
pagi 05.00
Kennan turun dari tempat tidur langsung berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan mukanya, setelah itu dia turun ke lantai bawah.
Pagi ini dia akan berlari sebentar di halaman mansion, karena sudah 3 hari ini dia tidak berlari pagi, jika bangun tidak kesiangan dia akan melakukan nya begitu juga sebaliknya.
Setelah selesai berlari sekitar 25 menit dia duduk di kursi rotan samping kanan halaman mansion.
Seorang maid datang dengan nampan berisi segelas air putih, segelas susu dan sepiring biskuit.
Kennan mengambil air putih lalu meneguknya hingga tandas dilanjutkan dengan memakan biskuit,, disaat sedang asik dengan aktivitas makannya tiba tiba ada sebuah panggilan masuk ia mengambil hp nya yang berada di atas meja dekat dengan kursi tempatnya duduk,,nama yang tertera di layar hp nya adalah "my mom" kemudian ia mengangkat panggilan tersebut__
"halo mom ada apa??" tanya kennan terlebih dahulu
"nanti malam kamu ke party nya sendiri,,Naila mendadak sakit" jelas Carlina
"oh ok siap,,gak papa kok itu malah bikin aku senang" balas kennan santai
"yasudah mommy tutup dulu" ucap Carlina kemudian
Yah kennan memang menjadi pasangan Naila itupun karena terpaksa,, jika bukan mommynya yang memaksa mana mungkin dia mau lebih baik datang sendiri.
Tapi kali ini dia tak akan datang sendiri karena nantinya diacara pesta para direktur CEO pasti datang membawa gandengan walaupun bukan istri mereka, jadi kennan tak mau kalah hari ini dia berniat untuk mencari perempuan yang pantas digandeng ke pesta nanti.
Itu bukan hal sulit tanpa diminta perempuan akan dengan senang hati menemaninya.
Kennan melihat jam yang ada di atas layar hp nya,jam menunjukkan pukul 06.30 pas dia segera berdiri dan pergi masuk ke dalam mansion.
15 menit kemudian kennan selesai dengan setelan jas abu-abu, kemeja hitam dan dasi hitam motif polkadot,tak lupa juga jam tangan mahal yang dilingkarkan ke pergelangan tangannya, setelah dirasa siap dia turun ke lantai bawah dan pergi berangkat ke kantor.
Disisi lain Clarissa yang baru saja datang di kantor mendapat telepon, dia melihat nama yang tertera sekilas lalu segera mengangkat nya....
"halo iya ayah,ada apa?" tanya Clarissa sedikit panik karena tidak biasanya orang tua Clarissa menelpon jam segini.
"halo nak,,maaf kalau ayah membuatmu panik,,,nak,,, bisakah kamu mengirimkan uang? penyakit ibumu kambuh dan sekarang berada di rumah sakit,, kata dokter tumor nya harus segera diangkat sebelum membesar" jelas ayah Clarissa
Mendengar hal itu hati Clarissa seakan remuk,, khawatir dan bingung beradu menjadi satu,,
iya dia khawatir karena kesehatan ibunya dan bingung karena biaya operasi nya.
"butuh berapa untuk operasi ibu,, ayah?" tanya Clarissa sedikit gemetar
"biayanya sangat mahal,kata dokter untuk keseluruhan pengobatan ibumu sekitar 100 juta" ucap ayah Clarissa sedikit tak enak
"baik ayah,,tenang nanti aku kirimkan yang terpenting saat ini keadaan ibu masih baik baik saja" ucap clarissa
Kennan sengaja tidak masuk ke dalam saat dia mendengar suara Clarissa sedang menelepon,,dia tidak niat menguping tapi mau tak mau pembicaraan Clarissa terdengar jelas olehnya, sedang Clarissa tak sadar seseorang sedang memperhatikan nya.
"ayah nanti aku telepon lagi sekarang aku harus bekerja,, jaga ibu dan dirimu baik baik ayah sampai jumpa" ucap Clarissa memutuskan panggilan telepon
Ya Tuhan berilah petunjuk mu agar aku bisa mendapatkan uang operasi ibu secepatnya batin Clarissa dengan ekspresi wajah cemas,ia kembali ke tempat duduk nya dan melanjutkan pekerjaannya.
khmm,, mungkin ini akan menjadi perjanjian yang menyenangkan batin kennan tersenyum saat dilihat Clarissa sudah kembali ke tempat duduk nya.
