My Husband Is Big Boss

My Husband Is Big Boss
My CEO is Playboy 1



Pukul 06.47


Kennan sudah siap untuk berangkat ke kantor,,dia turun dari tangga menuju pintu,, beberapa asisten rumah tangga menyapanya ia hanya mengangguk sambil terus berjalan.


Para maid sudah paham dengan kennan dia tidak akan sarapan di mansion saat kerja.


Kennan masuk ke dalam mobil kesayangan nya Roll Royce Boat Tail mobil termahal di dunia di tahun sekarang,ia menjalankan mobil nya hingga menjauh dari halaman mansion.


Clarissa sudah stand by di meja kerjanya dengan beberapa berkas disampingnya.


Matanya tak lepas dari layar laptop,, begitu juga dengan Bastian yang telah berada di mejanya Dengan jari yang menari lincah diatas keyboard.


Kennan keluar dari lift melihat bawahannya sedang sibuk ia langsung berjalan untuk menuju ruangannya.


Melihat sosok kennan Clarissa dan Bastian langsung berdiri hormat ke arah kennan dengan ucapan selamat pagi.


Kennan hanya mengangguk dan menyuruh mereka untuk duduk dan ia kembali melangkah menuju ruangannya.


5 menit kemudian kennan memanggil Clarissa untuk membuatkan nya kopi.


Clarissa berjalan ke pantri untuk membuatkan kennan kopi.


Dilantai bawah tepatnya di lobi,,Livia pergi ke meja resepsionis dia bertanya dimana letak ruangan CEO,


karena tak sembarang orang bisa langsung bertemu dengan CEO,, jadi resepsionis itu menelpon ke asisten pribadi kennan yaitu Bastian.


Setelah mendengar perkataan resepsionis Bastian pergi mengetuk pintu ruangan kennan,,saat terdengar suara "masuk" dari arah dalam Bastian langsung masuk dan memberitahu kennan apa yang telah disampaikan resepsionis tadi.


"bos dibawah ada seorang wanita bernama Livia dia ingin melamar pekerjaan dan meminta untuk bertemu dengan mu" jelas Bastian


"Suru Livia keruangan ku dan minta seseorang untuk mengantar nya" ucap kennan yang masih menatap layar monitor didepannya.


"siap bos" balas Bastian dan melangkah pergi


Karena banyak karyawan yang membuat kopi jadi Clarissa mau tak mau harus mengantri


Saat tiba giliran nya dari belakang terdengar suara karyawan wanita yang mulai bergosip....


"aku tidak menyangka bahwa CEO kita ternyata bisa dekat juga dengan wanita" ucap karyawan tersebut


"oh ya,, dari mana kamu tau itu?" balas salah seorang karyawan


"aku melihat nya kemarin diresto hotpot,,dia sedang berpelukan dengan seorang wanita cantik" ucap karyawan yang memulai gosip


Mendengar itu Clarissa percaya bukan hanya dekat tapi CEO nya itu adalah seorang playboy,, kemarin dia juga melihat itu.


Setelah selesai dia langsung pergi dari pantri.


Disisi lain setelah tiba di lantai ruangan kennan berada,Livia dengan anggun berjalan untuk menuju ruangan CEO.


Dia berhenti di meja Bastian


"apakah CEO ada didalam?" tanya Livia


"oh kamu yang mau ngelamar kerja??" tanya Bastian balik


Livia mengangguk,, lalu Bastian mengetuk pintu dan terdengar suara kennan yang menyuruhnya masuk, Bastian membuka pintu dan mempersilahkan Livia masuk.


Saat Livia memasuki ruangan kennan dia benar benar takjub dengan desain nya,, kantor papinya tidak semegah dan sebagus ini.


Dia duduk didepan meja kennan


"selamat pagi direktur Ken" ucap Livia sopan sambil tersenyum


Mendengar ucapan Livia kennan mendongak menatapnya dan mengangguk.


"boleh serahkan surat lamaran nya? biar aku lihat dulu" ucap kennan sambil menerima surat lamaran Livia


Kennan membuka map kuning itu,ia melihatnya, membolak-balik beberapa kertas yang ada di sana setelah itu ia menutupnya.


"baik semua prestasi mu bagus mulai besok kamu boleh bekerja di perusahaan ini sebagai bendahara kantor" jelas kennan


Tak lama hp kennan berdering ada panggilan masuk,, setelah kennan melihat siapa penelpon ia segera mengangkatnya dan berdiri melangkah ke jendela besar ruangan itu.


"halo dad ada apa?" ucap kennan


"......."


"nggak,, disini kerjaan tidak terlalu sibuk,Daddy tak usah khawatir" ucap kennan


"......."


"Bastian kerjaannya santai,memang kenapa dad?"


"......."


"apa aku saja yang pergi ke sana?"


"......."


"oh baiklah dad nanti aku akan menyuruh Bastian bersiap siap"


"......."


