
"Baik anak² kita kedatangan mahasiswi baru" Ucap dosen. "Semoga good looking" Harap mereka. "Silahkan masuk" Kata dosen."langsung perkenalkan nama"sambungnya."Jennie Queen "dingin." Yeayy Jennie ternyata 1 jurusan dengan kita"sorak Vannia senang. "Yaaa aku sangat senang"kata Nianna. " Buset dingin beut dahhh batin mahasiswa. "Silahkan duduk dekat Adriana dkk"perintah dosen. " Duhh hati² ya cantik nanti ketularan lo miskinnya"ejek mereka. "Husss mari lanjut pelajarannya. " Blaa blaa blaa".
Kring kring kring
"Jam pelajaran selesai. Sampai jumpa pertemuan berikutnya" Ucap guru.
"Kita ke kantin yukk" Ajak Jennie. "Hehe sebenarnya kita jarang ke kantin Jennie. Soalnya itu " Malu mengatakan. "Udah nanti Jennie yang traktir" Kata Jennie. "Tapi Jenn".. " Udahh ayoo "langsung narik tangan Vannia diikuti oleh Adriana dan Nianna.
Tiba-tiba. Brakkkk"uppss sorry gak sengaja. " Kata chintya. "Kamu anak baru itu kan. Kok mau sih temenan sama mereka. Ke kantin aja untung kalo setahun sekali. Canda setahun" Hahaha tawa chintya dkk. Vannia, Adriana dan Nianna menunduk karna malu sedangkan Jennie hanya diam. "Atau emang kamu gak tau ya kalau mereka itu Upss kalian cukup sadar diri aja kali yaaa" Ejek Fani. "Jen ayo kita pergi dari sini" Kata Nianna."kenapa gak punya uang ya buat makan"ejek Rosa. "Cukup" Kata Jennie. "ingat di atas langit masih ada langit.Kita gak tau sampai kapan kita ada di atas nona. Karna dunia ini berputar.Dengar nona jangan pernah kalian menghina orang lain, apalagi mereka teman²ku" Sambung Jennie . "Ayo kita pergi dari sini" Kata Jennie. "Hey awas kau anak baru " Ancam Chintya. "Baru kali ini ada yang berani sama lo" Kata Rosa memanasi
Ayah Chintya adalah seorang dekan yang berpengaruh di kampus itu.Ayah Chintya memperkaya dirinya dengan korupsi uang dari kampus mahal tersebut dengan memerintah kan kepada anak² untuk membayar iuran. Untung kejahatan nya belum diketahui tuan Vion pemilik kampus itu
Rooftop
"Hikss emang salah kalau kita gak punya uang. Kenapa kita selalu di tindas" Tangis Nianna. "Ayah andaikan ayah belum meninggal pasti aku bahagia sekarang" Ucap Adriana. Jennie hanya menyimak. "Jennie apakah kamu masih mau temenan sama kita" Tanya Vannia hati².
"Aku senang mempunyai teman seperti kalian" Ucap Jennie. "Bisahkah aku tau apa yang terjadi pada kalian? "Tanya Jennie.
"Aku di anggap bodoh oleh ayahku. Aku selalu di bully dari kecil.dan selalu dipukul ayahku.Akhirnya aku pergi dari rumah. Untung aja ada Nianna yang manggil aku supaya tinggal sama mereka di panti." Jelas Adriana
"Aku gak pernah tau siapa orang tuaku. Aku di titipkan di panti dari usiaku 1 minggu" Jelas Vannia tersenyum miris.
"Kami adalah anak yang tidak diinginkan Jennie" Sambungnya sambil menangis
"Tenang aku juga sama seperti kalian. Ibuku dibunuh didepan mataku oleh selingkuhan ayahku. Aku di usir dari rumah karna dianggap sebagai orang yang tidak akan berhasil karna aku adalah seorang perempuan. Awalnya aku jatuh tapi ketika memikirkan semuannya aku sadar bahwa yang harus kulakukan adalah membalas mereka yang selalu menindas ku.kalian harus kuat kita harus bisa lewati ini." Kata Jennie.
"Astaga ternyata gadis ikut ini juga memiliki kisah yang kelam" Ucap Vannia.
"Aku tidak seperti yang kalian lihat. Aku orang jahat. Semoga kalian tetap mau temenan sama aku ketika kalian tau siapa aku sebenarnya" Kata Jennie
"Apapun itu pasti kau melakukannya karna itu. Kau orang yang baik Jennie. Aku bisa melihat itu dari matamu" Kata Adriana.
"Aku adalah Queen mafia BlackWhite" Kata Jennie
"Apa" Kaget mereka