
Perusahaan Lebel V
"Orang yang ditugaskan menyelidiki Taeyong sudah kembali, mereka hanya menemukan ponsel dan tas dikamarnya" Ucap Lucas, sambil membawa barang bukti.
.
Dong Sicheng, atau sering dipanggil Winwin pemilik perusahaan Lebel V yang juga dijalankan oleh rekannya Qian Kun.
Huang Xuxi, yang memiliki nama panggilan Lucas, salah satu rekan yang dipercaya oleh Winwin.
.
Mereka menjalankan bisnis penjualan barang Ilegal yang dikirim keluar negri, mereka melakukan perdagangan senjata tajam yang dirancang khusus untuk para Mafia dan Gengster.
.
"Letakan barangnya Aku akan melihatnya nanti" Ucap Winwin.
.
"Apa kau yakin? didalam tasnya ada sebuah kalung liontin, seperti yang kau gambarkan didalam sketsamu" Ucap Lucas.
.
Winwin dengan sigap mengecek barang yang dibawa oleh Lucas, dia langsung terdiam setelah melihat liontin itu.
"Dimana pemilik Liontin ini!" Tegas Winwin.
.
"Mereka hanya menemukan ini, tapi mereka juga mengatakan bahwa mereka melihat gaun hitam yang penuh dengan darah" Jawab Lucas.
.
"Ada kemungkinan wanita ini yang membuat keributan di acara Yuta kemarin, dan membuat para pengawal terlatih terbunuh" Ucap Lucas.
.
"Periksa rekaman CCTV kemarin! dan temukan wanita ini" Tegas Winwin.
.
"Yuta sudah memblokir semua akses di gedung itu, dia tidak mengijinkan siapapun untuk masuk lagi kedalam gedung itu" Jawab Lucas.
.
"Katakan padanya bahwa ini perintahku!!" Tegas Winwin.
.
Lucas tidak bisa mengelak lagi, Winwin yang begitu serius membuatnya tidak berani menjawabnya.
.
"Syukurlah kau ternyata masih hidup, Aku harap kita segera bertemu lagi" Batin Winwin.
.
.
Kisah Masa Kecil
02, Januari, 2006
.
Terjadi kebakaran besar di Panti Asuhan Seocho didaerah terpencil Korea, karena tempatnya yang begitu terpencil dikedalaman hutan membuat minimnya bantuan dari para penduduk disekitar.
.
Seorang gadis kecil yang berusia 6 tahun dan seorang anak laki-laki berusia 7 tahun, terjebak didalam lorong Panti Asuhan Seocho.
.
Uhukk.. uhukkk..
.
Tebalnya asap kebakaran membuat mereka sesak nafas, gadis kecil itu sudah tidak sanggup untuk melanjutkan perjalanannya.
.
"Bertahanlah kita berdua akan keluar dari sini" Ucap Anak laki-laki itu, sambil menggendong gadis kecil.
.
Brukkk~
Anak laki-laki itu terjatuh karena sangat lelah, dia menggenggam gadis kecil itu dengan begitu erat.
.
Anak laki-laki itu memberikan sebuah kalung liontin kedalam genggaman gadis kecil itu.
Gadis kecil itu masih tersadar dan menatap anak laki-laki itu,
"Aku takut" Ucap sang gadis kecil, sambil menangis tersedu-sedu.
.
"Ada Aku, jangan lepaskan genggamanmu seseorang pasti akan datang menolong kita" Ucap anak laki-laki itu.
.
Sekedar kata-kata manis untuk menenangkan tangisan sang gadis kecil.
Tatapannya mulai kabur dan tertutup, genggamannya mulai melemah dan akhirnya terlepas.
.
05 Januari 2006...
Rumah sakit China.
.
Anak laki-laki itu terus berteriak dan marah-marah saat dia baru saja tersadar setelah dirawat selama 3 hari.