Kennan menutup teleponnya tiba-tiba Livia langsung memeluknya dari belakang sangat mesra dan erat.Kennan tidak sempat untuk menghindar, tapi ia juga tak menolaknya,, berpelukan seperti ini membuatnya mengingat masa lalu mereka saat masih pacaran. Dulu kennan adalah sosok pria yang romantis penyayang, penuh perhatian, dan suka memanjakan Livia. Saat Livia pergi menyelesaikan kuliahnya di luar negeri, hatinya kesepian, pada saat itu kennan sangat merindukan Livia tapi apalah daya dia tidak bisa menghubungi Livia dikarenakan no hp Livia berganti baru, hatinya kecewa.


Sebab itulah kennan berubah menjadi dingin,cuek,angkuh, dan sombong.


Nostalgia_


Waktu itu Brian mengajaknya ketemu di resto yang selalu mereka kunjungi,,Brian memberitahu Kenan bahwa Livia terpaksa mengganti no hpnya karena ancaman dari papi nya. ebenarnya Livia tidak diperbolehkan untuk berpacaran sebelum lulus kuliah jadi dia berpacaran dengan kennan secara sembunyi sembunyi begitu juga dengan Brian yang membantu menyembunyikan hubungan adik dan sahabatnya.


Brian menyampaikan pesan terakhir dari adiknya untuk sahabatnya,,,,,


"dia bilang bahwa dia akan kembali setelah menyelesaikan kuliahnya, dia berharap kau menunggunya,dia tidak akan pernah melupakan hubungan antara kalian,dan dia juga berharap agar kau hanya tetap mencintainya bukan yang lain nya,,dia sangat mencintaimu dan dia bersumpah dia tidak akan berhubungan dengan pria lain diluar negeri."


jelas Brian kepada kennan,,,kennan hanya diam ekspresi nya sulit diartikan setelah menyampaikan pesan terakhir adiknya Brian buru buru pergi karena sebentar lagi dia juga harus terbang ke luar negeri.


Flash back_


Clarissa sedang berjalan menuju ruangan kennan dengan kopi ditangannya,, sebelum masuk dia bertanya kepada Bastian...


"direktur masih didalam?" tanya Clarissa


"iya,,ada seorang wanita didalam untuk melamar kerja jadi masuklah" ucap Bastian


Clarissa mengangguk dan mengetuk pintu ruangan itu,,tok..tok..tokk namun tidak ada jawaban dari dalam jadi dia memutuskan untuk masuk,,,


Dia tidak menemukan seorang pun dimeja kerja kennan saat Clarissa melihat ke arah jendela kaca besar matanya menangkap dua sosok pasangan sedang berpelukan dengan mesra,,


"hmm,, memang benar dia adalah CEO playboy,,,disemua tempat selalu bersama wanita,, bermodal kan wajah yang tampan dan posisinya wanita gatal mana yang tidak menyukainya,,,huhft,, apakah ini yang dinamakan melamar kerja?? sungguh memalukan,,," cibir Clarissa melihat mereka dengan jijik,dia berbalik ingin meninggalkan tempat itu tapi entah dari mana datangnya debu sampai membuat dirinya bersin...


HATCHIW...


Mendengar ada seseorang didalam selain kennan dan Livia sontak keduanya berbalik menghadap sumber suara,,dan Clarissa yang sedang membasuh hidungnya sedikit malu dilihat mereka..


"maaf pak kalau mengganggu,, ini kopinya saya permisi bapak bisa melanjutkan nya lagi" ucap Clarissa buru buru pergi.


Sampai ditempat duduknya dia kembali mengusap dadanya "huhft,,, sekarang wanitanya sudah berganti lagi,,, sebenarnya berapa banyak sih wanitanya,,,amit amit" ucap Clarissa dalam hati,,ia kembali menyelesaikan tugasnya.


Didalam ruangan CEO,,kennan salting ketika dilihat Clarissa saat berpelukan tadi, sudah 2 kali dirinya tertangkap basah itupun dengan wanita berbeda,entah apa yang ada dipikiran Clarissa saat melihatnya tadi,, segera ia menjauh dari Livia,,,


"ok mulai besok kamu bisa masuk kerja,,jika seseorang tidak ada perlu lagi aku mohon untuk keluar,,kerjaan ku lagi banyak" ucap Kennan santai dan kembali duduk di kursi kebesarannya


"aku bisa bantuin kamu kok" balas Livia


"kamu tidak tahu pekerjaan CEO, lebih baik kamu bantu aku sekarang untuk pergi dari sini" ucap Kennan sedikit kesal


Entah kenapa dirinya bisa kesal kepada Livia padahal dulu dia sangat menyayangi nya.


Mendengar nada suara kennan sedikit berubah akhirnya dengan berat hati Livia harus meninggalkan kantor ini,, pengennya sih ingin berduaan dulu dengan kennan,,tapi_ya sudahlah.