Kennan melangkah masuk dan melirik Clarissa sekilas,,dia sedang fokus pada layar laptop didepannya,,Kennan kembali berjalan ke ruangannya.
Saat dirinya sudah duduk di kursi kebesarannya,kennan memanggil Clarissa.
Clarissa menghentikan pekerjaannya dan langsung pergi ke ruangan kennan karena baru saja kennan memanggilnya.
"permisi direktur,,," ucap Clarissa sopan dengan tatapan tidak suka
"nanti jam 9 ada meeting diluar kamu siapkan berkas pembangunan resort D&G" ucap kennan
Kali ini dia menatap wajah Clarissa sedikit lama.
hmm ternyata dia ini cantik juga,, kenapa aku baru menyadarinya?? batin kennan tersenyum miring.
Merasa dirinya diperhatikan seketika Clarissa melihat ke arah kennan dan benar saja saat ini dia sedang menatapnya dengan senyum yang menyebalkan bagi Clarissa.
Hal itu membuat wajah Clarissa merona buru buru Clarissa memalingkan wajahnya,,
dasar buaya darat, ngapain menatapku seperti itu?
mau jadikan aku wanita nya?? ihh najis...
batin Clarissa dan kembali menghadap ke depan,,
kali ini dia secara terang terangan menampilkan ekspresi wajah jijik dan tidak suka kepada kennan.
"gak usah terang terangan saya tau kamu membenci saya,, dan saya melihat kamu bukan karena ingin menjadikan kamu sebagai wanita saya,kamu bukan tipe saya" jelas kennan santai namun perkataannya seakan menusuk dihati Clarissa
kenapa perasaan nya jadi seperti ini, Clarissa kesal dan lebih mendalam lagi dia sedih saat kennan mengatakan hal seperti itu.
"hmm,,maaf ya pak seandainya saya tipe bapak sekalipun,,saya juga tidak tertarik untuk menjadi wanita bapak"
ucap Clarissa sinis
"permisi" lanjutnya dan segera bangkit lalu keluar dari ruangan kennan
Kennan hanya tersenyum kali ini bukan senyum smirk khasnya melainkan semacam senyum yang gemas melihat sesuatu.
Jam menunjukkan pukul 09.00 kennan beranjak dari tempat duduknya dan pergi ke luar ruangan,
Clarissa masih sibuk mengecek kembali berkas yang tadi kennan berikan sampai dia tidak mendengar suara kennan...
khmmm sengaja kennan agar Clarissa menoleh
khemmmmmmmmm ulang kennan sedikit lebih panjang karena melihat Clarissa belum merespon nya
Berkas sudah selesai ketika Clarissa hendak menutup berkasnya suara seseorang berderkhem lewat ditelinga nya sontak dia langsung menoleh ke sumber suara dan di depan pintu terlihat sosok kennan sedang berdiri dengan angkuhnya.
Kennan melirik Clarissa sekilas..
"ayo berangkat" ucap kennan acuh
"baik" balas Clarissa singkat
Setelah itu keduanya pergi memasuki lift,, saat mereka sudah tiba di lantai dasar mobil Bugatti hitam berhenti tepat di depan mereka,,,,
seorang supir keluar dan membukakan pintu untuk mereka, sedetik kemudian mobil meluncur bebas meninggalkan halaman perusahaan.
Japanese Restaurant__
Diruang VIP 4 orang sedang membicarakan tentang bisnis diantaranya ada 2 wanita dan 2 pria,yah kedua dari orang tersebut tak lain adalah kennan juga Clarissa.
Meeting kali ini membahas tentang pembangunan resort besar nan mewah yang dibangun oleh perusahaan kennan.
Sebenarnya tanpa harus ada dana investasi, perusahaan kennan sangat mampu membangun resort tersebut sampai selesai,, namun karena ada seorang pengusaha luar negeri yang memaksa ingin berinvestasi dalam pembangunan resort itu.
