
" Gimana vin?. " Tanya Aldi setelah beberapa lama Vino berkutat dengan laptopnya.
" Bentar.... Nih akhirnya ketemu. Dia ada di vila jauh kota Al. " Jawab Vino.
" Lo yakin ini bukan jebakan?. Takutnya kita cuma dipancing kesana padahal Kinara ga ada disana. " Ucap Dirga.
" Kita ga akan tau sebelum kita kesana. " Jawab Aldi.
" Apa kita perlu minta bantuan?. " Tanya Vino.
" Ga perlu kita berlima cukup. " Jawab Aldi.
" Tapi yang kesana cuma kita bertiga 2 orang harus tetep ada disini untuk antisipasi kalo ini jebakan. " Jawab Aldi.
" Vin, Ga lo berdua tetep disini tunggu kabar dari gue. " Ucap Aldi mulai menyusun strategi.
" Gue Alfa sama.. " Aldi menatap Gabriel karena tidak tau namanya.
" Gabriel. " Jawab El.
" Gue, Alfa sama Gabriel yang bakal kesana. " Aldi mengulangi perkataannya.
" Yaudah ayo kita berangkat. " Ajak Alfa.
" Lo yang bawa mobil. Gue harus ganti baju. " Ucap Aldi.
Mereka bertiga pun pergi menuju lokasi Kinara menggunakan petunjuk lokasi yang ditemukan oleh Vino.
~
Pria yang menculik Kinara masuk kedalam kamar tempat Kinara disekap. Kinara terlihat masih tenang karena dia percaya bahwa keluarganya akan segera datang untuk menjemputnya.
" Kayanya lo tenang banget ya. Padahal gue mau bawa lo pergi jauh dari sini. " Ucapnya.
" Karena gue percaya bakal ada yang dateng buat jemput gue. " Jawab Kinara tenang.
" Semoga mereka ga telat karena 2 jam lagi kita bakal ke bandara. Gue udah nyiapin semua hal buat kita pergi."
" 2 jam lebih dari cukup untuk mereka sampai kesini. " Jawab Kinara.
" Tapi ga akan semudah itu lo pikir gue ga mempersiapkan semua?. Gue punya plan B Kinara. Gue udah naroh banyak bodyguard di sekitar Vila. Jadi dalam jarak 5 Km mereka akan terdeteksi terus gue akan bawa lo ke gedung tua di sebelah vila. Kalo mereka bisa sampe disana itu akan jadi tempat eksekusi gue dan lo akan jadi umpan. " Ucapnya membuat Kinara terkejut.
" Alfa ga bisa berantem. " Batin Kinara seketika panik khawatir jika Alfa ikut datang.
" Siap-siap buat say goodbye ke temen kesayangan lo itu. " Ucap Lian tersenyum puas meninggalkan Kinara.
" Ya tuhan please jaga Alfa. " Batin Kinara dalam hati.
~
Diperjalanan menuju vila Aldi sudah berganti baju menjadi serba hitam dan juga topi. Kurang beberapa kilo meter lagi mereka sudah sampai di lokasi.
Pengawal yang bertugas untuk berjaga langsung melaporkan hal itu kepada bosnya.
" Ada mobil hitam menuju kesini bos. " Ucap Pengawal itu.
" Oke kalian berdua jalankan plan B bawa kinara ke gedung tua sebelah vila. Ikat dia dikursi. " Perintahnya.
" Baik bos. " Kedua pengawal lainnya melakukan apa yang bosnya perintahkan.
Sesampainya di gerbang vila Aldi meminta Gabriel dan Alfa untuk berada dibelakangnya.
" Disini ada banyak penjaga. Kalian jalan dibelakang gue. " Ucap Aldi dibalas anggukan oleh keduanya.
Perlahan-lahan Aldi masuk kedalam gerbang dan melumpuhkan satu persatu penjaga tanpa menimbulkan suara.
Di gedung tua penculik itu sudah berada di lantai yang sama dengan Kinara. Ia membuka lakban yang menutup mulut Kinara.
" Wah ternyata lo bener-bener perempuan idaman ya. Sampe- sampe ada 3 orang laki-laki yang nyari lo. " Ucapnya.
" Apa tujuan lo ngelakuin semua ini ha!!. " Teriak Kinara sambil berusaha melepaskan diri.
" Tujuan gue?. Gue cuma pengen bahagia. " Jawabnya tersenyum.
" Karena lo mirip sama nyokap gue. " Kinara masih bingung dengan perkataannya.
