MISFITS INCEPTION

MISFITS INCEPTION
Episode 05



Perusahaan Lebel V


"Orang yang ditugaskan menyelidiki Taeyong sudah kembali, mereka hanya menemukan ponsel dan tas dikamarnya" Ucap Lucas, sambil membawa barang bukti.


.


Dong Sicheng, atau sering dipanggil Winwin pemilik perusahaan Lebel V yang juga dijalankan oleh rekannya Qian Kun.


Huang Xuxi, yang memiliki nama panggilan Lucas, salah satu rekan yang dipercaya oleh Winwin.


.


Mereka menjalankan bisnis penjualan barang Ilegal yang dikirim keluar negri, mereka melakukan perdagangan senjata tajam yang dirancang khusus untuk para Mafia dan Gengster.


.


"Letakan barangnya Aku akan melihatnya nanti" Ucap Winwin.


.


"Apa kau yakin? didalam tasnya ada sebuah kalung liontin, seperti yang kau gambarkan didalam sketsamu" Ucap Lucas.


.


Winwin dengan sigap mengecek barang yang dibawa oleh Lucas, dia langsung terdiam setelah melihat liontin itu.


"Dimana pemilik Liontin ini!" Tegas Winwin.


.


"Mereka hanya menemukan ini, tapi mereka juga mengatakan bahwa mereka melihat gaun hitam yang penuh dengan darah" Jawab Lucas.


.


"Ada kemungkinan wanita ini yang membuat keributan di acara Yuta kemarin, dan membuat para pengawal terlatih terbunuh" Ucap Lucas.


.


"Periksa rekaman CCTV kemarin! dan temukan wanita ini" Tegas Winwin.


.


"Yuta sudah memblokir semua akses di gedung itu, dia tidak mengijinkan siapapun untuk masuk lagi kedalam gedung itu" Jawab Lucas.


.


"Katakan padanya bahwa ini perintahku!!" Tegas Winwin.


.


Lucas tidak bisa mengelak lagi, Winwin yang begitu serius membuatnya tidak berani menjawabnya.


.


"Syukurlah kau ternyata masih hidup, Aku harap kita segera bertemu lagi" Batin Winwin.


.


.


Kisah Masa Kecil


02, Januari, 2006


.


Terjadi kebakaran besar di Panti Asuhan Seocho didaerah terpencil Korea, karena tempatnya yang begitu terpencil dikedalaman hutan membuat minimnya bantuan dari para penduduk disekitar.


.


Seorang gadis kecil yang berusia 6 tahun dan seorang anak laki-laki berusia 7 tahun, terjebak didalam lorong Panti Asuhan Seocho.


.


Uhukk.. uhukkk..


.


Tebalnya asap kebakaran membuat mereka sesak nafas, gadis kecil itu sudah tidak sanggup untuk melanjutkan perjalanannya.


.


"Bertahanlah kita berdua akan keluar dari sini" Ucap Anak laki-laki itu, sambil menggendong gadis kecil.


.


Brukkk~


Anak laki-laki itu terjatuh karena sangat lelah, dia menggenggam gadis kecil itu dengan begitu erat.


.


Anak laki-laki itu memberikan sebuah kalung liontin kedalam genggaman gadis kecil itu.


Gadis kecil itu masih tersadar dan menatap anak laki-laki itu,


"Aku takut" Ucap sang gadis kecil, sambil menangis tersedu-sedu.


.


"Ada Aku, jangan lepaskan genggamanmu seseorang pasti akan datang menolong kita" Ucap anak laki-laki itu.


.


Sekedar kata-kata manis untuk menenangkan tangisan sang gadis kecil.


Tatapannya mulai kabur dan tertutup, genggamannya mulai melemah dan akhirnya terlepas.


.


05 Januari 2006...


Rumah sakit China.


.


Anak laki-laki itu terus berteriak dan marah-marah saat dia baru saja tersadar setelah dirawat selama 3 hari.


Dia terus berteriak menanyakan kabar sang gadis kecil, walaupun para perawat telah menjawab tidak ada gadis kecil.


Anak laki-laki itu terus meyakinkan bahwa gadis kecil itu tergeletak disampingnya saat dia tak sadarkan diri.


.


Tapi tetap saja tidak ada yang mengatakan bahwa gadis kecil itu ada disampingnya saat dia tak sadarkan diri.


.


Anak laki-laki itu ternyata seorang anak dari keluarga bangsawan yang telah hilang diculik selama 5 tahun.


