
Kediaman Adi
Dina dan Adi terkejut anaknya menangis di meja makan
"Hikss aku dihina anak panti " adu Yunna
"sial mereka gak tau kita siapa" umpat ny Dina
"tenang aja sayang mama bakal buat perhitungan sama mereka.
" siapa nama mereka "tanya tn Adi
" Jennie,Vannia,Adriana,Nianna "
"Jennie" guaman tn Adi
"kenapa sayang"
"gak kok ma"
"Maa aku mau Lionel" Rengek Yunna
"Lionel siapa sihh" Tanya tn Adi penasaran
"Lionel Alexander yahh" Jawab Yunna
"Wahhh bagus tuhh. Supaya ayah punya besan orang terkaya.mana papa nya pengusaha sukses lagi" Tn Adi menerawang
"Makanya ayah bantuin aku yaa biar bisa dapetin Lionel"
"Iyaa sayang nanti ayah coba bilang ini ke tn Alexander.
" Undang aja mereka ke ulang tahun kamu sayang.dan akuin di depan semua orang kalau Lionel itu pacar kamu.kamu kan di depan pasti Lionel ga bisa ngelak"ny Dina tersenyum licik
"Nahh ide bagus tuhh sayang"
"Nanti semuanya mama yang atur"
"Dan jangan lupa undang CEO JQ group. Supaya mereka semua tau kalau kita kerja sama dengan perusahaan besar itu. "
"Yahh padahal kita melakukan kecurangan. Hahaha mereka sangat bodoh untuk tidak menyelidiki perbuatan anak buah kita" Tn Adi menganggap petinggi JQ group sangat bodoh karna tidak menyelidiki perbuatan mereka.
Karna hari ini adalah hari minggu,Lionel mengajak Jennie kerumahnya.
"Ehhh Lion kau disini?" Tanya William
"Seperti yang kau lihat"
"Sudah jelas² Lionel berdiri di depanmu " Kata Joe
"Gak tau basa basi sihh ogeb" Sinis Joi
"Hehehe mangap" Joe terkekeh
"Maaf curut" Larat semua yang ada disitu(-Lionel and Jennie)
"Kak aku mau ke rumah Lionel yahh" Pamit Jennie sambil mengecup pipi masing-masing kakaknya.
"Kalian mau ikut gak? " Tanya Lionel
"Nanti aja dehh Lion. " Tolak Joi
"Gimana kak" Jennie mengedipkan matanya ke Mark
"Nanti siang aja yahh dek.kita bakal nyusul " Jawab Mark
"Oke.nyusul yaa. Sekitar jam 11 kalian sudah di markas Lionel.gak usah kerumahnya.karna kita bakal bahas rencana di Markas Lionel.
" Ok Jenn"all
Rumah Aleksander
"Ehh sayang kalian sudah datang" Mommy heboh dari meja makan
"Jenn sini nak sama daddy" Daddy menepuk sofa disebelahnya
"Ehhh Jennie" Teriak Liontin dari lantai atas
"Jenn aku rindu sama kamu" Memeluk Jennie
"Tiap hari ketemu di kampus juga" Sinis Lionel
"Tapi hari sabtu kan gak masuk kak"
"Kayak kakak sanggup aja gak ketemu Jennie. Jangankan 1 hari 1 jam aja langsung di datangin ke rumahnya" Balas Liontin sengit
"Iya dehh. Aku kalah kalau debat sama kamu"
"Udah kalian ini gak pernah akur yaa" Lerai Jennie
"Biarin aja sayang. Liontin sini sayang." Ajak mommy
Mereka saling menanyakan kabar masing² dan berbicara tentang hal lain. Tanpa mempedulikan Lionel.Setelah itu Mereka berempat pun berpelukan layak keluarga kandung.
"Berasa kek anak pungut" Sindir Lionel
"Itu suara siapa yaah" Daddy pura-pura tuli
"Gak tau dad." Mommy ikutan
"Hehhhh" Lionel Membuang nafas kesal
"Kita ke atas aja yukk dadd" Ajak mommy
"Hahaha jangan ngambek yaahh sayang. Cup cup cup" Bujuk Jennie sambil mencubit pipi Lionel
Lionel masih ngambek.melipat tangannya di dada.
"Buka dong tangannya sayang" Bujuk Jennie
"Hmmm udah sayang² aja nihhh" Goda Liontin
"Urus aja tuhh si Mark." Balas Lionel yang langsung membuat pipi Liontin memerah
"Apaan sihh gak jelas"
"Udahh yaa sayang jangan marah lagi yaaaa" Bujuk Jennie
"............. "
"Oke aku yang bakalan ngambek" Jennie cemberut
"Nohh makan tuhh kak. Jennie kalo udah ngambek serem lohh"liontin mengejek Lionel dan langsung lari ke kamarnya
"Duhh kok jadi kamu sihh yang ngambek baby"
"Tauu ahh"
Lionel sudah menyerah membujuk Jennie. Sudah semua dia katakan untuk membujuk Jennie tapi tidak ada yang berhasil.
Akhirnya dia mendapat ide.
"Baby udah dong ngambeknya" Kata Lionel
"Aku beliin ice cream aja gimana" Bujuk Lionel
Jennie masih diam
"Coklat gimana baby" Bujuk Lionel lagi.
Jennie mulai menatap Lionel.selama ini jika ada yang membuat Jennie marah cuma dikasih coklat aja dia udah gak marah lagi
"Aku juga udah bangun tokoh coklat loh buat kamu sayang"
"Beneran? " Mata Jennie berbinar
"Bener dong. Apasih yang gak buat kamu" Lionel menarik Jennie dan memeluknya
"Kak abis ini kita langsung ke markas aja yaa"
"Dimana panggilan sayang kamu tadi baby"
"Yahhh kan tadi aku bujuk kak Lionel jadi panggil sayang"
"Ohhh jadi cuma karna nge bujuk"
"Gak juga sihh. Kapanpun aku mau aku bakal panggil kak Lionel sayang"
"Iyain dehh dari pada ntar ngambek lagi" Gumam Lionel
"Apa kak? "
"Gak kok sayang. Ayok kita ke Markas"
Maaf yaaa Reader aku udah gak pernah up dari bulan lalu. soalnya ada beberapa masalah. tapi sekarang aku usahain up tiap hari kok🙏