
Mereka berbincang banyak hal, mulai dari pertemuan mereka dan banyak kejadian lainnya.
"Sayang kau sangat menggemaskan memakai baju ini" Kata Lionel sambil mengecup seluruh wajah Jennie
"Queen Jennie" Sombong Jennie
"Sayang tolong jangan pernah meninggalkan ku. Aku tidak sanggup lagi jika kau dan mereka meninggalkan seperti ayah" Jennie mulai menangis
"Sayang lihat aku. Sampai kapanpun aku tidak akan meninggalkan mu. Aku sangat mencintai mu. Jangan pernah ada dalam pikiranmu kalau aku akan meninggalkan mu baby" Lionel menatap mata Jennie penuh cinta.
Mereka saling menatap lama hingga Lionel mendekatkan wajahnya ke arah Jennie. Mengecup lama mata istrinya..
Tiba-tiba
Cuppp
Jennie mengecup bibir Lionel tapi hanya kecupan. Ketika Jennie akan kembali ke posisi awal Lionel langsung menahan pinggang Jennie dan memperdalam ciuman mereka.
Tangan Jennie melingkar di leher Lionel. Dengan posisi Lionel berada di atas Jennie.
"Sayang" Panggil Lionel dengan suara serak
"Hmmmm" Jawab Jennie karna sudah terbawa suasana
Lionel membuka kaosnya dan lanjut mencium bibir seksi istrinya. Ciuman itu mulai turun ke leher. Lionel membuat beberapa tanda merah disana.
Jennie langsung membuka bajunya agar Lionel lebih leluasa menyentuhnya. Kini Jennie sudah tidak menggunakan apapun di badannya kecuali Lionel yang masih menggunakan Boxer.Bibir lembut Lionel terus menyusuri tubuh istrinya dan berhenti pada kedua payuda*a Jennie.
Puas bermain di payuda*a Lionel mulai turun ke bawah dan berhenti di area sensitif istrinya.
"Uhhhh mmhh" Gumam Jennie saat bibir Lionel memainkan lidahnya di bawah sana.
Lionel terus mengulum dan mengecup bagian bawah milik istrinya itu dan memainkan lidahnya. Lionel menelusuri klito*s Jennie membuat empunya semakin menekankan kepala Lionel lebih dalam lagu. Terdengar seperti suara kecupan yang sangat indah.
"Sa..yangggg" Panggil Jennie
"Hmmm" Lionel terus memainkan lidahnya
"Aku akuuu sayangg mhh" Kata Jennie terbata
"Keluarkan sayang. Tenang kamar ini kedap suara"
"Ahhh haaa haaa" Klima*s pertama Jennie keluar
Lionel menyedot cairan Jennie dan menelannya sampai bersih.
Setelah itu Lionel berdiri dan langsung membuka boxer yang dikenakannya dan memposisikan senjata miliknya ke milik Jennie.
"Tahan sayang. Ini mungkin sedikit sakit" Kata Lionel yang hanya mendapat anggukan dari Jennie
"Sakitt sayangg"
"Sebentar lagi" Kata Lionel
Awalnya sakit yang dirasakan Jennie berubah menjadi rasa nikmat yang belum pernah dirasakan sebelumnya.
Hanya suara desahan yang terdengar di dalam kamar itu. Lionel terus menggempur Jennie beberapa kali.
Karna melihat Jennie sudah mulai kelelahan Lionel mempercepat gerakannya. Dan langsung keluar dan memenuhi rahim Jennie.
"Cepat tumbuh yaa sayang" Ucap Lionel sambil mengecup perut rata istrinya
Mereka pun tertidur setelah pergulatan panas mereka.
______________________
2 bulan kemudian.
"Sayang nanti siang aku ke kantor kamu yaa" ucap Jennie
"iyaa sayang.nanti aku suru Bryant jemput kamu.nanti Liontin sama yang lain juga datang kok kita makan siang sama²" jawab Lionel
"yeayyy akhirnya" Jennie Berginggrak senang.
"Kalo gitu aku berangkat dulu yaa.Cupp" Lionel pun pergi ke kantor
Sebelum jam makan siang Jennie sudah bersiap pergi ke kantor Lionel. dia sudah sangat senang. apalagi mendengar bahwa adik ipar dan sahabatnya juga datang. dia lebih antusias.
Dia harus datang lebih dulu karna tidak mau para sahabatnya menunggu. dengan baju yang serba hitam tapi sangat bagus dilihat dia berangkat ke Kantor suaminya.
Waktu dia masuk para karyawan senior menunduk menyambut Jennie. tapi tidak dengan seorang karyawan baru dan 2 resepsionis LA Group.
"Ehh ehh mbak mau kemana? " tanya Resepsionis
"Saya mau ketemu Lionel" jawab Jennie
"Sudah buat janji? " Tanya nya lagi
"belum"
"Maaf nona tuan Lionel paling tidak suka kalo ada yang mengganggunya. ditambah lagi sebentar lagi jam makan siang. aku akan pergi dan makan dengan Lionel" kata resepsionis A tanpa embel² tuan
Karyawan lain yang mendengar itu langsung terdiam tidak ada yang berani mengatakan apa² karna Jennie sudah memberi kode jangan bicara.
"wow rupanya kau tau tentang Atasanmu itu yaa. memangnya siapa kau"tanya Jennie