
Keesokan Harinya...
Perusahaan Lebel V.
.
"Ada kiriman paket untukmu, dari Jisuu" Ucap Lucas.
.
Winwin langsung mengambil paket itu dan segera membukanya, wajahnya terlihat sangat penasaran.
.
Namun ekpresi itu seketika menghilang, dan dia terlihat begitu kesal.
"Apa yang Jisuu kirimkan?" Tanya Lucas, sambil menghampirinya.
.
Lucas melihat isi paket itu, dan ternyata isinya.. Gaun yang Winwin kirim untuk dikenakan Jisuu di acara pertunangan Wonwoo.
.
Perusahaan Libertix.
.
Taeyong sedang sibuk mengecek data-data perusahaan di ruangan pribadinya.
.
Buuk!!
Seseorang masuk kedalam ruangan tanpa mengetuk pintu.
"Aku akan kembali ke Busan sekarang" Ucap Jisuu.
.
Taeyong tertegun dan menghentikan pekerjaannya, Dia berdiri dan menghampiri Jisuu.
.
"Aku akan tinggal di Busan sekitar 1 sampai 2 bulan, Aku tidak peduli kau mengijinkannya atau tidak, Aku akan tetap pergi" Tegas Jisuu.
.
"Kenapa begitu tiba-tiba? bukannya tiga hari lagi acara pertunangan sahabatmu? Tidakkah kau mau menunggu kepulanganmu ke Busan?" Tanya Taeyong.
.
"Tidak! Aku tidak akan datang ke acara pertunangannya, Aku tetap akan pergi ke Busan" Jawab Jisuu.
.
"Kau tidak bisa pergi dariku karena Aku berhak melarangmu! apa kau lupa kalo kau masih punya kontrak denganku selama 2 bulan lagi" Ucap Taeyong.
.
"Persetan dengan kontrak itu! tidak peduli kau mengarahkan semua bawahanmu untuk menangkapku, Aku akan menghabisi mereka yang menghalangi jalanku" Tegas Jisuu, dengan sorot mata yang begitu tajam menatap Taeyong.
.
"Aku tidak akan menyuruh mereka untuk menangkapmu saja, Aku akan menyuruh mereka untuk membunuhmu juga" Tegas Taeyong.
.
Doyoung yang sedari tadi hanya nyimak di pojokan sambil makan biskuit, langsung membelakak mendengar perkataan Taeyong.
.
"Kalau begitu perintahkan saja mereka semaumu! Toh walaupun takdirku akan berakhir sekarang, Aku tidak akan mati disini!" Tegas Jisuu, lalu pergi meninggalkan ruangan itu.
.
"Perintahkan semua orang diperusahaan ini untuk menangkap Jisuu! Jika dia sampai melawan, Aku tidak akan melarang kalian untuk membunuhnya." Tegas Taeyong.
.
Lift...
"3 Hari lagi adalah hari kepulangan Madam Judy yang ke 1 tahun, bagaimana bisa Aku sampai tidak mengingatnya"
.
"Untungnya, Aku mendapatkan notif dari emailku dan langsung segera bersiap-siap untuk pergi ke Busan"
.
"Madam Judy pernah memberikan pesan untukku saat usiaku masih 14 tahun, saat itu dia akan pergi untuk misinya yang sangat berbahaya"
.
"Dan dia berkata bahwa jika dia mati, Aku harus berada dirumah setelah 1 tahun kematiannya"
.
"Aku harus berada disana karena, Akan ada seseorang yang akan datang menemuiku"
.
"Madam Judy bilang, bahwa orang itu juga datang dari Panti Asuhan yang sama denganku"
.
"Aku ingin tau, siapa dia"
.
"Aku sudah menunggu lama untuk hari ini"
.
"Aku tidak boleh mati untuk saat ini, sampai Aku bertemu dengan orang itu"
.
Pintu Lift terbuka namun Jisuu tidak ada disana, yang ada disana hanya kopernya saja.
Para petugas yang berjaga kaget dan langsung masuk kedalam mencari Jisuu.
.
Buukk!!
.
Tendangan Jisuu yang menghantam kepala penjaga itu, membuatnya langsung terbaring karena terbentur dinding Lift.
Jisuu ternyata bersembunyi seperti Laba-laba diatap lift itu, dia langsung turun setelah menjatuhkan satu penjaga.
