
Nianna memanggil 5 lelaki masuk ke dalam ruangan itu.
"Kalian kenal dia? " Tanya Jennie
"Kenal queen" Jawab mereka serempak
"Puaskan dia" Perintah Jennie dingin
Kelima lelaki itu mendekat ke arah Yunna.
"Jangan ada yang bersuara atau giliran kalian selanjutnya" Ancam Lionel kepada Adi dan Dina
"Heyy mau apa kalian" Teriak Yunna
"Diamlah nona Yunna. Kau pasti akan menyukai ini. Bukannya kau sangat suka memakai banyak pria? " Ejek Pria yang bernama Roy
Masing-masing pria memegang tangan dan kaki Yunna. Sedangkan 1 pria lainnya langsung memasukkan juniornya ke dalam milik wanita itu. Mereka bergilir memakai Yunna tapi tidak menciumnya.
"Ahhh jangann ahhhh ahhhh" Desah Yunna
"Jangan tapi mendesah cihh" Ucap Willy
1 jam mereka menggempur Yunna membuat nya lemas tapi puas. Para pria itu pun langsung keluar karna diperintahkan Bryant
Srett srett
Jennie menyayat kulit halus Yunna dan mengukir kata Ja**ng di wajahnya. Dia menguliti tangan kiri Yunna.
" Ahhkkk sakit "teriak Yunna
" Sakit? Ohh ini belum seberapa nona"ucap Jennie
" Bawah air campuran itu kesini"
Air campuran yang dimaksud Jennie adalah Air mendidih dicampur air cabe dan lemon. Bisa dibayangkan bagaimana perihnya kalau terkena di kulit apalagi dengan kondisi kulit yang disayat.
"Akhhh sakitt sakittt akhhh" Rintih Yunna
"Teriak lah sekerasnya Nona. Rintihamu itu sangat merdu kudengar"
Jennie terus menyayat seluruh kulit wanita itu.
"Siram dia" Perintah Jennie
Byurr
"Akhh panasssss tolongg"
"Hahahahahaaa sangat mengemaskan" Ucap Jennie
"Yeahhh wajahnya sangat lucu seperti itu"timpal Vannia dan Nianna..
"Bukan pacar gua"batin Joe dan Joi
" Buka mulutmu "perintah Jennie
"............ "
"Kenapa kau diam? " Tanya Jennie
"Seperti nya mulutmu itu sudah tidak berfungsi lagi yaaa" Seringai Jennie
Srettttttt
Jennie merobek mulut Yunna menggunakan pisau lipatnya..
Yunna hanya diam. Sakit yang amat sangat dia rasakan sekarang. Karna pisau yang mengenai ujung bibirnya sampai di bawah telinga sangat sakit.
Kemudian Jennie memotong jari² tangan Yunna dan melemparkan ke arah Adi. Tak sampai disitu, Jennie membelah dada Yunnaa dan membukanya seperti sedang membelah ikan.
Yunnaa sudah sangat lemah. Dia sudah pasrah dengan apa yang terjadi padanya.
Baru kali ini aku melihat queen sadis seperti ini" Batin Mafioso
Beralih ke Dina Jennie menyiksa Dina mulai dari kepala sampai kaki. Menyayat kuliat halus wanita itu perlahan. Menjambak rambutnya dan mengarahkan pisaunya ke wajah Dina dan mengukir JALA*G disana. Tangisan dan rintihan Dina seperti suara merdu yang didengar Queen cantik itu.
Setelah puas bermain di wajah, dia turun ke leher dan perut. Membelah nya menusuk dan DORR
Dina pun mati seketika.
Tasss Jennie menebas kepalanya dan memotong jari² tangan wanita itu.
Jennie mengarahkan pisau ke arah jantung Dina. Dan Dorrrrrr
Ternyata Adi langsung berlari ke arah Dina dan berusaha melindunginya.dia pikir itu seperti senjata yang lain. Tapi dia salah senjata itu mampu menembus 5 orang sekaligus.padahal Dina juga sudah mati tapi entahlah apa yang di pikirkan Pria Itu
"Apakah itu Queen? . Astaga aku tidak pernah melihat dia semarah ini" Gumam seorang mafioso
"Melihat ini aku takut jika aku melakukan sesuatu"
"Pacarku keren" Batin Lionel
"Psycho" Adriana dan Bryant
"Bukan adek gua" Joe dan Joi
"Aku terharu" Kata William
"Bagus nak. Mommy bangga padamu" Senyum bangga
"Calon mantu daddy "Senyum
Yaaaa mati" Ucap Jennie sedih
"Busetdah kok malah sedih dek? " Tanya Joi
"Aku belum puas main lohh kak"
"Nihh anak udah main segitu dibilang belum puas"ucap Joe menepuk jidat
"Udah ayo kita pulang, kamu pasti lelah kan sayang" Ajak Lionel
"Sini nak sama mommy. Nanti pas sampe di Mansion kita masak yaa"
"Ayoooo mom" Ucap mereka serempak
"Yaaaa mati" Ucap Jennie sedih
"Busetdah kok malah sedih dek? " Tanya Joi
"Aku belum puas main lohh kak"
"Nihh anak udah main segitu dibilang belum puas"ucap Joe menepuk jidat
"Udah ayo kita pulang, kamu pasti lelah kan sayang" Ajak Lionel
"Sini nak sama mommy. Nanti pas sampe di Mansion kita masak yaa"
"Ayoooo mom" Ucap mereka serempak