My Husband Is Big Boss

My Husband Is Big Boss
My CEO is Playboy 2



Setelah Livia keluar kennan memanggil Bastian,,dan tak butuh waktu lama Bastian sudah berada didepan kennan......


"ada apa bos??" tanya Bastian antusias


"ada perintah dari Daddy, selesai waktu makan siang kamu pergi ke bandara untuk terbang ke New York,, tidak ada kata penolakan mending sekarang kamu pulang dan bersiaplah" jelas kennan


"ada urusan apa? disana om Andra kan sudah ada papa kenapa aku harus pergi kesana juga??" ucap Bastian mengeluh


"baik kalo gak mau aku tinggal nelpon Daddy" ancam kennan dengan jari berpura-pura memencet sesuatu


"ok i want,," jawab Bastian langsung melangkahkan kakinya pergi dari ruangan kennan


Setelah Bastian keluar kennan memanggil Clarissa...


Mendengar kennan memanggilnya,, Clarissa buru buru pergi ke ruangan kennan, saat sampai di ruangan itu Clarissa mendekat dan duduk tepat di depan meja kennan.


"sebentar lagi kamu ikut saya meeting diluar kantor" perintah kennan


"loh kan masih ada Bastian pak, kenapa harus saya" ucap Clarissa ragu ragu


"Bastian mau pergi New York jadi mulai saat ini kamu yang akan jadi asisten pribadi sementara saya dan semua pekerjaan Bastian kamu ambil alih" jelas kennan tanpa melihat Clarissa, tatapannya masih tertuju pada layar laptop didepannya


"terus bagaimana dengan pekerjaan saya pak??" tanya Clarissa nadanya sedikit naik


"mulai saat ini kamu adalah sekretaris plus asisten pribadi saya jadi semua pekerjaan sekretaris dan asisten kamu yang ngerjakan,,,paham??" jelas kennan masih fokus pada laptopnya


Clarissa sedikit syok mendengar pernyataan itu bagaimana tidak,,, akhir akhir ini pekerjaan nya sedikit banyak lalu harus ditambah dengan kerjaan Bastian?? apa nggak keterlaluan??,,,


Hatinya mengumpat kesal karena itu kakinya yang dibawah meja tak sengaja menendang ujung sepatu kennan,,hal itu membuat kennan melihat Clarissa.


"ada apa??apa kamu keberatan??" tanya kennan dengan mengangkat sebelah alisnya


"ehh,,,mm,, tidak kok pak,,kaki saya tadi pegal karena heels nya agak tinggi jadi tidak sengaja" ucap Clarissa tersenyum paksa


Ya ampun kenapa akhir akhir ini aku selalu sial,,,


hooooo tuhan bantulah hamba mu ini,,,


Dasar lelaki kutub,, mentang mentang situ direktur lalu dengan mudah menyuruh bawahannya ini itu??


memangnya aku babu??


ok kalau itu maumu kita lihat saja nanti siapa yang akan nyerah duluan ... . ......


batin Clarissa sambil menghela nafas menahan emosi.


"sekarang kamu siap siap 5 menit lagi kita berangkat" ucap kennan tegas


"baik pak,,,kalo begitu saya permisi dulu" balas Clarissa bangkit dari kursi hendak berjalan pergi namun kennan menghentikan nya......


"tunggu,,,ini adalah berkas berkas yang akan dibawa saat meeting nanti tolong koreksi kembali" ucap kennan menyerahkan map kuning ke hadapan Clarissa.


"baik pak,,, permisi" balas Clarissa mengambil map itu dan berjalan ke arah pintu


Saat tangan Clarissa memegang kenop pintu lagi lagi kennan menghentikan nya,, dan itu membuat Clarissa tambah kesal,,ia sedikit menghentakkan heelsnya hingga menimbulkan sedikit suara.


Lalu kapan aku selesainya kalo begini,,awas kau ya pria kutub nanti akan kubalas_


batin Clarissa mengumpat lagi,, terpaksa ia harus menoleh ke arah kennan..


"mulai sekarang berhenti manggil aku *pak* aku masih muda dan cukup panggil direktur saja,,paham?" ucap kennan peringatkan Clarissa


"baik pak,,eh maksudnya direktur,, kalau tidak ada perlu lagi sekarang saya permisi" ucap Clarissa kesal,, menekankan disetiap perkataannya.


Tak ada respon akhirnya Clarissa keluar,,,


Diluar Clarissa menendang meja kerja Bastian membuat seisi lantai 36 itu ribut sesaat karena suara meja,,dia benar benar kesal saat ini menendangnya meja rasanya belum puas jadi dia memukul meja dengan tangannya sangat keras...