Jisuu menarik kopernya dan bersiap untuk menaiki koper itu, agar pergerakannya cepat menuju pintu keluar.
.
Koper itu menggelinding dengan cepat menuju arah pintu keluar,
"Cepat tutup pintunya dan jangan biarkan dia sampai lolos!" Teriak salah satu penjaga yang mengejar Jisuu.
.
Pintu perlahan mulai menutup, namun Jisuu tetap percaya diri bahwa dia akan keluar tepat waktu.
.
Buukkk!!
.
Benar saja, dia berhasil keluar dan pintu itu terkunci, para penjaga butuh waktu untuk membukanya kembali.
Jisuu merapihkan rambut dan bajunya lalu berjalan dengan begitu anggun, didepan para penjaga yang terkunci didalam gedung.
.
Sebagian penjaga terpesona melihat aksi Jisuu yang begitu berani berlagak sombong didepan para anggota Libertix.
Ada juga sebagian yang marah karena Jisuu terlihat seperti meremehkan kemampuan mereka.
.
Jisuu bahkan sampai menunggu taksi didepan gedung itu, dia terlihat sangat santai dan merasa seolah tidak terjadi sesuatu yang buruk padanya.
.
"Kapan pintu ini terbuka" Teriak slaah satu penjaga yang kesal.
.
"Seseorang telah menghack sistem dan mengambil alih keamanan gedung ini! dia memblokir pintu ini saat pintu terkunci, mungkin Nona Jisuu sudah memikirkan hal ini akan terjadi" Ucap Penjaga keamanan, yang berusaha membuka akses pemblokiran pintu.
.
Semua penjaga tercengang mendengarnya, Jisuu yang terlihat lemah dimata mereka selama ini.
Ternyata dia seorang gadis yang begitu licik dan pintar, dia bahkan bisa membobol sistem keamanan gedung Libertix tanpa diketahui oleh penjaga situs keamanan.
.
"Sepertinya kalian selama ini meremehkan Nona Jisuu" Tegas Doyoung, yang baru saja sampai dilantai utama.
.
"Syukurlah Jisuu selamat, Aku senang dia tidak terluka sedikitpun" Batin Doyoung.
.
Doyoung menatap Jisuu yang terus tersenyum kearah mereka sambil menunggu taksi datang.
.
"Semua akses pintu keluar bahkan telah dikuasai olehnya, dia sepertinya tidak melakukan pelarian ini sendirian" Ucap Penjaga keamanan, yang sudah mengecek seluruh pintu keluar digedung ini.
.
"Tentu saja dia tidak sendirian, Jisuu itu anak angkat Madam Judy, pasti orang-orang dibawah kendalinya ikut serta membantu dia" Ucap Doyoung.
.
Seluruh orang yang mendengar semakin tercengang, ketika mendengar Jisuu adalah anak angkat Madam Judy.
.
Madam Judy dikenal karena pangkatnya yang berbeda satu pringkat dibawah Grup Libertix dan berada diatas Lebel V.
.
Tiga Pringkat terkuat di Dunia Bawah dan memiliki banyak akses di pasar gelap, juga status paling terhormat diperkumpulan para Mafia dan petinggi petinggi lain.
.
Orang yang tidak bisa melacak Madam Judy hanya akan mengetahui dia sebagai mantan ketua Gengster Knife, yang sekarang diteruskan oleh Jung Jisuu.
.
.
Gengster Knife hanyalah umpan untuk memanipulasi lawan untuk menyembunyikan kekuatan sesungguhnya yang dikuasai Madam Judy.
.
Ya, bagaimana mungkin seorang Ketua Gengster Knife yang anggotanya tidak terlalu banyak dibandingkan dengan anggota Lebel V, Bisa menduduki peringkat 2 diatas Lebel V yang memiliki lebih banyak anggota Gengster bahkan Mafia.
.
Bahkan bagaimana mungkin jika hanya seorang gengster yang hanya memikirkan kekuasaan dan perkelahian, bisa membobol keamanan Perusahaan Libertix yang berada di pringkat 1?
.
Hal-hal menarik muncul begitu mengagetkan, dan membuat para anggota Libertix merasa tidak berguna, karena telah kelalaian dan membuat anggota Knife mengambil alih akses keamanan mereka.
