipelaku.


"apa kabar Risa" ucap seorang pria tampan berkacamata


"m,,m baik" jawab Clarissa singkat dan sedikit gugup ia masih tidak percaya dengan pria dihadapannya


"kamu,, sendiri atau gimana?" tanya pria tersebut


"mm..." belum sempat ia bersuara tiba tiba terdengar suara seseorang yang cukup familiar ditelinga nya,,


"dia bersamaku" ucap kennan dingin dengan ekspresi tidak suka yang ditunjukkan terang terangan


Yah saat matanya tak sengaja melihat ke arah Clarissa sedang berbicara akrab dengan seorang pria asing,, tiba tiba sekujur tubuhnya terasa panas dan akhirnya kennan pergi ke tempat Clarissa berdiri.


"selamat malam direktur kennan" sapa pria itu ramah


Kennan tak menghiraukannya,ia langsung menarik tangan Clarissa lembut untuk pergi dari sana


Kennan kesal pada Clarissa dia juga bingung kenapa dirinya bisa seperti ini.


Supir membukakan pintu untuk mereka...


tak lama mobil berjalan dan suasana didalam nya terasa mencekam.


Saat mobil berhenti di depan kontrakan Clarissa,,


"turun" ucap kennan dingin


Clarissa kesal tadi banyak bicara sekarang seperti kutub rasanya ia ingin melempar sepatunya ke wajah kennan tapi ah sudahlah,,,


Clarissa turun masih dengan bingung ada banyak pertanyaan yang ia ingin tanyakan pada kennan


Mobil pun kembali berjalan dan meninggalkan Clarissa yang masih kesal.