
Malam pun tiba dimana pertemuan dengan wanita ular akan berlangsung. Sebenarnya mommy gak ngebolehin Lionel pergi ke pertemuan itu kalo gak sama Jennie. Tapi Jennie sendiri yang nyuruh. Mau gimana lagi
"Udah siap? " Tanya Jennie
"Sayang Aku malas banget ketemu mereka" Lionel ngambek
"Cieehh ngambek. Gak cocok tau Lion" Sindir Bryant
"Biarin.Di Bryant katanya Mau di peluk"
"Ee kampret . Kapan Aku bilang gitu"
"Ohh jadi kamu gak Mau di peluk ya udah Aku peluk kak Willy aja. Sini kak"
"Sini sayang ku. Udah lama kita gak pelukan" Balas Willy
"Setan kenapa gak bilang kalo di belakang Ada Adriana"
"Kamu gak nanya" Lionel pura² bodoh membuat Bryant geram
"Sayang aku juga Mau di peluk" Rangek Bryant sambil memeluk Adriana
""Cieehh ngambek. Gak cocok tau Lion" Lionel menirukan gaya bicara Bryant tadi
"Udah cepetan. 26 menit lagi udah jam 7 lohh. " Kata Jennie
"Kak Sisco, Willy, Joe, Joi, Mark siap kan" Tanya Jennie
"Siap gak siap Jenn. Kakak malas banget ketemu mereka Jennie" Sungut Mark. "Mending jalan² sama Liontin" Sambungnya
"Ikutt atau gak ketemu" Ancam Jennie
"Iyaa dehh iyaa"
Jennie melarang Liontin, Vannia dan Nianna ketemu mereka untuk sementara.kalo gak di ancam seperti itu Mana Mau mereka ikutt Lionel. Jennie suruh mereka ikutt Karna disana pasti chintya dkk ikut
"Selamat datang tuan Lionel" Dina melembutkan suaranya membuat Mereka muak
"Hmm malam" Kata Lionel dingin
"Ohh kenalin ini anak tante sama temen²nya" Kata Dina menunjuk Yunna dkk yang di balas tatapan tidak suka dari pada laki²
"Katanya kalian 1 kampus Yaa. Udah saling kenal dong berarti" Tersenyum
"Kami tidak mengenal mereka nyonya"
"Kenapa menunda waktu nyonya" Tanya Bryant
"Maaf anda bukan tante saya.jadi bicara formal saja" Kata Lionel yang hampir membuat mereka tertawa karna melihat Ekspresi Yunna menahan malu
"Kami melakukan Kerja sama dengan tuan Adi. Kenapa kalian yang datang" Tanya Lionel.
"ohh itu. suami saya sibuk jadi kita yang wakilkan"
"Ahh ok. Yunna tuangkan wine untuk tuan Lionel
" Ini tuan"Yunna menyodorkan gelas dengan sengaja menjepit kedua bela dadahnya agar terlihat lebih padat.
Lionel hanya melihat wine itu
Yunna dkk kesal Karna mereka terlihat seperti tidak tertarik melihat tubuh mereka yang seksi.
"Kenapa mereka juga disini" Tanya Willy
"mereka hanya menemaniku saja tuan. gak apa² kan" Tanya Dina dengan nada manja membuat Bryant dkk jijik mendengarnya.
Dina memberi kode kenapa anaknya dan yang lain untuk duduk masing² di Kursi samping Lionel dkk.
"saya permisi Yaa Semuanya. saya sibuk soalnya" Dina pura²
"maaf tuan apakah kalian impotent? " Tanya Rosa penasaran Karna baru kali ini lelaki gak tertarik sama tubuh mereka. biasanya ketika mereka datang ke Club Ada lelaki yang langsung akan memuaskan mereka.
"maaf saya sudah punya tunangan" kata Lionel sambil tersenyum misterius.
"ohhh kita gak tau. tapi kan belum sah boleh dong sekedar " rayu Rosa
"boleh ka saya bertanya nona²" Tanya Mark
"ohh silahkan tuan. apa pun pertanyaannya pasti saya jawab" manja Fani
"ohh tidak nona. dengar apa yang akan di katakan laki² mulut pedas ini padamu" batin mereka terkikik
"apakah kalian tidak punya uang membeli baju?. setidaknya minta ke teman kalian yang kaya itu" menunjuk Yunna. "Karna Aku tidak akan tertarik. sekalipun kalian telanjang di depan kami"Mark sangat jengkel mengingat sifat mereka
"dan asal kalian tau nona kami sering bepergian keluar jadi banyak wanita yang yang hanya untuk memuaskan kami. lebih cantik bahkan lebih mulus dari kalian." sambung Joi dan mereka pun langsung keluar dari tempat itu.
"Hahahahahahahahaha"
Sekedar info.
Waktu di cast author salah nama. Alex itu seharusnya Willy. jadi Alexnya author buang aja Yaa😆