MISFITS INCEPTION

MISFITS INCEPTION
Episode 20



Keributan para penjaga yang terjebak didalam pintu keluar perusahaan Libertix, membuat Jisuu terus tersenyum sambil menunggu taksi.


.


Taeyong hanya melihat Jisuu dan menahan amarah atas perbuatan Jisuu, dia melihat Jisuu dari jendela lantai 2 gedung perusahaan.


.


Para petugas keamanan masih sibuk mengembalikan sistem yang telah di Hack, akses internet juga tiba-tiba terputus dan membuat para pegawai kaget.


Para pegawai kantor seketika berkumpul dan bertanya-tanya, apa yang terjadi dengan jaringan internet disini.


.


"Setelah membunuh Nancy, dan mendapatkan perhatian dari Taeyong, kini dia mengacaukan perusahaan Libertix" Batin Naeun.


.


"Benar-benar gadis yang tidak tau terimakasih!"


.


Naeun mendecak kesal dengan ekpresi wajah yang begitu marah.


"Apa yang terjadi" Tanya Taeyong, yang baru saja masuk karena mendengar kegaduhan.


.


"Akses internet tiba-tiba terputus, bahkan sebagian komputer ada yang mengalami error" Jawab Naeun.


.


"Bagus Jung Jisuu! sepertinya Aku terlalu meremehkanmu" Batin Taeyong.


.


Hufhhhh.... Desah Doyoung yang terengah-engah mencari Taeyong.


.


"Ada apa?" Tanya Taeyong.


"Kau sudah taukan, akses internet ke perusahaan ini terblokir! kita tidak bisa membuka pintu keluar" Ucap Doyoung, yang berbicara sangat dekat dengan Taeyong.


.


"Hancurkan Pintu Keluarnya! dan tangkap wanita itu hidup-hidup! Biar aku sendiri yang memberikan pelajaran untuknya" Tegas Taeyong, yang begitu kesal.


.


...---...


Halaman Depan Perusahaan Libertix.


.


"Si*l kenapa dia datang begitu lama"


Jisuu menunggu jemputan dari rekannya, dia akan menjemput menaiki mobil taksi yang sudah disiapkan.


.


Para penjaga sedang berusaha membuka pintu keluar dengan peralatan darurat, walaupun akan memakan waktu lama tetap saja Jisuu sedikit gelisah.


.


"Jika terus seperti ini Aku bisa-bisa tertangkap nanti"


.


Brummmm!!


Mobil taksi menerobos kedalam jalur yang berlawanan dengan begitu sembrono, Mobil itu menghalangi jalan dan memarkirkan mobilnya tepat didepan Jisuu.


Dia memutuskan laju para pengendara diarah itu, dan membuat para pengendara kesal hingga terus membunyikan klakson.


.


Tinnnnn!!! Tinnnnn!!!


.


"HEY BRENGS*K! APA YANG KAU LAKUKAN! MEMANGNYA INI JALAN PRIBADI MILIKMU! " Teriak seorang pengemudi, yang merasa kesal.


.


Jisuu segera naik kedalam taksi, dan taksi langsung berputar arah sambil drifting, dia membuat para pengemudi yang terparkir didekatnya merasa was-was.


.


Jisuu yang berada didalam taksi langsung berpegangan, karena dia sudah tau apa yang akan dilakukan si brengs*k ini.


.


Set!!


Rem tangan diturunkan!


.


"Pakai seatbeltmu!, Karena aku tidak ingin kau muntah-muntah setelah keluar dari mobil" Ucap seorang pria, yang mengendarai taksi itu.


.


Jisuu memakai seatbelt yang sudah diganti menggunakan safety belt racing, mobil taksi ini telah diupgrade menjadi mobil drif dengan sparepart khusus.


.


Dengan tujuan berjaga-jaga, jika virus yang digunakan Jisuu untuk membobol keamanan gedung Libertix gagal.


Mobil ini juga disiapkan agar mereka berdua bisa lolos dari kejaran para penjaga Libertix.


.


Set...


Persneling ditarik.


.


.


Mobil digas penuh, membuat suara decitan dari ban mobil..


Jisuu sedikit terhempas karena mobil melaju begitu cepat!


.


Para petugas Libertix baru berhasil membuka pintu, setelah taksi itu melaju cukup jauh dari gedung Libertix.


.


Taeyong mengerahkan perintah pada semua gengster yang dikendalikan olehnya, untuk menangkap Jisuu & pengendara taksi itu.


.


Para penjaga Libertix memiliki skill mengemudi yang setara dengan para pembalap mobil, banyak juga dari mereka yang sangat ahli mengendarai motor dengan kecepatan penuh.


.


Skill ini diwajibkan bagi mereka yang ingin menjadi petugas keamanan Libertix, karena skill ini akan sangat berguna untuk mengejar dan menangkap lawan yang kabur dijalanan.


.


Sedangkan pengendara motor diwajibkan memiliki skill menembak sambil mengendarai, skill mereka akan terus diasah diarea balap khusus milik Perusahaan Libertix.


.


.


...Abu Dabhi Desert...


...16.40 Pm...


.......


...Beep-beep (Suara Notifikasi)...


...(1) Email Masuk...


.......


...'Kotak Masuk'...


...----------...


Anonim


'Sudah waktunya!! Mau sampai kapan kau terus bersembunyi seperti pecundang'


16.40 Pm


---------


Anonim


'Kau sudah bersembunyi disana sangat lama! Aku yakin mereka semua sudah melupakannya'


17.00 Pm


----------


Anonim


'Uang sudah masuk ke rekeningmu, gunakan uang itu untuk pergi ke Busan!'


17.20 Pm


----------


Anonim


'Hey brengs*k!! kau dari tadi cuma liat pesanku doang! kau pikir Aku tidak tau!'


17.30 Pm


-----------


Anonim


'Kau benar-benar memuakkan!'


18.00 Pm


-----------


^^^??? ^^^


^^^'Kau crewet sekali ya, Aku benar-benar ingin menjahit bibirmu, lalu mematahkan seluruh jari jarimu'^^^


^^^18.10 Pm^^^


^^^-----------^^^


Anonim


'Nah gitu dong bangs*t, ngebales jangan cuma diread, pokonya kau harus sudah ada di Busan sebelum 3 hari kedepan!!'


18.11 Pm


------------


^^^??? ^^^


^^^'Iya tau ****! gausah banyak bacot lagi! Aku sedang sibuk mengemas pakaian'^^^


^^^18.30 Pm^^^


^^^-------------^^^


.


~BERSAMBUNG~


.