My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia

My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia
Baikan



Ternyata Liontin, Vannia dan Nianna mendengar semua yang dikatakan mereka. Sangat sakit sekali mendengar kata² yang keluar dari lelaki yang mereka cintai. Mereka pergi ke taman belakang Markas


"Duhh gak nyangka yaa aku selama ini dikira semurah itu. Padahal aku kek gini cuman ke dia doang lohh" Kata liontin sedih


"Aku dan Vannia ternyata hanya dianggap adik oleh mereka. Dan apa tadi Joe bilang? Kekanakan hahaha"


"Ingat kita hanya adik Nianna berhenti berharap pada mereka" Kata Vannia


"Kita harus berubah sekarang. Jangan ada Liontin yang selalu mencari perhatian Mark dan jangan ada Vannia dan Nianna yang selalu memendam rasa" Kata liontin


"Yaaa.hapus semua air mata kalian. Tunjukan bahwa kita bisa" Kata Vannia


"Dan ingat jangan luluh karna perbuatan mereka" Peringatan liontin.karna namanya cewek pasti kalau cowok udah perhatian kek ada harapan lagi gitu. (Kalian pasti tauhlahh maksud aku hehe)


"Heeee ok kita mulai lagi semuanya" Hembusan nafas panjang ketiganya membawa arti tersendiri


"Kita bersikap biasa aja kalo ketemu mereka. Jangan kek dulu"Ayo kita ke kamar Jennie" Kata liontin


"Ok ayoo"


"Heyy kalian dari mana, udah lama sampenya?" Tanya Joe


"Dari taman kak. Lumayan lama kak" Jawab liontin


"Gak mau duduk bareng kita disini? " Tanya Joi karna mereka sedang duduk di ruang tamu


"Gak kak. Kita ke kamar Jennie aja" Kata liontin. Mereka langsung naik ..


"Mereka kenapa yaa. Kok gak kayak biasanya" Heran Joi


"Biasanya Vannia sama Nianna bakal tanya mau makan apa. Tapi tadi kok gak" Heran Joe.


"Liontin juga gak biasanya dia gak sapa Mark"kata Joi. Mark diam saja


Mereka merasa ganjil dengan sikap ketiga gadis tadi.


" Jenn gimana udah ada kabar belum"tanya liontin pura² tidak terjadi apa²


"Bentar lagi mereka sampe"


"Queen, king dan temannya sudah datang" Tanpa menjawab Jennie langsung keluar dengan tergesa-gesa


"Astaga Bryant" Kaget Adriana dan langsung memeluk Bryant yang berdiri di depan pintu kamar Jennie



Melihat keadaan Bryant Jennie makin khawatir. Jennie melihat Lionel yang berdiri tegak. agak jauh dari tempatnya berada dengan baju penuh darah



"Maafin aku ak. kuu".


" diam biarkan aku memeluk mu"memotong kalimat Lionel


"jangan pergi tanpa sepengetahuan ku lagi Lionel. aku sangat takut kehilangan mu.aku sangat takut kehilangan orang yang sangat berarti dalam hidupku. aku sangat mencintai mu Lionel" kata Jennie yang langsung membuat Lionel membulat kan matanya


"ini beneran " Lionel tidak percaya


"iyaa beneran"kata Jennie


Lionel langsung mengangkat Jennie saking bahagianya. semua orang yang ada disana tersenyum melihat mereka.


" coba diulang "pinta Lionel


" gamau ihh kamu ini"menyembunyikan kepala di dada Lionel


"kamu gemesin banget sih kalo lagi malu." kata Lionel


"kita jadian berarti sekarang yaa"


"iyaa sayang kita "


"yeahhhh akhirnya" senang Lionel


"udah sekarang kedalam dan ganti baju kamu" kata Jennie


semua orang berkumpul di ruang tamu.


"Honey maafin aku yaa" takut Bryant


"iyaa gak apa² aku tau kok apa yang terjadi" kata Adriana dewasa


"duhh makinn sayang dehh" kata Bryant


"ekhemm panas woy panas" kata Liontin


"makanya cari pacar. kek Mark gitu misalnya" kata Bryant


"apaan sihh lohh" kesal Liontin


Mereka kaget. biasanya kalau digoda seperti itu Liontin akan senang Mark yang akan mengelak.tapi ini tidak. mereka bingung terutama Mark.