
Sesuai janjinya Mobil Alex memasuki halaman mansion mewah milik pamannya yaitu Andra.
Dia berjalan memasuki mansion itu, dari pintu sampai ruang tamu beberapa maid menyapanya yang hanya dibalas anggukan oleh Alex.
Setelah Alex mendudukkan tubuhnya seorang perempuan paruh baya yang merupakan kepala maid disana menghampiri nya.
"selamat datang tuan Alex" sapanya ramah
"bibi tidak perlu seperti itu, jika kau menganggap Ken sebagai anakmu sama halnya dengan ku perlakukan lah seperti nya" ucap Alex ramah
kepala maid yang bernama Karin itu mengangguk tersenyum.
"bi apa kennan sudah pulang?" tanya Alex kemudian dengan tatapan mengarah ke lantai atas dimana kamar Kennan berada
"sepertinya iya,,mau bibi panggilkan?" tawar Karin
"ah tidak usah bi, biar aku saja yang kesana" balas Alex beranjak dari sofa menuju tangga
"bibi siapkan makanan dulu ya" ucap Karin sedikit berteriak menatap punggung Alex yang sudah berada di tengah tangga
Saat mendengar suara Karin Alex menghentikan langkahnya lalu berbalik menghadap ke bawah dimana Karin berdiri
"tidak perlu bi, aku dan Ken ada acara makan diluar" balas Alex
Karin hanya mengangguk dan segera kembali ke dapur sedangkan Alex melanjutkan langkahnya sampai tiba di depan pintu kamar Kennan.
Alex langsung masuk ke dalam, sudah menjadi kebiasaannya saat ke kamar Kennan ia tidak pernah mengetuk pintu terlebih dahulu.
Dilihatnya Kennan duduk di atas kasur, badannya ia sandarkan pada kepala ranjang dengan laptop dipangkuannya.
Kennan masih belum sadar dengan kedatangan Alex, matanya fokus menatap foto foto wajah gadis cantik yang imut, sesekali bibir nya melengkung samar namun sedikit jelas.
Alex yang penasaran dengan apa yang kennan lakukan, langsung mendekat ke arah samping kennan, matanya membulat sempurna saat layar laptop Kennan dipenuhi foto seorang wanita.
"siapa dia?" tanya Alex
Matanya masih terpaku pada foto cantik didepannya, baru kali ini dirinya melihat kecantikan alami seorang wanita.
Kennan yang mendengar suara langsung menoleh ke sumber suara dimana Alex juga menatap foto yang ada dilaptopnya.
"perempuan" balas Kennan singkat terkesan dingin
"aku juga tau kalo itu perempuan, maksudnya ada hubungan apa di antara kalian? tak seperti biasanya kau menyimpan banyak foto wanita di laptop mu" ucap Alex panjang lebar
"apa ada urusan dengan mu?" ucap Kennan skak mat
"ya tidak ada sih, aku hanya ingin tau saja" ucap Alex cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal
"kau belum ganti baju?" tanya Alex lagi melihat Kennan masih memakai pakaian yang sama dengan tadi siang
"kau lihat bagaimana?" tanya balik Kennan
"Ken sebentar lagi acaranya sudah dimulai......" ucap Alex sedikit kesal namun terpotong oleh kennan
"lalu?" tanya lagi Kennan mengangkat sebelah alisnya
"tadi siang kau bilang ingin pergi tapi sekarang kau belum juga siap" gerutu Alex
Tanpa basa-basi Kennan langsung bangkit dari tempat tidurnya menuju kamar mandi.
Sedang Alex kini naik ke atas tempat tidur Kennnan dan meraih laptop miliknya.
Baru saja senang tapi sedetik kemudian dihancurkan oleh layar laptop kennan yang terkunci.
yaela sebegitu rahasia banget gumam Alex kesal
Yah jujur saja sekarang ini dia sangat penasaran dengan wanita yang berada di laptop sepupunya itu, kecantikan alami yang dimilikinya membuat semua mata yang memandangnya terpesona begitu juga dengan Alex.
Karena bosan menunggu kennan bersiap akhirnya Alex memutuskan untuk merebahkan tubuhnya di atas kasur empuk itu.
Tak lama suara sepatu terdengar ditelinga Alex dan benar saja kennan sudah siap dengan balutan kemeja kotak kotak perpaduan orange dan hijau yang sengaja tidak dikancingkan memperlihatkan kaos hitam polos dengan tonjolan bentuk atletis dada juga perut kennan yang sangat gagah.
