My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia

My Cute Girl Is The Queen Of The Mafia
Jennie Queen



Di video itu memperlihatkan bagaimana Adi memperlakukan Jennie dan ibunya sampai mereka di usir. sampai Dina mengambil pisau dan menusuk Jessica dengan beringas.


"hey turun kau dari sana" Adi ingin beranjak untuk menyeret Jennie tapi langsung di tahan Joi dan Joe.


"Ohh iyaa. Aku ingat. Dulu kau bilang anak perempuan itu mempermalukan keluarga bukan?. Lalu anak yang sering kau perintahkan untuk anak kesayangan mu itu? .


"Hey anak ja**ng turun kau dari sana" Bentak ny Dina


"Bukankah kau anakmu dan teman-temannya yang ja**ng nyonya" Jawab Jennie sinis


"Kau yang ja**ng sialan" Maki ny Dina


"Kau sama saja ja**ng seperti ibumu.pasti uang yang ibumu berikan adalah hasil dari menjual diri" Ny Dina coba mengelak


Tiba-tiba Jennie mendekat ke arah ny Dina dan PLAKKKK dia menampar pipi wanita itu hingga mengeluarkan darah di sudut bibirnya dan pipinya merah.


"Jangan pernah kau menyebut ibuku seperti itu JA**NG.tidak pantas kau menyebut ibuku dengan mulut kotor mu itu"


Tiba-tiba video ny Dina, Yunna dan teman²nya yang sedang melayani beberapa pria terputar di Slide.tentang Yunna yang selalu di suruh ibunya untuk merayu kolega bisnis juga terputar semua.


"Apa seperti itu maksudmu dengan mempermalukan keluarga tuan Adi? "


Orang tua Fani, Rosa dan Chintya sangat malu dengan kejadian ini. Awalnya mereka sangat bangga anaknya bisa berteman dengan orang terhormat seperti Yunna tapi ternyata kenyataan adalah membuat malu.


"It..uu bu-kan akuu Pa" Ny Dina mengeluarkan air mata palsunya


"Tenang sayang tenang" Tn Adi mencoba tidak mempercayai apa yang dilihatnya.


"Wahhh sungguh drama yang indah.suami yang sangat menyayangi istrinya."


" Tidak kusangka orang yang terhormat seperti mereka bisa melakukan hal² seperti ini"bisik tamu²


"Yaa teryata mereka bermuka dua"


"Sebenarnya kau siapa nona" Tanya ayah Fani murka


"kau tidak pantas untuk berada di acara seperti ini" kata ayah Rosa.


"benar ayah bahkan dia dan teman-temannya tidak punya undangan"


"Ohh aku lupa memperkenalkan diriku"


"Perkenalkan saya Jennie Queen CEO JQ group.anak yang sangat tidak diharapkan kehadirannya oleh orang yang tidak tau Terima kasih"


"Wahh ternyata CEO nya sangat mudah dan cantik"


"Diam dan dengar apa yang akan dia katakan"


"Aku berdiri disini ingin membuktikan bahwa tidak semua anak perempuan membawa kesialan bagi keluarga nya. tergantung orang tua yang mendidiknya. tuan Adi mana hasil didikanmu kepada anak kesayangan mu itu. apakah dia jadi orang besar sekarang? "


"Jennie aku akan membunuh" teriak Yunna marah dan mengarahkan Senjata yang ada di tangannya.


"Silahkan Yunna . tidak ada yang melarangmu" Jennie tersenyum manis.


"Ehh aku lupa bilang bahwa kau harus menjauh dari Lionel karna aku adalah calon istrinya"


"kau tidak pantas Jennie.ingat kau tidak punya orang tua hanya aku yang pantas bersanding dengan Lionel" Yunna tertawa penuh keyakinan.


"Kau bilang tidak pantas? CEO JQ group tidak pantas bersanding dengan Lionel?. lalu kau yang hanya mengandalkan uang orang tuamu dan mengandalkan tubuhmu itu apa itu pantas Yunna"


Dorrr. Yunna menembak Jennie tapi Jennie menangkap peluru yang akan mengenainya.


"Jennie" teriak mereka histeris


"hahaha tenang saja tembakan seperti itu tidak akan membuatku mati"Jennie tertawa


" Baiklah aku akan mulai eksekusi nya"kata Jennie


"Hahaha akhirnya kalian datang." Yunna tertawa bahagia karna Gangster yang di bayarnya sudah datang.


"sekarang kalian bunuh wanita itu"


Para gangster yang berjumlah 5 itu kaget karna melihat lawan mereka. siapa yang tidak takut dengan mafia terkejam ini.


"Dengan senang hati aku Terima Yunna."


para Anggota gangster menelan ludahnya kasar. mereka hanya berdiri kaku di hadapan Jennie. mereka saling memberi kode untuk melawan Jennie bersama².


Krakkkk. plakk bukk pakk Krakkk bukk.


Jennie menghajar mereka dengan tangan kosong seorang diri.


"Kalian tau apa yang membuat ku marah? " Jennie mendekat ke arah Adi dan Dina


"Kalian telah membunuh ibuku.dan untuk kau breng*ek kenapa kau membiarkan jala*g ini membunuh ibuku. kenapa" teriak Jennie


"Aku tidak akan memaafkan kalian.selamanya tidak akan pernah"Jennie mengucapkan itu dengan nada dingin penuh peringatan. membuat semua yang mendengar gemetar ketakutan.apalagi tatapan Jennie sekarang seperti seorang pembunuh yang ingin segera mengoyak tubuh mereka.