
Brakk plakk brukk krakk . Jennie menghajar mereka tanpa ampun. Seorang preman mengambil pisau dari balik bajunya dan mengarahkannya ke arah Jennie. Membuat mereka semua berteriak histeris.
"Berhenti atau aku akan menusukmu nona" Kata preman itu karna Jennie tetap memukul temannya
"Kau ingin menusukku pak tua. Silahkan" Kata Jennie menyeringai
"Apa dia tidak takut " Tanya gadis itu.
"kita lihat saja teman" Kata Nianna
"Rupanya kau tidak takut nona" Kata preman itu. Sedangkan temannya yang lain sudah terkapar tak sadarkan diri. Bahkan ada yang telah kehilangan nyawa karna kepalanya di patahkan Jennie
Wusss pisau itu mengenai lengan Jennie. Jennie langsung mengambil pisau itu dan balik menusuk preman itu. Dia menyayat bagian dadanya menusuk bawah perutnya,dan mengeluarkan kedua bola matanya.
"Ahhh aku ingin muntah" Kata Vannia.
"Sadis" Kata Nianna
Sedangkan gadis itu dan Nianna hanya memandang kagum Jennie yang melawan 5 orang preman seorang diri
"Inilah yang akan kulakukan ketika kalian mengganggu orang yang tidak bersalah" Ucap Jennie padahal semuanya sudah mati
"Kamu gak apa² kan Jennie" Tanya Adriana kawathir
"Gak kok. Aku baik² aja. Gimana mereka sempat apain kakak" Tanya Jennie
"Gak kok. Makasih yaaa dek. Oh ya namaku Liontin Alexander" Mengulurkan tangannya
"Jennie queen kak. Dan itu Sahabat ku."balas Jennie
" Vannia "
"Nianna"
"Adriana"
"Salam kenal. Sekali lagi makasi yaaa dek. Kakak gak tau apa yang terjadi kalau kamu gak ada.lagian tadi itu kamu keren banget lo" Kata Liontin sambil terus menatap Jennie
"Santai aja kok kak" Ucap Jennie
"Btw kakak mau kemana ni" Tanya Vannia
"Mau ke kampus tapi ban mobil ku kempes " Kata Liontin
"Kalo gitu bareng kita aja kak. Boleh kan Jenn" Tanya Adriana
"Iyaa kak ayoo" Kata Jennie
"Ternyata kampus kita sama yaaa" Kata Vannia senang
"Tapi aku kok gak pernah liat kalian " Tanya Liontin
"Emang kak. Kita kan baru keluar gua" Gurau Jennie
"Ihhh kamu kok imut banget sihhh pen bawah pulang" Liontin gemes guys😁
"Haha kakak bisa aja" Elak Jennie
"Aku yakin kalo kakak aku liat Jennie dia pasti langsung suka" Kata Liontin
"Emang kakak punya kakak" Tanya Adriana
"Punya dong. Tapi dinginnya minta ampun" Kata liontin mengingat adiknya
"Fix kalian jodoh" Kompak mereka. Sedangkan Jennie hanya tersenyum
"Ayo turun" Kata Jennie
"Dek nanti kalo udah istirahat kita makan bareng yaa. Byee"Kata Liontin
" Siap kak. Byee"Nianna dkk
"Ehh itu si cewe yang ngebentak kamu kan? Kok dia sama Liontin" Heran Bryant. Lionel diam sambil terus menatap Jennie
"Ehh Jenn liat dehh Lionel natap kamu terus" Kata Adriana
"Mana" Tanya Vannia.
"Tuhhh" Kata Nianna menunjuk dengan dagunya
"Dia kenapa" Tanya Jennie heran
"Kepentok pesona Jennie kali" Kata Adriana
"Apaan sii" Kata Jennie
"Cieee malu" Goda mereka lagi
"Udahh ayokk kelas udah mau mulai" Kata Jennie
Jam istirahat
"Hayy Jenn" Sapa Liontin
"Hay kak" Sapa Jennie balik
"Ini nihh kak yang udah nolongin aku tadi "kata Liontin sambil nunjuk Jennie
" Kau"kaget Jennie
"Kalian udah saling kenal" Tanya Liontin
"Dia kan yang kemaren " Kata Bryant
"Emang kenapa kemaren " Tanya Liontin penasaran
"Jadi kemaren itu blas blaa blaaa" Bryant menjelaskan panjang lebar
"Ni anak udah disni ni buat perhitungan aja dekk" Kata Liontin sambil menggoda Jennie dan Lionel
"Ayokk kita ke meja yang disana. Biarkan Jennie gigit kak Lio"kata Liontin
" Jadi apa yang ingin kau lakukan padaku nona"kata Lionel sambil mendekat kan wajahnya. Sedangkan si meja lain Liontin dkk histeris
"Ak.u han.. nya in. ngin memperingati mu kalau jalan harus hati²"kata Jennie terbata. Sedangkan Lionel hanya menahan tawanya melihat ekspresi Jennie
" Bisahk kau menjauh tuan Lionel "kata Jennie usai menguasai kegugupan nya
" Kenapa kau gugup nona. Aku bahkan belum melakukan apa² padamu "kata Lionel yang langsung di beri tatapan tajam oleh Jennie
" Terserah kau saja"kata Jennie kata Jennie cemberut
"Hey kau sangat imut" Mencubit pipi Jennie.
"Ihh sakit tau" Jennie lebih imut