Setelah dipikirkan matang-matang akhirnya kennan menyetujui nya hal itu bertujuan untuk menambah pengunjung dari luar, dan perusahaan yang bekerja sama dengan kennan saat ini merupakan perusahaan cukup ternama di Amerika.
1 jam setengah kemudian meeting selesai dan seperti biasa tak lama setelah itu pramusaji datang menyajikan makanan.
Acara makan pun selesai 2 orang pengusaha luar berpamitan dan langsung keluar dari ruangan itu.
Saat ini didalam hanya tersisa kennan dan Clarissa, sebelum Clarissa bersiap untuk bangkit kennan langsung membicarakan sesuatu dengan Clarissa.
"tunggu" ucap kennan tegas ketika Clarissa hendak bangkit
"ada apa?" tanya Clarissa jutek
"saya tau saat ini kamu sedang kebingungan mencari dana untuk operasi ibumu" ucap kennan lagi
"bukan urusan bapak" ketus Clarissa hendak bangun tapi pergelangan tangannya ditarik oleh kennan sehingga dia terduduk kembali.
"saya bisa melunasi semua biaya pengobatan dan operasi ibumu,,niat saya baik hanya ingin membantu tapi dengan 1 syarat gimana?" ucap kennan menjelaskan
"niat membantu apa kalo ada syaratnya,, itu tandanya bapak bukan ingin membantu tapi ingin membuat kesehatan" cibir Clarissa
"yasudah kalo kamu gak mau" balas kennan sedikit kesal dengan jawaban Clarissa
Kennan bangkit dan pergi dari ruangan tersebut, Clarissa mengikutinya dari belakang namun jarak antara mereka sedikit jauh.
Disepanjang perjalanan Clarissa termenung dengan ucapan kennan kali ini dia benar benar butuh secepatnya agar ibunya kembali sehat.
Niatnya dia ingin meminjam kepada Nita namun Nita sangat baik terhadap dirinya dan keluarganya jadi dia urungkan niat itu karena tak ingin merepotkan Nita.
Sesampainya di depan restoran kennan dan Clarissa masuk ke dalam mobil,,,,,
Clarissa masih termenung dia dilema tapi hatinya berkata selama ibunya akan baik baik saja apapun pasti dia lakukan,, jadi karena malu tangannya gemetar, dia menatap kennan lalu Clarissa menarik nafas dalam-dalam dan memberanikan diri bicara dengan kennan.
Kali ini kennan duduk di kursi penumpang tepat di samping Clarissa.
"ma,,maaf pak soal kesepakatan tadi saya menerimanya" ucap Clarissa menunduk
Mendengar itu kennan tersenyum samar samar,, ia melirik kearah Clarissa sekilas....
"yakin? dengan 1 syarat" balas kennan dengan nada sombong
"iya saya yakin" balas Clarissa masih menunduk
"ok,,, syaratnya kamu harus mengikuti semua perintah saya selama 1 bulan penuh,, bagaimana?" ucap kennan puas
apa gila ya ini cowok,,, dasar bajingan brengsek bad boy play boy batin Clarissa kesal mendengar persyaratan dari kennan.
"tak usah mengumpat jika tidak suka katakan saja dan lupakan kesepakatan ini" ucap kennan seakan tau dengan pikiran Clarissa yang tidak meresponnya.
"ehh jangan pak,,baik saya setuju" ucap Clarissa menahan kesal dengan menatap kennan
Kennan menyodorkan map kuning dihadapan Clarissa juga sebuah bolpoin...
"tanda tangan disini" ucap kennan angkuh
Clarissa menerima nya tanpa membaca dia langsung tanda tangan disana,, kemudian dia kembali menyodorkan map itu kepada kennan
"karena kamu sudah tanda tangan,,jadi persyaratan berlaku detik ini juga" ucap kennan sarkasme
Clarissa tercengang,, tapi buru buru kembali ke ekspresi semula.
"nanti malam saya akan menghadiri pesta dan kamu harus menjadi pasangan saya" ucap kennan
"baik pak" balas Clarissa karena percuma dia membantah toh dia sudah sepakat
Kennan tersenyum dengan jawaban Clarissa.
"pak sekarang pergi ke mall" perintah kennan pada supir nya
"baik tuan muda" jawab supir
Mobil mewah itupun berbalik arah menuju mall.