Tak lupa kalung perak yang digantungkan dilehernya ia perlihatkan.
Saat Alex melihatnya, Kennan tanpa bicara langsung keluar dari kamarnya diikuti Alex yang menggerutu kesal dibelakangnya.
Sesampainya di halaman mansion Kennan langsung masuk ke dalam mobil Lamborghini berwarna Dongker metalik miliknya, dan menancap gas meninggalkan mobil Alex yang masih tak bergerak.
"dasar manusia freezer huft,,,sabar,,,sabar,,," gerutu Alex sambil beberapa kali mengusap dadanya.
Ia langsung menancap gasnya menjauh dari area mansion mewah itu.
***
STARS CLUB'
jam 18.05
Didalam club terbesar kita New York sudah dipenuhi oleh para wanita juga pria yang masing masing dari mereka asik meneguk anggur dengan kadar alkohol tinggi sambil menari nari mengikuti alunan musik DJ.
Kennan dan Alex masuk ke dalam dan langsung disambut oleh pemilik club' yang merupakan teman baik Alex.
"Hay broo" sapa Rangga
Yang langsung berjabat tangan dengan Alex tak lupa juga pelukan sesaat, setelah itu Rangga sang pemilik Club' beralih ingin berjabat tangan dengan Kennan.
Kennan tak menggubrisnya dan langsung duduk di sofa empuk dibelakangnya, sama halnya dengan Alex dan Rangga.
Rangga tau siapa Kennan walaupun baru kali ini dia melihat wajah aslinya karena wajah asli kennan dan wajahnya yang ada dilayar televisi sama persis.
Jadi begitu melihatnya Rangga langsung mengenalnya, kalau masalah temperamen kennan dia tau dari teman dekatnya Alex yang bercerita padanya saat Alex kesal dibuat Kennan.
Setelah ketiganya duduk Rangga memanggil karyawannya untuk menyajikan anggur khas club' nya.
Se detik kemudian 5 orang wanita berbaju seksi dengan jelas memperlihatkan lekuk tubuhnya disertai dengan dandanan menor menghampiri meja mereka.
3 diantara nya mendekati kennan karena diantara mereka Kennan lah yang lebih menonjol ketampanannya.
Ke 3 wanita malam itu mencoba merayu kennan, membelainya manja, juga meraba dada bidang milik kennan.
Melihat mereka saja membuat mata kennan jengah, berbanding terbalik dengan Alex yang sudah biasa didekati wanita malam membuat Alex menikmati pemandangan didepannya dengan senang hati.
Kennan benar benar marah saat ini, karena sudah tak tahan ia mendorong semua wanita wanita itu dengan kasar sampai mereka terduduk di lantai.
Namun tak jera ketiga wanita itu malah bangkit kembali dan mencoba mendekat ke arah tubuh kennan, namun dengan sigap kennan langsung berdiri dan refleks mereka mundur beberapa langkah.
Rangga yang paham situasinya langsung menyuruh ke 3 wanita itu pergi dari sana.
Alex juga mengusir wanita didepannya dan ikut berdiri seperti kennan.
"mereka sudah pergi duduklah kembali" rayu Alex
"benar Ken, aku jamin tak akan ada lagi wanita wanita yang mendekat ke meja kita" celetuk Rangga sok akrab
Kennan yang melihat wajah memelas Rangga akhirnya kembali duduk, diikuti oleh Alex yang bernafas lega.
Tak berselang lama 2 orang karyawan datang membawa beberapa botol anggur dan menyajikannya dihadapan ke 3 pria itu.
Setelah kepergian karyawan nya Rangga langsung menuangkan segelas anggur beralkohol sedang.
Kennan menerimanya dan segera meminumnya.
Ketiganya asik mengobrol sambil menikmati anggur yang Rangga telah sajikan.
Eh ralat maksudnya hanya Alex dan Rangga yang terlibat dalam obrolan itu dan Kennan hanya menjadi pendengar sambil menikmati anggur ditangannya.
Malam sudah hampir larut jarum jam menunjukkan pukul 23.33.
Kennan yang sudah kehilangan sedikit kesadarannya masih asik menyesap anggur tapi kali ini langsung pada botolnya.
Alex dan Rangga juga asik menikmati pemandangan wanita modis disana.