Braaakkkkk......


Karena suara ribut mengganggu konsentrasi nya kennan yang mendengar tendangan dan pukulan meja berjalan keluar ruangannya untuk memeriksa...


Diluar hanya ada Clarissa dengan ekspresi wajah kesal mungkin dia yang menyebabkan suara itu.


"ada apa,, sepertinya ada yang ribut" ucap kennan melihat Clarissa dengan pura pura tidak tahu tapi nadanya terdengar seperti sindiran sinis


Clarissa yang mendengar suara kennan sontak berbalik menghadap sumber suara dan benar saja kennan sudah berdiri di belakangnya dengan kedua tangan masuk ke dalam kantong celana.


Dirinya salting,, wajah nya merona dia langsung menutup kedua pipinya dengan telapak tangannya, dan langsung membelakangi kennan.


"oh,, tadi ada kecoak karena takut tak sengaja kebentur meja" ucap Clarissa cengengesan sambil menghadap kennan.


kecoak??dikantor sebersih ini mana ada kecoak??


kebentur atau ditendang dan dipukul?? batin kennan menggelengkan kepalanya melihat tingkah konyol Clarissa.


"sudah siap?? ayo berangkat" ucap kennan langsung pergi tanpa mendengar jawaban dari Clarissa.


Astaga punya salah apa Nenek moyang ku sampai aku punya direktur ngeselin seperti dia??,,,,kesal Clarissa sambil membuntuti kennan


Saat kedua nya sampai di lantai bawah mereka memasuki mobil yang telah menunggunya sejak tadi......


Coffe shop cafe...


Keduanya berjalan memasuki cafe menuju ruangan VIP,,,


Didalam ruangan itu dua orang lelaki duduk dengan santai,kennan masuk ke dalam diikuti Clarissa,,


"selamat siang direktur kennan" ucap salah satu lelaki tadi berdiri dan menyodorkan tangannya untuk berjabat tangan dengan kennan,,ia hanya mengangguk,, dan membalas jabatan tangan lelaki tersebut. Ketika kennan dan Clarissa duduk 2 lelaki tadi juga ikut duduk dihadapan mereka.


Pakaian lelaki yang menyapa kennan lebih rapi dan bagus daripada lelaki satunya, bisa dilihat bahwa dia adalah atasan dan satunya lagi adalah bawahan.


Mereka memulai meeting nya.


Setelah meeting selesai 3 orang pramusaji datang dengan beberapa menu ditangan mereka.


Ada 3 menu hidangan yang disodorkan pramusaji,, setelah itu para pramusaji keluar dari ruangan tersebut.


Kennan mengambil sumpit mencicipi steak sapi saus asam,, rasanya lumayan enak lalu dia mulai mencicipi makanan lainnya.


Clarissa juga sama seperti kennan,, namun hanya 2 makanan saja yang ia cicipi.


"bagaimana direktur?? apakah enak??" tanya nya sedikit ragu melihat wajah kennan yang tanpa ekspresi.


"mm,, lumayan enak" jawab kennan singkat


"Mrs.Clarissa apakah hidangan nya cocok dengan selera anda" tanyanya juga pada Clarissa


"ini sangat enak Mr.William benar benar luar biasa,, baru kali ini saya makan steak saus yang rasanya gurih, dan lumer" puji Clarissa.


10 menit mereka selesai makan,,Kennan dan Clarissa berpamitan untuk pulang.


Saat keduanya sudah masuk mobil,,hp kennan berdering,,dia melihat tulisan yang tertera di sana "My Mom" itu adalah mommynya tanpa pikir panjang ia langsung mengangkat panggilan tersebut.


"hallo Ken,,,kamu ada dimana??kalo gak salah liat kamu sekarang berada di coffe shop cafe? iya?" tanya mommynya beruntun


"iya mom,,ada apa?? dari mana mommy tau??" tanya balik kennan


"mommy sekarang ada di butiknya Tante Wina maminya si Naila" jelas Carlina


"ohh,,,kalo tidak ada perlu lagi aku tutup ya" ucap kennan ingin menyudahi panggilan tersebut


"ehhh tunggu tunggu,,besok malam kan acara pesta ulang tahunnya temen mommy istri dari pemilik Global family groups,, maka dari itu kamu mampir ke sini bentar ya,,mommy sudah pilihkan baju untukmu,,mommy tunggu ya jangan lama-lama" ucap Carlina lagi panjang lebar dan langsung menutup panggilan sebelum mendengar penolakan kennan.


Melihat telepon yang sudah mati kennan kesal mau tak mau dia harus menuruti perintah mommynya, sedang Clarissa sejak kennan bertelepon dia sibuk dengan hpnya sendiri.


