MISFITS INCEPTION

MISFITS INCEPTION
Episode 07



Perusahaan Grup Lexxa.


.


Yuta yang masih kesal karena kekacauan yang terjadi diacaranya beberapa hari lalu, membuat para pengawalnya terus terkena amukan darinya.


.


"Cari gadis itu sampai ketemu! dia sudah mengacaukan acaraku!!" Tegas Yuta, yang masih kesal karena belum mendapatkan informasi apapun tentang Jisuu.


.


"Permisi Tuan, anda kedatangan tamu dari Perusahaan Lebel V, mereka menunggu anda diruang tamu khusus" Ucap seorang pegawai dikantor Yuta.


.


Amarah Yuta seketika meredam, dia mulai bersiap pergi menemui tamu itu.


.


Ruang Tamu Khusus...


.


Winwin dan Lucas berada disana dia sedikit kaget ketika pemilik dari perusahaan Lebel V datang langsung padanya.


.


"Apa yang membuat kau datang langsung kesini teman" Tanya Yuta.


.


Winwin tersenyum, ini benar-benar tidak seperti biasanya karena Winwin tidak pernah tersenyum.


Yuta sebagai teman dekatnya merasa ada yang aneh pada Winwin, bahkan Lucas juga sedikit merinding melihatnya.


.


"Aku ingin meminta bantuanmu" Ucap Winwin, sambil tersenyum.


.


"Katakan saja apapun itu" Jawab Yuta.


.


"Apa kau tau gadis yang membuat kekacauan di acaramu beberapa hari lalu?" Tanya Winwin.


.


"Aku masih menyelidiki gadis itu, identitasnya sangat sulit ditemukan" Jawab Yuta.


.


"Kenapa begitu? bukannya kau sangat ahli dalam menyelidiki seseorang" Tanya Winwin.


.


"Entahlah, kali ini begitu sulit sepertinya dia sudah memalsukan identitasnya begitu lama, bahkan wajahnya tidak bisa diselidiki" Jawab Yuta.


.


"Dia sepertinya bukan gadis biasa" Ucap Winwin.


.


"Hanya ada satu orang yang sangat ahli membuat identitas palsu dengan begitu rumit, tapi dia sudah meninggal satu tahun lalu, Namanya Judy Miller" Ucap Yuta.


.


"Sepertinya dia memiliki hubungan yang begitu dekat dengannya sebelum dia meninggal" Ucap Winwin.


.


"Judy Miller, memiliki satu anak angkat tapi dia seorang laki-laki" Ucap Lucas.


.


"Aku tau dimana gadis itu berada" Ucap Winwin.


.


"Dimana dia cepat katakan padaku" Ucap Yuta.


"Jika dugaanku benar, dia bawa oleh Taeyong" Ucap Winwin.


.


Yuta terdiam sejenak ketika Winwin mengatakan bahwa gadis itu bersama dengan Taeyong.


Bagaimanapun dia tidak bisa berurusan dengan Grup Libertix, karena kekuasan Libertix lebih kuat.


.


"Aku menginginkan gadis itu, bisakah kau membantuku?" Ucap Winwin.


.


"Lebel V, memiliki akses yang cukup kuat juga jika kita bekerja sama, kita bisa mengalahkan Grup Libertix" Batin Yuta.


.


"Tapi Aku penasaran, Apa yang membuat Winwin begitu tertarik dengan gadis itu" Batin Yuta.


.


"Kita harus menyusun rencana terlebih dahulu, karena yang akan kita hadapi bukan orang lain tapi Grup Libertix" Tegas Yuta.


.


"Tunggu Aku, kita pasti akan segera bertemu....." Batin Winwin.


.


.


.


Doyoung baru saja kembali ke perusahaan sambil membawa data penting tentang identitas Jung Jisuu.


.


Walaupun ini data asli dari Jaehyun tapi tetap saja rumit saat dibaca, begitu banyak nama yang dimiliki Jisuu.


.


Ruangan CEO...


.


"Aku ingin menemui sahabatku, dia pasti khawatir karena Aku tidak kembali kerumah selama 5 hari!!" Teriak Jisuu.


.


"Aku tidak mengijinkan kau pergi, terlalu bahaya jika kau pergi sendirian" Ucap Taeyong.


.


"Apa kau menganggapku anak kemarin sore?" Tegas Jisuu.


"Aku tidak menganggapmu seperti itu, tolong diam Aku sedang bekerja" Jawab Taeyong.


.


"Ijinkan Aku pergi selama 2 hari saja, Aku berjanji tidak akan terjadi apapun padaku" Ucap Jisuu, dengan bersungguh-sungguh.


.


Doyoung masuk kedalam ruangan Taeyong, dia sudah terbiasa melihat Taeyong yang selalu berdebat dengan Jisuu.


.


"Hey, bukannya dia si kacamata itu" Ucap Jisuu.


.


"Namaku Kim Doyoung, kau bisa memanggilku Doyoung atau Doy" Ucap Doyoung, yang sedikit kesal karena terus dipanggil si kacamata.


.


Doyoung berjalan menghampiri meja Taeyong, dan Jisuu terus memandanginya tanpa henti.


"Kau lumayan tampan berpakaian seperti itu, Apa kau punya pacar? jika tidak apa kau mau kencan denganku?" Ucap Jisuu, yang disengaja agar Taeyong kesal.


.


Doyoung merasa tertekan dengan situasi saat ini,


"Ah, kenapa panas sekali ya disini" Ucap Doyoung, yang mengalihkan pembicaraan.


.


"Aku akan membantu melepaskan jaketmu, agar kau tidak kepanasan" Ucap Jisuu, dengan kedua tangannya yang memegang jaket Doyoung.


.


Brukkkkk~~~


Taeyong berdiri sambil memukul mejanya, Doyoung kaget karena suasana yang begitu hening tiba-tiba jadi berisik.


.


"Bukannya kau mau berlibur selama dua hari? kalau begitu pergilah dan bawa ponsel ini" Tegas Taeyong, sambil melemparkan ponsel ke arah Jisuu.


.


Jisuu dengan sigap menangkap ponselnya lalu menyeringai senang, diapun pergi meninggalkan ruangan.


.


Doyoung masih waswas karena Taeyong sangat menakutkan saat sedang marah.


"Apa kau senang diperlukan seperti itu olehnya?" Tanya Taeyong.


.


Deg..


.


"M-mana mungkin k-kau jangan bercanda" Ucap Doyoung, dengan terbata-bata.


.


"Lupakan! Apa kau sudah dapat informasi tentangnya" Ucap Taeyong.


.


Doyoung mengeluarkan data yang sudah dia baca dan pahami sebelumnya, karena sangat rumit butuh seharian untuk dia memahami data tentang Jung Jisuu.


.


Doyoung juga menyelidiki data lain yang dia dapat dari dokumen itu, begitu banyak hal yang dia dapat dari data itu.


.


.


Bersambung....