.
.
Gedung Terbengkalai.
Seorang pria tengah duduk disalah satu ruangan digedung terbengkalai itu, dia sedang melihat Jisuu dari CCTV pengawas yang ada digedung Libertix.
.
Orang itu menjadi satu-satunya rekan yang sangat dipercaya oleh Jisuu, untuk membantunya melarikan diri dari Gedung Libertix.
.
Gedung terbengkalai ini memiliki akses sistem Hack terbesar di Korea Selatan.
Walaupun dari luar kelihatan kumuh dan tidak terurus, didalam gedung ini begitu rapih dan dipenuhi akses internet yang begitu kencang.
.
Banyak monitor pengawas yang berada digedung ini, monitor itu mengawasi jalan dan gedung disetiap CCTV yang terpasang di Korea Selatan.
.
Gedung ini sudah ada sejak Madam Judy masih berumur 15 tahunan, dan beliau yang mengakses juga menghack setiap CCTV di Korea Selatan.
.
Gedung ini berada diantara gedung-gedung lain di Itaewon, Gedung yang begitu aman dan tidak membuat para penduduk disekitar curiga karena akses masuk kedalam gedung ini dengan cara melewati gedung utuh di sebelah gedung ini.
.
Jika dari luar gedung ini seperti memiliki 18 lantai saja, tapi yang sebenarnya Gedung ini memiliki 23 lantai, Jika kau masuk kedalam gedung terbengkalai ini, Lift hanya akan sampai digedung 18.
.
Namun jika kau masuk kedalam gedung ini dengan jalan pintas yang dibuat Madam Judy, kau akan menaiki lift khusus yang langsung mengantarkan kalian ke lantai 19.
.
Tidak ada yang mengetahui tempat ini selain Judy dan Jisuu, karena Judy hanya mempercayai Jisuu.
Dia juga memberikan Gedung ini beserta isinya untuk Jisuu, agar mempermudah Jisuu melakukan misinya.
.
Jisuu mempercayai pria itu, dan dia membawanya ketempat ini untuk membantu dia mengakses virus berbahaya yang dia masukan untuk membobol keamanan Gedung Libertix.
.
Virus itu bekerja seperti parasit yang mematikan, dia hanya membutuhkan satu komputer ditempat karyawan yang terhubung dengan pusat keamanan digedung ini.
.
Dia hanya mengirim file photo yang sudah dia atur dengan kode virus itu, dan ketika penerima pesan di komputer itu membukanya, Virus itu langsung otomatis tersebar luas dan memberikan akses kedalam komputer yang sudah Jisuu siapkan digedung terbengkalai.
.
Pria yang berada disana hanya perlu memantau pergerakan Virus, dan menemukan akses keamanan digedung ini untuk diberitahukan pada Jisuu.
.
Dan Jisuu akan mengontrol akses virus diponsel ajaib miliknya yang dia ambil saat Bar Itaewon diserang.
.
Dia mengambil ponsel itu setelah berpisah dengan Minghao ditaman, dia menggunakan kesempatan ini untuk mengambil ponsel ajaib miliknya.
.
Jisuu memiliki ekpresi wajah yang membuatnya terlihat lemah dipandangan orang lain.
.
Bahkan orang yang berurusan di Dunia Bawah Mafia hanya menganggap dia sebagai seorang pembunuh bayaran tingkat S.
.
Di Dunia Bawah Mafia, seorang pembunuh bayaran yang menerima pekerjaan ini tanpa bantuan dari Agen Rahasia, akan dipandang tidak berbeda jauh dengan seorang budak.
.
Karena mereka yang berkuasa, bisa menyuruh para pembunuh bayaran untuk membunuh siapapun sesuai permintaannya.
Karena tidak mendapat batasan dari Agen Rahasia, demi keselamatan para pembunuh sendiri.
.
Walaupun begitu...
Banyak pembunuh bayaran di atas tingkat B yang memilih untuk bekerja tanpa bantuan dari Agen Rahasia.
.
Tentu saja ini semua ada alasannya!!
.
Alasannya karena mereka merasa sudah mampu bekerja sendiri, ini juga akan membuat para pembunuh bayaran menerima semua uang dari customer tanpa harus membaginya dengan Agen Rahasia.
.