Malam bertambah larut datanglah 2 orang wanita sangat cantik dan seksi mendekat ke arah meja mereka.
Masing-masing menghampiri 2 pria tampan di sana siapa lagi jika bukan Kennan dan Alex.
Saat melihat seorang wanita mendekat ke arah Kennan Rangga ingin menghentikannya namun terhenti oleh kennan.
"jangan usir dia" ucap Kennan yang sudah benar benar kehilangan kesadarannya
"tapi ken bukannya kau..." ucap Rangga terpotong
"kau jangan berisik" kesal kennan
Akhirnya Rangga mengalah dan hanya menjadi penonton adegan intim Kennan dan Alex.
Karena sudah lama tak menyentuh anggur, sekarang saat kennan minum beberapa botol saja sudah membuat dirinya kehilangan kesadarannya,
bicaranya juga semakin ngelantur kemana-mana membuat wanita di pangkuannya sangat senang.
Kennan bangkit dari duduknya dengan menggendong wanita itu keluar club', memasuki mobil mewahnya.
Rangga sedikit khawatir dengan kondisi kennan saat ini, tapi apalah daya kennan melarangnya keras ikut campur.
Wanita yang duduk di samping bangku kemudi menatap takjub mobil yang ia duduki saat ini.
pasti pria ini kaya raya banget,, bagaimana pun aku harus menaklukkannya batin wanita itu.
Kennan masuk ke dalam mobil, sebelum menginjak pedal gasnya dia mencium bibir wanita disampingnya kasar.
"siapa namamu cantik" tanya Kennan mencubit dagunya
"panggil saja Shela" ucap wanita yang bernama Shela itu
Setelah itu kennan langsung melajukan mobilnya membelah gemerlap nya jalan raya.
Shela menatap lekat wajah tampan kennan tanpa berpaling sedikit pun.
"kenapa sayang? terpesona dengan ketampanan ku" ucap Kennan hanya meliriknya sekilas
"iya sayang,, sangat terpesona" ucap Shella genit dan segera menggandeng lengan kennan
25 menit mobil kennan memasuki halaman mansion dengan disambut beberapa penjaga disana, karena mobil yang kennan Kendarai berjalan oleng.
Shella lagi lagi terkesiap dengan pemandangan indah didepan matanya, namun semua terhenti saat 2 orang pria membopong tubuh Kennan masuk ke dalam Mansion mewah itu.
Tak lama pintu mobil disampingnya terbuka menampilkan seorang pria yang berbaju sama persis dengan 2 pria tadi.
"nona silahkan turun dan cepat pergi dari sini" ucapnya tegas
"saya adalah kekasih dari tuan kalian, sebaiknya kamu memperlakukan saya dengan baik" ucap Shella sombong yang mendapat senyuman mengejek dari pria itu
"kenapa tersenyum? kalian gak percaya?" tanya Shella nyolot
"maaf ya nona, kami tau nona adalah wanita malam sedangkan tuan kennan membawa anda kemari dalam keadaan mabuk jadi tolong jangan bercanda" ucap pria itu
Shella turun dari mobil menghadap pada pria yang ada didepannya.
"kalian masih belum percaya, dan tidak membiarkan ku masuk? baik kalau begitu biar aku sendiri yang akan masuk" ucap Shella kesal dan hendak melangkah namun buru buru pergelangan tangannya dicekal
"nona tuan muda kami tidak pernah dekat dengan seorang wanita jadi semua ini dikarenakan tuan muda kami dalam keadaan dibawah pengaruh alkohol, jangan paksa kami untuk berbuat kasar pada anda" ucap pria itu tegas
"kalian itu hanya bawahan dan tidak tau kehidupan pribadi kennan jadi tak usah membuat lelucon yang tak masuk akal" ucap Shella marah
Tanpa aba aba kedua pria itu yang sudah dari tadi ingin mengusir Shella langsung membawanya ke depan pintu gerbang lalu mendorongnya kasar hingga jatuh ke tanah.
Setelah itu pintu gerbang hitam tertutup didepan matanya.
ahhh sial,, ternyata sulit juga masuk ke dalam,,, baiklah hari ini aku diusir suatu hari nanti kalianlah yang akan aku usir dari sini gumam Shella yang bangkit dari tanah lalu berjalan mengikuti ruas jalanan.
Dia sudah mengingat jelas letak dan jalan menuju mansion keluarga kennan.