
Mark membawa Liontin ke sebuah danau yang sepi.
Liontin diam karna dia mengingat perkataan Mark waktu di markas. Masih membekas di ingatannya ketika Mark mengatakan seperti itu.
"Turun"
"Turun Liontin" Kata Mark tapi Liontin hanya diam
Mark menarik tangan Liontin membuat Liontin kesal.
"Aku bisa sendiri" Ketus Liontin. Mark hanya menghembuskan nafas
"Kenapa kau seperti menghindar dariku akhir² ini" Pancing Mark. Liontin diam
"Jawab Liontin"
"Aku sibuk" Jawab Liontin
"Tapi kenapa kau berkumpul bersama mereka"
""Kenapa Liontin"
"Jawab aku" Bentak Mark
"Perlukah aku menjawabnya Mark?. " Liontin menangis. "Kau sendiri yang mengatakan bahwa aku seperti itu. Kau yang risih karna aku selalu mencari perhatian mu. Asal kau tau Mark hanya pada mmhhh mhhhhh" Belum selesai berbicara Mark langsung menciumnya. Liontin berusaha berontak tapi ia tidak cukup kuat mengimbangi kekuatan Mark
Mark melu**t bibir seksi Liontin. Liontin akhirnya terdiam. Mark melepas ciuman mereka dan menempelkan kepala mereka.
"Tolong jangan seperti ini Liontin. Aku tau aku salah. Aku yang terlalu egois untuk tidak mengakui perasaan ku padamu. Aku mencintaimu Liontin" Ungkap Mark
"Tapi aku tidak mencintaimu Mark" Kata Liontin
"Benarkah" Mark menatap dalam mata Liontin.
"Yahh" Kata Liontin sambil membuang muka
"Tatap mataku Liontin dan katakan kau tidak mencintai ku" Kata Mark
"Aku tidak mencintaimu Mark" Kata Liontin memberanikan diri menatap Mark
"Yahh mungkin ini adalah kesalahan ku.yang dulu telah menyia-nyiakan mu. Sekali lagi maafkan aku. Ini kunci mobilku. Pulanglah tinggalkan aku sendiri" Kata Mark memberikan kunci mobilnya dan berlalu dari situ
Liontin menahan tangan Mark dan memeluk.
"Aku mencintaimu Mark.Sampai kapanpun aku akan selalu mencintaimu" Kata Liontin
"Aku tidak salah dengar kan?coba kau katakan sekali lagi" Kata Mark
"Aku tidak suka mengulang kata² ku Mark" Kata Liontin
"Hahaha maafin aku. Aku cuma becanda kok. Tapi ingat kau tidak boleh ngumpul bareng mereka lagi" Kata mark
"Lohh kenapa"
"Karna kau milikku. Aku tidak suka milikku tertawa bersama pria lain"
"Aku belum menjadi milikku TUAN MARK"
"Ok.Liontin Aleksander kamu mau kan jadi pacar aku. Ok makasih"
"Aku belum jawab Mark"
"Hehe. ✌(◕‿-)✌.jadi apa jawabannya? " Mark berdebar
"Iyaa aku mau"
"Makasihh sayang. Aku sayang banget sama kamu" Mark mengecup bibir Liontin . Liontin memerah.
"Sekarang aku mau pulang"
"Gak mau kemana gitu" Goda Mark
"Gak mau pulang aja" Kata Liontin bersemu
"Ohh jadi kamu gak mau pulang"
"Kita bakal pulang kamu ganti nama panggilan buat aku"
"Maksudnya"
"Panggil aku sayang"
"Ihh gak mau ahh"
"Ok kita gak bakal pulang"
Ohh shit rasanya Liontin mau teriak.
"Sayang kita pulang yaa" Liontin melembutkan suaranya
"Gak kedengeran sayang" Kata Mark
"Dahh ahh yang penting aku udah bilang tadi" Liontin ngambek
"Iya² kita pulang sekarang." Mark mengaitkan tangannya dengan tangan Liontin.
Markas BW
Semua orang sudah terkumpul di sana.
"ekhemm sekarang udah gak pada jombloh lagi nihh" Bryant menggoda tiga curut
"traktir kita dong kak. kan berkat kita kak kakak nemuin mereka" dengus Jennie
"lupa kaya" sindir Vannia
"yaelahh dek ngapain juga kita traktir kalian. kamu lupa yaa kamu itu siapa.Lionel juga" kata Joe
"yaa kan lebih enak kalo ditraktir kak" Jennie cemberut
"iyaaa dehh iyaa. ngalah aja Joe. berabeh nanti" kata Joi
Tok Tok Tok
"permisi king"
"katakan "
"perusahaan Adi group gak Mau kalo bukan CEO nya sendiri yang datang ke rapat king"
"kapan rencananya"
"malam nanti king"
"ok kamu atur aja" kata Lionel
"permisi king"
..
"kapan rencananya kalian nikah. mommy gak sabar jadi grandma" tanya mommy
"sekarang pun aku siap myy. tinggal tunggu Jennie aja" kata Lionel
"nanti mom kalo Aku selesai balas dendam baru kita pikirin itu lagi"
"beneran Yaa."
"nanti kalo Semuanya selesai baru kita Ngomongin ini lagi"
"pokoknya abis itu kita langsung nikah" kekeh Lionel
"iyaa dehh. terserah kamu"
"emang Semuanya udah kamu siapin sayang? " tanya daddy
"udah dad. Aku udah minta bantuan sahabat² Aku. nanti waktu ulang tahun Yunna Aku bakal buat mereka menyesal" Jennie Tersenyum smrik