"pergi ke butik disebrang" perintah kennan pada supirnya


Kennan melirik Clarissa sekilas dari kaca spion didepan setelah mobil berhenti dia turun dan masuk kedalam butik.


Para karyawan sangat takjub melihatnya membuat mereka meleleh di tempat.


Carlina yang melihat putranya sedang berjalan kearahnya dia tersenyum dan mendekati kennan.


"Ken,,mommy sudah menyiapkan baju untukmu untuk acara besok malam,, bentar ya" ucap Carlina lembut Ken hanya diam tanpa ekspresi


"Vita tolong ambilkan set kemeja yang tadi saya pilih" ucap Carlina pada salah seorang karyawan


Setelah beberapa detik menunggu karyawan tadi datang dengan 1 set pakaian berwarna Dongker gelap dan diberikannya pada Carlina.


"ini dia,, gimana bagus gak sayang,dicoba dulu deh setelah itu kamu keluar biar mommy lihat" tanya Carlina pada kennan


Kennan hanya mengangguk dan mengambil pakaian itu menuju ruang ganti.


Setelah beberapa menit kennan keluar dengan pakaian tadi,,,disana sudah ada Naila,maminya, juga mommy kennan.


Naila yang melihat kennan sangat tampan langsung berjalan mendekat dan menggandeng tangan kennan,, jika mami Naila tidak ada disana pasti dia akan langsung melepaskan tangan Naila.


"Tante cocok banget sama kennan kelihatan lebih tampan" ucapnya pada Carlina sambil tersenyum


Carlina dan mami Naila langsung menoleh,, mereka terpana dengan sosok kennan didepannya.


"tuh kan cocok" ucap Carlina


"sudah kan,,,aku ganti dulu dikantor banyak urusan" ucap kennan jengah dan langsung pergi untuk ganti pakaian


Saat kennan kembali dia hendak pergi namun dicegat oleh Naila.


"eh tunggu Ken,,temenin aku ya sebentar untuk membeli perhiasan" ucap Naila manja


"aku lagi banyak urusan jadi lain waktu saja" tolak kennan


mendengar itu Naila langsung menggandeng tangan Carlina untuk mengadu....


"tantee Ken,,gak mau nemenin aku gimana dong,,ayolah Tante bujuk Ken" ucapnya sedikit merengek manja


"Ken temenin aja cuma sebentar kok" ucap Carlina pada Ken


"tapi mom___" bantah kennan namun terpotong oleh Carlina


"gak ada tapi tapi cepet gih temenin sana" ucap Carlina langsung mendorong tubuh Kennan pelan agar keluar dengan Naila.


Kennan hanya bisa pasrah dia sengaja berjalan dengan langkah besar agar Naila tidak bisa menggandengnya.


Sedang Naila berlari agak kecil mengejar langkah Ken saat tiba di pintu akhirnya dia menyejajarkan tubuhnya dengan kennan lalu menggandeng tangannya mesra.


Saat didepan mobil muka Naila menjadi jutek melihat Clarissa berada di kursi penumpang.


"hey nona bisakah anda pindah ke kursi depan?? kennan dan saya akan duduk di sana" ucapnya sewot


Mendengar ada yang berbicara dia menoleh ke samping dan terlihat kennan sedang bergandengan dengan wanita yang waktu itu.


Karena dia paham,, dia langsung keluar dan pindah ke depan tanpa bicara,,Naila tersenyum puas lalu menarik Ken untuk ikut masuk.


Setelah mereka masuk Kennan melepaskan tangan Naila yang sedari tadi menempel padanya...


"pergi kekantor" perintah kennan,Naila hanya diam dia mengerti bahwa mereka ingin mengantar Clarissa terlebih dahulu


Tak lama mobil berjalan sesuai perintah kennan,, sesekali Clarissa melirik ke belakang dari spion depan...


benar benar bad boy,,,tiap hari Gonta ganti wanita memang yah orang kaya mah bebas batin Clarissa jengah matanya tak sengaja melihat Naila sedang memeluk kennan dari samping.


Kennan yang juga tak sengaja melihat Clarissa melirik ke arah nya dan Naila,,ia segera melepas rangkulan Naila,,,tak lama mobil sudah berada di halaman kantor.


"tolong taruh ini dimeja kerja saya" ucap kennan menyodorkan map biru kepada Clarissa.


"baik direktur" ucap Clarissa mengambilnya dan turun.


Mobil pun berjalan keluar halaman kantor..........


"dasar CEO playboy,,CEO bad boy" umpat Clarissa lalu masuk ke dalam kantor.