
Sisco kaget mendengar penjelasan Emelly.setelah 20 menit akhirnya Emelly agak tenang.
"Dimana Chelsea sekarang"
"Untuk apa kau menanyakannya. dia sudah terlalu sakit dengan segala perlakuanmu.kau sangat tidak peka" Emelly masih kesal
"Lex dia mengatakan Kau tidak peka" goda Bryant
"ini serius tau. jangan pernah mengalihkan pembicaraan" Emelly berusaha keras agar pipinya tidak merah
"tolong bantu aku. katakan Chelsea dimana sekarang"
"aku tidak mau mengatakannya"
"tolong lahh Mell bantu aku" Sisco berlutut dan memohon
"Hmmm baiklah aku akan mengatakannya"
"tapi ingat jangan pernah buat dia menangis lagi. jika memang kau tidak punya perasaan kepadanya setidaknya jangan beri dia perhatian. tapi jika kau merasa dia penting dalam hidupmu kau harus perjuangan kan dia" kata Lionel
"Benar" all
"dia di taman di jalan xx"
Sisco langsung pergi ke taman yang di katakan Emelly. dia sangat khawatir karna ini sudah malam.
Disisi Chelsea dia masih menangis. dia memutuskan untuk menghapus semua perasaan yang dimilikinya untuk Sisco.
Sisco berdiri di belakang melihat Chelsea sedang duduk dan menatap langit.Dia menelpon Chelsea tapi tidak diangkat.
"kenapa kau tidak mengangkat nya" tanya Sisco
"Ehh ka...u di si. ni" Chelsea kaget dan menghapus air matanya.untungnya di taman itu lampunya temaram jadi tidak terlalu terlihat mata sembab Chelsea.
"kenapa kau disini" tanya Chelsea menunduk. dia tidak berani menatap Sisco.
"seharusnya aku yang bertanya kenapa kau disini"
"aku melihat pemandangan" jawab Chelsea
"melihat pemandangan malam hari"
"yaa aku tidak sadar kalau sudah malam" chelsea terkekeh menyadari kebodohannya
"pemandangan apa yang kau lihat di malam gelap begini" tanya Sisco
"hidupku" Chelsea tersenyum miris
"Heehhh aku akan kembali. sampai ketemu besok Sisco"
Sisco langsung menarik Chelsea ke dalam pelukannya. dan membisikan sesuatu yang membuat Chelsea tersipu
"aku tau kau pasti berpikir kalau aku membual. tapi inilah kenyataannya. aku sangat mencintaimu.tidak tau semenjak kapan. tapi aku selalu menepis perasaanku itu. sekarang aku sudah menyadari nya. tolong maafkan aku. " Sisco melonggarkan pelukannya dan menatap Chelsea.
Chelsea hanya menangis terharu.
"jangan menangis lagi. aku tidak ingin kekasihku menangis di depanku"
"siapa yang jadi kekasihmu"
"kau"
"kapan"
"sekarang"
"aku tidak mau"
"kalau begitu aku akan pergi "
chelsea langsung menarik sisco dan memeluknya erat.
"enak aja baru datang udah main pergi"
"jadi"
"what"
"be mine"
"yess I want"
"thank you baby"
Flashback off
"aku yakin sekarang kakak akan lebih semangat lagi bekerja"
"enak aja. kakak dari dulu selalu semangat yaa" Chelsea cemberut
"iyaa dehhh kak sorry" Jennie tersenyum imut
"tinggal 2 hari lagi ulang tahun ja**ng itu.dia merencanakan sesuatu untuk Lionel dan mempermalukan kalian di depan kolega mereka. mereka juga menertawakan kita sebagai pimpinan JQ group yang tidak menyelidiki kasus mereka. heehh mereka pikir kita bodoh padahal itu memang rencana kita" Emelly tersenyum meremehkan
"kita akan pergi ke markas Trigon.dan kita akan membuat ja**ng itu malu. sekalian aku ingin membuat perhitungan dengan mafia tikus itu. sudah bermain2 denganku" Jennie tersenyum smirk
"baby kau sangat imut tersenyum seperti itu" kata Lionel mengecup pipi kekasihnya
Astaga Lionel!. semua orang disana menatap heran sepasang kekasih itu. bagaimana tidak. senyum mengerikan seperti itu di bilang imut. mereka tidak habis pikir dengan jalan pikiran Lionel