My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia

My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia
S2. Flashback



Dilain tempat.....


"Ehh itu bukannya sih Lea yaa? Kata Edward


" mana²? "


"Tuhh yang duduk di bawah pohon mangga" kata Edward


"Wihh bener. Telpon Leo aja gimana? " tanya Adrian


"Jangan.kita samperin aja gimana? Keliatan nya tuh anak sedih banget tuhh" seru Joanna


"Kuylah"Mereka pun menghampiri Lea yang sedang duduk sendirian


"Hayy Lea "


"Ehh kalian" kata Lea sambil mengusap wajahnya


"Ngapain disini? Tanya Via


" nungguin Cia sama Zee lagi beli camilan di depan"kata Lea tersenyum


"Ohh.lu lagi gak ada masalah kan? " tanya Joanna


"Eng-engga kok. Aku baik² aja" jawab Lea


"Oke kalo gitu aku pergi dulu yaa. Mereka udah selesai belanja kayaknya" Lea cepat² pergi dari Sana


" ada yang gak beres nihh"kata Edward


"Iyaa.kita minta bantuan om sisco atau om Alex aja yokk" aja Adrian


"Tapi nanti aja yaa. Lelah banget nihh gua" kelu Edward


"Iyaa nihh. gua juga lelah" tambah Joanna


Mereka mengurungkan niat untuk menguhubungi Alex dan Sisco hacker Lionel dan Jennie.


____________


Saat Lea sampai di depan rumah terdengar suara orang bertengkar di dalam.


"Dia juga anak aku. Kenapa kamu yang ribut ngurus ini itu. Aku juga berhak " tekan ibu Lea


"Yaa kamu punya hak. Liat Lea anak kamu dia juga gitu kan. apa dia terdidik dengan baik"


"Non Lea" panggil bibi


"Kenapa bi.? " tanya Lea


"Gak Non. Bibi cuma mau nanya non Lea baik² aja kan? " tanya bibi


"Iyaa bi. Gak perlu khawatir. Aku udah besar kok" kata Lea tersenyum kecut


Lea berusaha untuk tidak terpengaruh dengan pertengkaran orang tuanya.tapi lama kelamaan lebih keras suaranya. Dia pun memutuskan untuk keluar mencari ketenganan. Padahal itu sudah jam 21.47


"Mau kemana sayang? " tanya mama Lea


Lea tak menjawab dan terus berjalan dan berhenti di sebuah taman yang sangat sepi.


"Akhhh kenapa gua harus lahir coba kenapa" Lea berteriak keras


"Gak baik lohh anak gadis di luar malam²" tegur seseorang


"Keluarin aja biar kamu tenang" kata Leo


Yaa orang itu adalah Leo. Dia baru saja mau ke tempat balapan. Tapi dia melihat siluet orang yang selalu ada di Pikirannya


"Hikkss.Leo apa gua gak pantes bahagia?. Gua udah berusaha jadi yang terbaik tapi selalu gak di anggap"


Flashback


"Selamat yaaa sayang. kamu memang kebanggaan mama papa" kata papa Lea


"bener paa? tapi inget anak kalian itu cuma aku. cuma aku paa maa.gak ada yang lain. "kata Lia kakak Lea


Sekarang kakak Lea itu telah berusia 28 tahun. sedangkan Lea baru 18 tahun. karna dari kecil selalu dimanja membuat Lia tidak tau diri.dia hanya mau dia Saja yang diperhatikan.


awal nya dia sangat menyayangi Lea. tapi saat Lea sudah mulai besar,Lia seperti tidak menggapnya ada. apalagi saat Lea duduk di kelas 8.disitulah mulai muncul masalah² dalam keluarga mereka


sebenarnya bukan cuma dari kelas 8 . dari kecil papa Lea sangat membenci nya. karna dulu Lia pernah dirawat di rumah sakit dan koma. dia menuduh Lea lahh penyebab kakak nya masuk rumah sakit.


" Kak itu punya Lea. punya kakak juga kan lebih banyak dari punya Lea"


Lia mengambil sneakers Lea. padahal punya Lia yang lebih banyak. tapi begitulahh Lia. tidak puas dengan apa yang dia punya.


"Maaa liat kakak. kan itu punya Lea. Lea mau pake itu besok" rengek Lea


"udah jangan cengeng dehh lo. ngalah aja kenapa sihh" sinis Lia dan langsung pergi ke kamar nya.


"tapi kan"


"sudah².Lea biarin aja. nanti mama beliin lagi kok yaa" bujuk mama Lea sambil mengusap rambut halus Lea


Ternyata Lia sedang melihat pemandangan yang memuakan menurutnya. dia berdecih tidak suka dengan apa yang dia lihat.


Brakkk Akhhhhh


Lia membanting pintu kasar dan Berteriak.


"sayang kamu tunggu disini yaa sayang" Mama Lea sudah was² mendengar teriakan Lia.


ketika dia membuka pintu sudah ada suami nya di dalam yang menenangkan Lia.


"Hikss Hikss"


"sayang mama gak maksud"


"pergi maa pergi. aku benci mama" tangis Lia


"Kamu tuhh gimana sihh?. sudah kubilang kan gak usah pikir in anak itu" marah papa Lea


"Tapi dia juga anak kita paa. kamu gak boleh gitu"


"kamu berenti ngomongin dia atau keluar dari sini? "


"Pokoknya aku gak mau liat mama peluk dia lagi"


"Kamu lupa?karna dia kamu hampir kehilangan putri kita ini" tegas ayah nya


"kalo aku liat mama meluk dia lagi aku bakal"


"oke² . mama janji gak bakal ngomongin dia. dia bukan anak mama oke? dia cuma orang asing di kehidupan kita" bujuk mama nya


Deggg