
Malam ini mereka semua bersiap untuk menyerang markas Trigon.Jennie dan Lionel sengaja tidak akan membawa pasukan karna menurut Lionel mafioso Trigon tidak di latih dengan baik. Jadi yang akan pergi ke sana hanya Lionel dkk dengan pasangan mereka masing².(upssss kita lupa Emelly dan Alex belum jadian🤧😂)
Markas Trigon
"Ahhh ahhh ahhhh fass....terr babyyyy ahhhh" Desah kenikmatan Yunna dkk
Mereka sedang melayani leader Trigon yaitu sepupu Chintya dan temen²nya yang berjumlah sembilan orang. Yahhh 4 lawan 9.
Yunna dkk memang suka berhubungan badan dengan banyak pria karna akan sangat puas menurut mereka. Mereka sering datang ke bar dan memesan banyak pria untuk pesta badan bersama².
Kedengaran menjijikan tapi mereka sangat menyukai gaya bercinta mereka.
"Heyy kau sedang apa" Mafioso Trigon memergoki Nianna
Krak.Vannia memutar kepala orang itu dan membuatnya patah.
"Upss sorry gak sengaja "
"Vannia awas"
Bukk
"Siapa kalian"
Bukk pakk dorr
Terjadilah perkelahian hebat antara mereka. Sudah banyak mafioso Trigon yang mati. Benar kata Lionel mereka tidak terlatih untuk berperang
"Terima kasih sayang" Nianna dan Vannia melakukan flying kiss pada kekasih mereka.
"Ingat woy kita di tempat apa" Tegur Adriana kesal
"Ayo kita ke ruangan kenikmatan mereka" Ucap Bryant semangat
"Apaan sihh yangg. Kamu udah gak sabar liat tubuh mereka yaa" Marah Adriana
"Bukan gitu maksud aku yangg"
"Udah ayok masuk" Jennie langsung menarik tangan Adriana
"Ahhhhhh ahhhhh owhhh yeahhhh ahhhh"
"Sayang aku akan keluar "
"Aku pengen pipis" Teriak Fani
"Ahhhhhh hahahahaha" Mereka tertawa karna keluar bersama²
"Cihhh menjijikan" Nianna bergidik
"Gak usah diliat sayang" Joi menutup mata Nianna
Brakkkkk
"Owhh tikus kecil ternyata"para lelaki itu tertawa melihat anak muda bertopeng di depannya. Sedangkan Yunna dkk ketakutan
" Kalian pergilah dari sini sayang. Biarkan kami yang urus mereka"
"Siapa kalian sebenarnya"
"Hey kau gadis kecil untuk apa kalian kesini.hmm jika milikku di masukan ke dalam milikmu pasti rasanya sangat nikmat melihat dirimu sangat kecil" Kata orang itu dengan senyum mengejek
"Berhenti disitu. Biar aku yang urus ini" Jennie menghentikan langkah Lionel yang marah akan ucapan orang itu
"Woww aku sangat terharu dengan drama di depan ini"
"Katakan siapa yang menyuruh kalian .kalian salah memilih lawan kawan" Ucap lelaki itu sambil memegang karna kesabarannya sudah habis
"Jangan seperti itu kak. Aku sangat takut" Kata Jennie dengan ekspresi sedih
"Hahahahahahahaha hahahahahahahaha" Tiba-tiba Jennie tertawa dengan sangat mengerikan
"Kau bertanya siapa aku?. Dan kau bilang apa tadi? Aku salah pilih lawan?
Ohhh sangat disayangkan."
"Kau tau? Aku adalah Queen J.dan kau yang telah salah memili lawan. Kau yang sudah bermain² denganku" Ucap Jennie dengan nada dingin dengan tatapan yang sulit di artikan
"Hadiah apa yang pantas kuberikan untukmu yaahh? Hmmm bagaimana kalau tanganmu itu saja"Jennie berjalan mendekat ke arah mereka sambil memainkan katana miliknya.
" Jangan mendekat sialan"
"Mafioso urus mereka"
"Memangnya dimana mafioso mu tuan" Bryant tersenyum mengejek
"Syuttt diamlah dan nikmati saja" Jennie tersenyum tanpa beban
"Aku akan menembakmu"
"Serang dia"
Sretttt."ahkkk"orang itu mengerang kesakitan.
"Kan sudah kubilang jangan diam tapi kalian tidak mau dengar.lihatlah tangannya udah putus.padahal tadi aku mengincar lehermu" Jennie tertunduk sedih
"Dian, Nia, Via(nama panggilan sahabatnya). Cincang mereka dan berikan kepada harimau kesayangan ku"
"Dengan senang hati queen"
"Kita pulang sayang" Lionel merangkul Jennie dan tersenyum