Anak laki-laki itu dirawat dan dibesarkan di China, dia menjadi pewaris tunggal keluarganya.


.


Selama hidupnya dia tidak pernah mau memiliki kekasih, walaupun orangtuanya terus mencarikan jodoh untuknya.


Anak laki-laki itu terus mencari kabar tentang sang gadis kecil, dia terus berpikir bahwa gadis kecil itu masih hidup sampai saat ini.


.


.


15 Juni 2022...


.


Anak laki-laki itu begitu kaget dan bahagia ketika melihat liontin yang dulu dia berikan pada si gadis kecil.


Dia menjadi semangat kembali setelah pencariannya selama 17 tahun akhirnya membuahkan hasil.


.


Walaupun hanya sebuah kalung liontin anak laki-laki itu sangat yakin, bahwa liontin ini hanya ada 1 didunia.


Dan itu yang dia berikan pada sang gadis kecil, saat sebelum mereka terpisah jauh.


.


Keesokan Harinya...


16 Juni 2022


.


Perusahaan Libertix


.


"Ini adalah perusahaan yang Aku kendalikan, Perusahaan Grup Libertix" Ucap Taeyong.


.


"Dulu Nenek pernah menyuruhku untuk berhati-hati dengan orang dari Grup Libertix"


.


"Mereka menjalankan bisnis yang begitu besar, dan menguasai kelompok Mafia dengan Anggota terbanyak didunia"


.


"Tidakku sangka, ternyata Aku akan berurusan dengan pria yang begitu berbahaya"


.


"Dia mengendalikan perusahaan ini, itu berarti dia juga berkuasa mengendalikan para Mafia Libertix"


.


"Aku benar-benar tidak akan bisa lepas darinya sebelum kontrak ini berakhir"


.


"Hey, kau sedang memikirkan apa?" Tanya Taeyong.


"Tidak, Aku hanya sedang merasakan sedikit rasa sakit dikaki ku" Jawab Jisuu.


.


"Apa kakimu sakit lagi?" Tanya Taeyong.


"Apa kau yang mengobati kakiku juga?" Jawab Jisuu.


.


"Aku bahkan sudah menyentuh seluruh tubuhmu Nona" Ucap Taeyong, sambil menyeringai.


.


"Dasar Pria Brengs*k!!!!" Teriak Jisuu, wajahnya memerah karena malu.


.


Seluruh orang yang ada di sekitar mereka melirik ke arah Jisuu, karena berteriak sangat kencang.


Taeyong mendeliki orang-orang yang menyorot ke arah Jisuu, Orang-orang itupun langsung ketakutan dan langsung sibuk dengan urusannya lagi.


.


"Ayo pergi ke kantorku, Aku akan melihat lukamu lagi" Ucap Taeyong, lalu menggenggam Jisuu dengan penuh perasaan.


.


Ruangan CEO...


.


Jisuu dan Taeyong duduk diatas sofa, Taeyong mengangkat kaki Jisuu dengan begitu lembut lalu meletakkan di pangkuannya.


"Sepertinya lukamu terbuka lagi" Ucap Taeyong, lalu membuka kotak P3K.


.


Jisuu merona karena tidak biasa diperlakukan seperti ini oleh pria, bahkan Wonwoo yang sudah lama bersamanya tidak pernah melakukan ini pada Jisuu.


.


Taeyong mengobati luka Jisuu dengan penuh perasaan,


"Ini seperti luka goresan dari peluru, siapa yang melakukan ini padamu" Tanya Taeyong.


.


"Dia bahkan mengetahui detail luka ini"


.


"Ini terjadi saat Aku menjalankan misiku, Tidak perlu dihiraukan ini salahku kurang berhati-hati" Jawab Jisuu.


.


"Kelak, jika ada yang membuatmu terluka lagi, Aku tidak akan membiarkannya" Ucap Taeyong.


.


"Kau terlalu berlebihan, Aku hanya seorang asisten pribadimu tapi kau memperlakukanku seperti seorang yang sangat berharga bagimu" Ucap Jisuu.


.


"Tidak ada yang boleh menyentuh orangku, statusmu sekarang berpengaruh padaku juga!" Jawab Taeyong.


.


"Haha, apa Aku terlalu kegeeran. Aku berpikir terlalu jauh."


.


"Ah si*l Aku sangat malu pada diriku sendiri, rasanya Aku ingin menghilang sekarang juga"


.


Bersambung...