My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia

My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia
Hamil



"Cepat bawah dia ke rumah sakit"


"Jangan bawah dia kerumahku" perintah Lionel


Mansion Aleksander


Mereka menunggu dokter yang memeriksa Jennie.


Ceklek


"Bagaimana keadaan menantu saya dok? "


"Bagaimana keadaan istri saya? " Tanya Lionel


"Adik kami gimana dok? " Tanya mereka


"Dokter jawab" Bentak Lionel. Pikiran nya kalut sekarang. Dia tidak ingin kehilangan istrinya. Memang kedengaran terlalu berlebihan tapi itulah yang terjadi


"Nona " Ucap sang dokter menguntungkan kalimatnya


"Cepat katakan doker" Geram Joi


"Nona hanya kelelahan tuan. Dan dimohon agar kalian semua memperhatikan apa yang dilakukan nona karna" Belum sempat meneruskan kata² nya langsung di cela Lionel


"Jadi kau pikir kami tidak memperhatikan Jennie begitu" Bentak nya


"Bukan seperti itu tuan" Dokter menggaruk tengkuknya yang gak gatal


"Hee kalian diamlah. Biar dokter menjelaskan nya" Ketus mommy


"Lanjutkan dok" Kata daddy


"Di mohon nona Jennie jangan sampai lelah dan stres karna sekarang nona sedang hamil" Kata Dokter


"Apaa? Jennie hamil? Momm Dadd"tanya Lionel tak percaya


"Iyaa sayang. Sebentar lagi kamu akan jadi daddy" Kata daddy ikut terharu


"Selamat yaa sayang" Kata mommy


"Haa kita sangat bahagia sekarang. Kak selamat yaa" Ucap Liontin disusul Nianna dkk


"Lalu kalian kapan? " tanya mommy


"Sebenarnya kita ngumpul mau bilang kalo kita berempat juga hamil mom" ucap Liontin malu²


"Iyaa mom. Aku sama Liontin udah 2 minggu, Nianna udah 3 minggu kalo Adriana 4 minggu mom" sambung Vannia


"Wahh banyak selamat yaa anak²nya mommy.duhh seneng banget dehh" kata mommy memeluk mereka berempat


"Ini tujuan daddy nikahin kalian barengan. Supaya kalo hamil juga barengan" ucap daddy sambil tertawa


"Berarti mungkin Chelsea dan Emelly juga sedang hamil." kata mommy


"Mungkin mom" jawab mereka


"Siap dad"jawab mereka


______________________


"Sayang kau sudah sadar? Mana yang sakit? Akan kupanggil kan dokter" Lionel sangat cemas


"Sayang jangan. Aku gak papa kok. Aku cuma mau peluk kamu" ucap Jennie


"Cihh manja banget sihh kamu yang" kata Lionel


"Hehehehe.aku juga gak tau kenapa" jawab Jennie


"Kamu hamil sayang" kata Lionel


"Haa? Hamil? Siapa? " Jennie terbengong


"Kamu hamil sayang.bentar lagi kita jadi orang tua" kata Lionel


Jennie hanya terdiam. Membuat Lionel bingung. Kenapa istrinya diam?batinnya


"Sayang apa kau tertekan? " tanya Lionel


"Sayang hiksss" Jennie langsung memeluk Lionel membuat Lionel semakin bingung


"Kenapa sayang? Kau belum siap hamil?. Sayang maafkan aku akk" belum sempat Lionel meneruskan kata²nya Jennie langsung mencium bibirnya


"Aku senang sayang sangat senang. Akhirnya aku akan jadi seorang ibu. Aku janji aku akan menjaga anak kita " kata Jennie sambil menangis


"Sayang kupikir kau menangis karna kau belum siap hamil" kata Lionel


"Tidak sayang aku sangat senang"


"Tapi" nafas Lionel seakan berhenti ketika Jennie berkata tapi


"Aku ingin itu sekarang"ucap Jennie sambil menyatukan kedua jari telunjuknya.


Lionel paham maksud Jennie. Tapi dia tidak ingin menyakiti anaknya didalam sana.


" tadi dokter bilang padaku untuk "


"Sayang" Jennie langsung memotong kalimat Lionel


"Please" mohon nya


"Apakah ini bawaan anakku atau kau hemm? " tanya Lionel sambil mencium gemas pipi istrinya


"Dua²nya Daddy" jawab Jennie menirukan suara anak kecil


Karna tidak ada pergerakan dari Lionel Jennie langsung naik ke atas badannya sambil mencium Lionel.dia mengalungkan tangannya di leher suaminya dan melingkar kan kakinya. Lionel tidak menolak. Tapi dia berusaha akan bermain pelan agar itu tidak akan menyakiti bayinya.


Mereka pun terlarut dalam dunia percintaan mereka.