My Body My Pride

My Body My Pride
27. Akhirnya Menemukan Kebahagiaan.



Setelah mengetahui kebenaran Devan, kini Caterine mulai membuka hati untuk Devan. Meski Caterine pernah trauma akan kejadian masa lalunya bersama Dirga, tapi kali ini ia harus benar-benar bisa melupakan Dirga.


Sebab karena Dirga lah Caterine merasa jatuh cinta, kemudian sakit hati. Perasaan Caterine yang dulu pernah ada untuk Devan kini ia coba hadirkan kembali. Meski dulu hanya cinta monyet tapi Caterine selalu berharap jika cinta sejati itu memang ada.


Kini disaat Caterine sudah mengetahui kebenaran tentang Devan, ia ingin mencoba membuka hatinya kembali. Walau bagaimanapun Caterine ingin merasakan hidup yang bahagia. Begitupun dengan Devan yang masih sama-sama memiliki perasaan yang sama seperti dulu.


"Apa kamu mau menikah denganku Caterine?" tanya Devan yang berlutut dihadapan Caterine.


"Apa ini tidak terlalu cepat Dev?" tanya Caterine balik.


"Aku rasa tidak, aku ingin kita segera bersama," tambah Devan.


Untuk beberapa saat Caterine berfikir tentang hubungannya bersama Devan. Walau bagaimanapun Caterine berhak bahagia.


"Tapi apa kamu benar-benar mencintaiku Dev?" tanya Caterine ragu.


"Ya Caterine tentu, sudah sejak lama aku sudah mencintaimu. Bahkan hingga detik ini aku masih mencintaimu," lirih Devan.


Mendengar kata-kata Devan membuat Caterine terharu. Caterine merasa bahagia saat Devan mengatakan itu semua.


"Baiklah kalau begitu, aku bersedia menikah denganmu Dev," ujar Caterine dengan pipi yang kemerahan.


"Benarkah Caterine?" tanya Devan sekali lagi.


Hingga suatu hari datanglah hari bahagia itu. Hari ini adalah hari di mana Caterine dan Devan untuk melangsungkan acara pernikahan. Acara pernikahan mereka di adakan disebuah gedung yang sangat mewah.


Setelah semua keluarga berkumpul, kini saatnya Devan mengucapkan sumpah untuk berjanji sehidup dan semati dengan Caterine. Rangkaian acara sakral pun sudah selesai dilaksanakan. Mereka kini sudah resmi menjadi pasangan suami istri.


Caterine merasa bahagia bisa menikah dengan Devan. Begitupun dengan Devan yang merasa sangat bahagia karena akhirnya ia bisa menikah dengan Caterine. Mereka pun kini hidup dengan bahagia.


Beberapa bulan kemudian Dirga datang mendatangi Caterine untuk meminta maaf. Meski awalnya Caterine sangat membenci Dirga, tapi seiring berjalannya waktu Caterine bisa memaafkan Dirga.


Walau bagaimanapun Caterine merasa bangga dengan tubuh yang pernah ia miliki, karena tubuhku adalah kebanggannku. Meski Caterine pernah sangat gemuk, tapi kini ia bersyukur karena tubuhnya tidak seperti dulu.


Begitupun dengan Devan yang bekerja keras dengan berolah raga rutin setiap hari sehingga akhirnya ia bisa memiliki tubuh yang atletis seperti sekarang ini. Di dalam hidup sebaiknya kita lebih banyak bersyukur atas apa yang kita miliki.


Dirga merasa menyesal karena sudah mengkhianati Caterine. Kini dia pun menjadi keluarga yang sederhana. Meski awalnya Dirga memiliki banyak harta tapi kini ia harus menerima kenyataan bahwa seluruh hartanya telah diambil alih oleh ayahnya Angeline.


Sekarang Dirga juga harus mempertanggungjawabkan segala perbuatannya kepada keluarga Angeline. Dirga juga merasa sangat menyesal karena dulu pernah menyakiti Angeline dan berusaha mengambil beberapa keuntungan dari perusahaan ayah Angeline.


Kini Dirga harus hidup sederhana dan memulai semuanya dari nol lagi. Apa yang kita tanam itulah yang kita tuai. Begitupun dengan perbuatan baik yang kita tanam maka kebaikan pula yang akan kita dapatkan.


Begitupun sebaliknya jika kejahatan yang kita tanam maka kejahatan lah yang akan kita dapatkan.


Tamat..