Agen Rahasia hanya membantu para pembunuh bayaran dibawah kendalinya, untuk mendapatkan Job yang sesuai dengan tingkat sang pembunuh dan uang yang mampu customer bayar.
.
Banyaknya para pembunuh tingkat B keatas, keluar dan memilih kerja sendiri membuat Agen Rahasia sering kesulitan menerima Pelanggan.
.
Karena kesulitan yang akan dihadapi para pembunuh bayaran bukan orang biasa, Melainkan anggota Mafia lain atau seorang Gengster.
.
Para Customer tidak mau uangnya terbuang sia-sia untuk membayar para pembunuh bayaran di tingkat D.
.
Mereka lebih memilih menghabiskan seluruh uangnya untuk menyewa jasa pembunuh tingkat S, walaupun akhirnya mereka bangkrut karena kehabisan uang, mereka tetap senang karena orang yang dibencinya telah mati.
.
Banyaknya konflik karena Tingkat S selalu menjadi prioritas pertama para customer, membuat mereka yang berada di tingkat A & B tidak mendapatkan kepercayaan dan kesempatan.
.
Itulah kenpa banyak para pembunuh dibawah tingkat S, ingin sekali membunuhnya.
.
Karena jika para pembunuh tingkat S mati, mereka yang ada dibawah merasa memiliki kesempatan untuk tampil.
.
Para pembunuh yang bisa lolos ke tingkat S akan diuji bukan dari kemampuan fisik saja! tapi juga kemampuan mereka dalam mengambil tindakan saat keadaan begitu mendesak, akan diuji dan pola pikir mereka saat mengambil tindakan akan ditanya oleh Guru yang membuat sistem tingkat untuk para pembunuh.
.
Karena para pembunuh di tingkat S memiliki pola pikir yang panjang, tanpa perlu berdiskusi dengan tingkat S yang lain.
Mereka mulai menghilang secara bersamaan, mereka hanya akan menerima Job dari orang yang berhasil menyelidiki data mereka.
.
Walaupun dianggap sedikit sombong tapi dengan berbuat seperti ini, mereka telah memberikan peluang Job untuk para pembunuh di tingkat A & B.
.
Dan karena keahlian Tingkat S yang sudah dikenali di Dunia Bawah Mafia tidak diragukan lagi, banyak orang yang rela merogoh kocek besar hanya untuk mencari data informasinya saja.
.
Hanya untuk sebuah nomer ponsel saja mereka rela menghamburkan uang jutaan, demi bisa menyewa jasanya.
.
Dan satuhal yang harus kalian tau tentang penjual data itu! seperti yang dikatakan tadi, bahwa Tingkat S memiliki pola pikir yang panjang.
.
Mereka juga diharuskan untuk menjadi licik dan tidak memiliki perasaan.
Namun yang ini dirahasiakan, dan hanya diketahui oleh para pembunuh tingkat S dan para pembaca.
.
Mereka menjual data diri mereka sendiri, dengan menyamar menggunakan identitas orang asing, dengan begini mereka dapat menghasilkan uang yang begitu fantastik.
.
Mereka juga jadi tidak perlu khawatir jika tidak mendapatkan Job dalam beberapa bulan, karena mereka mendapatkan uang yang cukup banyak sekali mendapat Job.
.
Tergantung pada mereka juga sih, kebanyakan dari mereka seorang raja judi dan pecandu narkoba.
Ada juga yang hobinya mengoleksi wanita-wanita cantik.
.
Jisuu satu-satunya wanita yang berada di Tingkat S, dan dia dijuluki 'Bloody Queen' oleh anggota tingkat S lain.
.
Ada satu pria di Tingkat S yang memanggilnya dengan sebutan 'Killer Face' karena wajah Jisuu yang terlihat polos dan begitu menyedihkan.
Dia bahkan pernah berpikir didalam hatinya kalau Jisuu seperti sangat tertekan berada disini.
Tapi ternyata itu memang wajah aslinya, lalu dia berpikir lagi, bagaimana ekpresi wajah Jisuu saat dia benar-benar sedang bersedih?
.
Dan sampai saat ini Pria itu belum mendapatkan jawabannya, dia bahkan tidak tau bagaimana, ekpresi wajah Jisuu saat sedang bahagia.
.
Bersambung...