My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia

My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia
Panas dingin



Sudah 2 minggu Jennie heran dengan sikap Liontin, Nianna dan Vannia. Tapi dia masih bungkam untuk sementara. Dia berniat menanyakan soal ini kepada Adriana.


Lionel dan Bryant mengajak pacar mereka makan malam di luar.


Jennie pun memulai gibahnya


"Na mereka bertiga kenapa yaa. Heran aku tiba-tiba langsung berubah gitu"ucap Jennie


" Iyaa nih."


"Dirumah juga Liontin udah gak manja dan centil kayak dulu lagi" Kata Lionel


"Kayak ada yang aneh gitu."


"Mereka udah kayak gini tuh waktu kamu ingat gak Jen sekitar sebulan lalu waktu mereka bertiga datang terus bilang kalo Bryant sama Lionel lagi ke markas. Abis itu mereka keluar. Waktu mereka datang lagi kek ada yang beres gitu. Kayak murung" Kata Adriana


"Masa sihh" Tanya Lionel


"Iya sayang" Jawab Jennie


"Wuidihh udah berani sayang² niihh" Goda Bryant


"Udah sayang jangan ganggu kita lagi bicara" Tegur Adriana


"Maaf"


"Aku bakal minta rekaman hari itu" Jennie mengambil HPnya dan menelpon seseorang.


("halo queen ")


("berikan aku rekaman CCTV sekitar sebulan yang lalu. lokasi depan ruang kak Mark kutunggu 5 menit")


(" baik queen")


"buat apa kamu minta rekaman itu" tanya Adriana


"mau liat apa yang terjadi. aku curiga ini ada kaitannya sama 3 curut itu. kan mereka naksir tu 3 curut" kata Jennie


"what? " Lionel dan Bryant kaget


"udah gak usah ngegas santai aja kali" kata Jennie


"gak ngegas sayang. cuma kaget" ralat Lionel


"iyainn biar seneng" kata Jennie


Ting. bunyi pesan masuk.


Mereka kaget saat melihat rekaman itu. dimana ketiga gadis cantik yang sedang mendengar pembicaraan lelaki yang mereka cintai berkata seperti itu.


"wahh parahh nihh. aku harus kasih mereka pelajaran supaya 3 curut itu sadar bahwa mereka juga punya rasa ke mereka bertiga" kata Jennie


"maksudnya? "


"kak Mark Joi dan Joe sebenarnya udah sayang sama mereka bertiga. cuma mereka menepis rasa itu" jelas jennie


"ohh gitu.kita liat aja dehh gimana reaksi mereka ketika ngeliat Liontin, Nianna dan Vannia nyuekin mereka. jadi gak sabar dehh" kata Adriana


"ehh aku punya senjata nihh. " kata Adriana tersenyum jahat


"kenapa" tanya Jennie sedangkan kedua pacar mereka hanya diam.


"Nianna sama Vannia foto bareng Twins nihh. tapi fotonya sendiri² gak berempat gitu. tapi gak apa²dehh yang penting bisa bikin mereka panas dingin" Adriana cekikikan


"emang mereka gak di markas? " tanya Bryant


"tenang aja. mereka udah jarang banget ke markas. mungkin ini juga salah satu alasannya" kata Jennie


"pokoknya kalian ngobrol aja sama kakak. nanti aku sama Adriana pura² histeris gitu liat foto mereka" kata Jennie


"ok ayoo"


Markas BW


"Helo epribadeh nona mudah dan nyonya udah datang nihh. mana sambutannya" Nianna teriak.


"dihh jangan teriak sayang" tegur Bryant yang hanya mendapat cengiran


"Duhh budek nihh lama²" sungut Joe


"kak Mark sama kak Joi mana"


"tuhh di dalam"


"ayo masuk"


"kakak gak ke kantor? " Adriana pura² basa basi


"baru juga pulang" jawab Mark


"gimana markas bro aman? " tanya Joi


"*masuk perangkap" batin Jennie


"yeahh masuk" Adriana*


Mereka berlima akhirnya saling bercerita ini dan itu. Tiba-tiba


"Omg ini beneran" Adriana histeris


"kenapa sihhh. whattt" Jennie pura-pura kaget


"kalian kenapa sihh" tanya Lionel drama sambil jalan ke arah mereka diikuti yang lain


"Nianna sama Vannia foto bareng twin mahasiswa baru itu lohh" Adriana heboh




"ganteng semua lagi" kata Adriana


"kalah jauh lahh sama aku" Bryant pura-pura marah


Joi dan Joe mengeraskan rahang. bagaimana pun ada rasa tidak rela ketika gadis yang selama ini selalu ada di pikiran mereka tiba-tiba foto bareng kayak gitu. ditamba lagi mendengar cerita dari Adriana yang melebih-lebihkan cerita hati mereka semakin panas.


"mereka dimana sekarang" tanya Joe


"gak tau. mungkin lagi ngumpul mereka sama Liontin juga" kata Jennie sengaja


"biar kita yang jemput mereka " kata Mark cepat dan langsung bergegas menuju parkiran markas diikuti Joe dan Joi


"tuhh kan. aku bilang juga apa" kata Jennie tersenyum


"emang pinter pacarku" kata Lionel