" Oke gue bakal cerita sama lo. Keluarga gue hancur cuma gara-gara ke egoisan bokap gue. Dia selingkuh dari mama padahal mama orang yang paling sayang sama keluarga. Tapi ******** itu udah nyakitin mama. Mama meninggal karena sakit dan itu semua karena pengkhianatan bokap gue. Dan lo tau apa yang gue lakuin sama dia?. Gue bunuh dia dan selingkuhannya mayatnya gue bakar di rumah perempuan ****** itu!. Supaya orang-orang ga bakal curiga kalo gue yang udah bunuh mereka. " Ucapnya sinis membuat Kinara benar-benar terkejut.
" Ni orang bener-bener gila. " Batin Kinara.
" Dan sekarang gue cuma mau hidup bahagia sama lo. Siapapun yang ngehalangin rencana gue bakal mati. " Ucapnya.
" Lo pikir dengan lo nglakuin ini semua lo bakal bahagia?. " Tanya Kinara dengan tatapan tajam.
" Of course. Kenapa engga gue hidup sesuai keinginan gue. " Jawab Lian.
" Bahagia macam apa yang ngebuat banyak orang menderita!. " Ucap Kinara penuh penekanan melampiaskan kekesalannya.
" Lo gaperlu ngatur cara gue bertindak. Lo cuma perlu bahagia sama gue nanti!. " Jawabnya mencengkram dagu Kinara. .
" Udah sampe mana mereka?. " Tanyanya kepada salah satu penjaga.
" Mereka sudah sampai di vila. " Jawabnya.
" Oke kirim vidionya sekarang. " Perintah penculik itu kembali menutup mulut Kinara dengan lakban.
~
Setelah lama mencari Aldi, Alfa dan Gabriel tidak berhasil menemukan Kinara. Mereka berkumpul di sebuah ruang keluarga di lantai atas.
Tiba-tiba semua lampu mati membuat mereka bertiga was-was. Sebuah layar proyektor nyala menampilkan Kinara sedang diikat. Matanya dan mulutnya ditutup. Video itu memperlihatkan Kinara sedang berusaha melepaskan diri.
" Kia!. " Ucap Alfa geram ingin langsung pergi menemukan Kinara.
" Stop ini bisa jadi jebakan. Kita gatau Kinara ada dimana. " Ucap Aldi menahan Alfa.
Gabriel berjalan menuju arah balkon dan membuka sebagian tirai, yang memperlihatkan sebuah gedung tua yang tidak jauh dari Vila.
" Kayanya Kinara ada disana." Ucap Gabriel membuka seluruh tirai.
" Tunggu apa lagi ayo kita kesana. " Ajak Alfa.
" Jangan gegabah. Kita gatau apa yang mereka rencanain. " Ucap Aldi.
" Gue janji siapapun yang ngelakuin ini bakal gue hajar abis-abisan. " Ucap Alfa penuh amarah.
" Terus kita harus gimana?. " Tanya Gabriel pada Aldi.
" Gue akan masuk duluan. Kalian ikutin dari jauh. "
Mereka bertiga mulai pergi menuju gedung tua. Aldi yang dasarnya adalah seorang Tentara pasukan khusus sangat hati-hati saat berjalan masuk kedalam gedung. Dengan kejelian matanya Aldi mulai menembak satu persatu CCTV yang dipasang.
" Dia bener-bener hebat bahkan dia tau kalo ada CCTV. " Ucap Gabriel mengamati Aldi.
" Gimana ga hebat dia Kapten pasukan khusus. " Jawab Gabriel.
" Jelas aja. Udah ayo kita ikutin. " Ajak Gabriel.
" Bos gawat semua CCTV ditembak sama salah satu dari mereka. " Ucap salah satu penjaga.
" Tenang aja. Diluar masih banyak yang ngawasin mereka. " Jawabnya santai.
Setelah naik ke lantai 5 akhirnya Aldi sampai di tempat Kinara disekap. Disana terlihat sepi dan hanya ada Kinara.
Kinara yang mulutnya masih dibekap namun matanya sudah dibuka berusaha memberitahu kode pada Aldi.
Seketika ada banyak penjaga yang menyerang Aldi dari belakang. Dengan reflek yang sangat baik Aldi langsung berbalik menembaki dan menghajar semua penjaga itu.
Dengan keahlian bela dirinya sekitar 20 penjaga bertubuh kekar mampu Aldi kalahkan. Saat semua anak buahnya tumbang barulah penculik itu keluar dari persembunyiannya.
" Wah ternyata kemampuannmu benar-benar hebat. Kapten Aldi. " Ucap Lian penuh penekanan.
" Lo!!.. " Ucap Aldi terkejut.