My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia

My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia
punya harga diri gak sih?



"Hahahahahaha" Jennie dkk tertawa mendengar kata²


"Bagus sayang"Sorak Liontin


"Malu gak tuhhh "tawa mereka


"Kayaknya gak punya malu dehh mereka"


"Hahahahahaha"


Sebelum mereka berangkat Jennie menyelipkan alat penyadap di saku Mark.karna dia tau Mark pasti akan bicara seperti itu.mereka mendengar semua percakapan mereka.


"Gimana yaaa reaksi mereka besok" ucap Nianna.


"Gak sabar nihh aku"kata Vannia


....


Besoknya sebelum berangkat ke kampus.


Tok tok tok


" Masuk"


Ceklek


"Dihh kakak kenapa gak masuk aja" Tanya Jennie


"Hehe harus sopan dong sama atasan" Kata Chelsea dan Emelly


"Gimana kak"


"Jadi gini, Adi grup akan menggelar pesta ulang tahun untuk Yunna anak mereka tercinta. Rencananya minggu depan. Menurut kakak sihh itu saat yang tepat buat kamu balas dendam" Kata Emelly


"Emang iyaa. Aku udah siapin ini dari lama.kita lihat tuan Adi siapa disini yang menjadi anak tidak berguna" Kata Jennie tersenyum smirk


"Dan ingat tugas kalian Nianna dan Vannia"


"Siap queen"


"Kita ke kampus sekarang"


"Liontin dimana? "


"Gak tau mungkin masih di kelas. Katanya ini ada rapat. Kita ke kantin aja yaa"


"Lionel kemana sihh. Ditungguin dari tadi juga"


" Bryant juga "


"Pesen makan aja dehhh"usul Nianna.


Sementara menunggu pesanan datang mereka mendengar desas desus


" Ehhh katanya ada mahasiswa baru lohh. Ganteng² lagi"


"Emang iyaa? "


"Iyaa katanya sihh kakak adik.tapi gak bisa di embat kayaknya"


"Loh kenapa?. Kamu dengar dari siapa? "


" Beneran gak sihh. Sejarah kan mereka kan tukang ngaku"mereka berbicara dan ternyata Chintya sudah ada di belakang mereka. Jennie dkk hanya menyimak.


"Emang kenapa kalo itu pacar aku. Iri yaa. Makanya cantik trus bilang ke bokap lo kerja.ehh gue inget bokap lo kan satpam depan"ejek Chintya


" Biarin bokap gue satpam yang penting jujur. Dari pada bokap lo punya kedudukan tapi gak punya otak"balas anak itu


"ehh sembarangan banget mulut lo"


"Siapa yang mulai duluan coba. Makanya punya mulut harus dijaga " Cerocos anak itu


Tiba-tiba kantin itu heboh kedatangan Lionel dkk apalagi mereka bersama dengan mahasiswa baru


"Sayang kamu kemana aja sihh" Rengek Chintya sambil Bergelayut manja di lengan Joi membuat Nianna panas.


"Paan sihh lepasin gak"


"Iyaa nihh sayang aku kangen tau" Kata Rosa dengan nada menggoda


"Sayang" Kata Fani menunjukkan kepada mahasiswa disana


"Say"


"Jangan coba² lo maju deketin Lionel" Belum sempat Yunna mendekati Lionel Jennie langsung menghentikan langkahnya. Lionel tersenyum


"Emang lo siapa" Bentak Yunna


"Lo yang siapa.jangan coba² bentak tunangan gue" Marah Lionel karna Yunna membentak Jennie.


"Yang kamu kok gitu ke aku" Yunna pura² sedih.


"Cihh emang lo siapa. Kenal juga gak"


"Kenapa sihh kamu belain dia. Dia tuhh cuma anak miskin tau gak. Palingan dia sekolah disini karna nge ja**ng.sama kek temen² nya ada udah punya orang yang selalu nge bayar mereka kali.


Krak. Jennie menggenggam kuat gelas yang dia pegang hingga terbelah sampai tangannya berdarah. Jennie berjalan ke arah Yunna yang terlihat ketakutan.


Semua yang disana terkejut.


"Jangan pernah lo ngehina gue sama sahabat gue jal**g.ato lohh bakal Terima akibatnya" Jennie tersenyum smirk.


"gak punya urat malu ya kalian. punya harga diri gak sihh. mereka gak mau juga" kesal Nianna sambil menarik tangan Joi


"udah sayang gpp" Joi menangkan sambil mencium kening Nianna.


"Lepasin gak tangan mereka " Kata Vannia dingin.tidak biasanya Vannia bersikap seperti itu


"Gak mau" Fani berusaha terlihat berani dan mengeratkan tangannya ke lengan Joe


"Emang lo siapa haah. Anak miskin kek lo gak usah belagu dehh" Cibir Fani


"Yang penting gue udah peringatin lo"


Mereka diam menunggu apa yang akan di lakukan Vannia. Sedangkan Joe berusaha melepaskan tangan Fani.


Bukk pakk. Vannia menendang dan menampar pipi Fani.


"Gue pacarnya "marah Vannia


" Sekali lagi kalian ganggu pacar kita liat aja"ancam Nianna