Dia terus berteriak menanyakan kabar sang gadis kecil, walaupun para perawat telah menjawab tidak ada gadis kecil.
Anak laki-laki itu terus meyakinkan bahwa gadis kecil itu tergeletak disampingnya saat dia tak sadarkan diri.
.
Tapi tetap saja tidak ada yang mengatakan bahwa gadis kecil itu ada disampingnya saat dia tak sadarkan diri.
.
Anak laki-laki itu ternyata seorang anak dari keluarga bangsawan yang telah hilang diculik selama 5 tahun.
Anak laki-laki itu dirawat dan dibesarkan di China, dia menjadi pewaris tunggal keluarganya.
.
Selama hidupnya dia tidak pernah mau memiliki kekasih, walaupun orangtuanya terus mencarikan jodoh untuknya.
Anak laki-laki itu terus mencari kabar tentang sang gadis kecil, dia terus berpikir bahwa gadis kecil itu masih hidup sampai saat ini.
.
.
15 Juni 2022...
.
Anak laki-laki itu begitu kaget dan bahagia ketika melihat liontin yang dulu dia berikan pada si gadis kecil.
Dia menjadi semangat kembali setelah pencariannya selama 17 tahun akhirnya membuahkan hasil.
.
Walaupun hanya sebuah kalung liontin anak laki-laki itu sangat yakin, bahwa liontin ini hanya ada 1 didunia.
Dan itu yang dia berikan pada sang gadis kecil, saat sebelum mereka terpisah jauh.
.
Keesokan Harinya...
16 Juni 2022
.
Perusahaan Libertix
.
"Ini adalah perusahaan yang Aku kendalikan, Perusahaan Grup Libertix" Ucap Taeyong.
.
"Dulu Nenek pernah menyuruhku untuk berhati-hati dengan orang dari Grup Libertix"
.
"Mereka menjalankan bisnis yang begitu besar, dan menguasai kelompok Mafia dengan Anggota terbanyak didunia"
.
"Tidakku sangka, ternyata Aku akan berurusan dengan pria yang begitu berbahaya"
.
"Dia mengendalikan perusahaan ini, itu berarti dia juga berkuasa mengendalikan para Mafia Libertix"
.
"Aku benar-benar tidak akan bisa lepas darinya sebelum kontrak ini berakhir"
.
"Hey, kau sedang memikirkan apa?" Tanya Taeyong.
"Tidak, Aku hanya sedang merasakan sedikit rasa sakit dikaki ku" Jawab Jisuu.
.
"Apa kakimu sakit lagi?" Tanya Taeyong.
"Apa kau yang mengobati kakiku juga?" Jawab Jisuu.
.
"Aku bahkan sudah menyentuh seluruh tubuhmu Nona" Ucap Taeyong, sambil menyeringai.
.
"Dasar Pria Brengs*k!!!!" Teriak Jisuu, wajahnya memerah karena malu.
.
Seluruh orang yang ada di sekitar mereka melirik ke arah Jisuu, karena berteriak sangat kencang.
Taeyong mendeliki orang-orang yang menyorot ke arah Jisuu, Orang-orang itupun langsung ketakutan dan langsung sibuk dengan urusannya lagi.
.
"Ayo pergi ke kantorku, Aku akan melihat lukamu lagi" Ucap Taeyong, lalu menggenggam Jisuu dengan penuh perasaan.
.
Ruangan CEO...
.
Jisuu dan Taeyong duduk diatas sofa, Taeyong mengangkat kaki Jisuu dengan begitu lembut lalu meletakkan di pangkuannya.
"Sepertinya lukamu terbuka lagi" Ucap Taeyong, lalu membuka kotak P3K.
.
Jisuu merona karena tidak biasa diperlakukan seperti ini oleh pria, bahkan Wonwoo yang sudah lama bersamanya tidak pernah melakukan ini pada Jisuu.
.
Taeyong mengobati luka Jisuu dengan penuh perasaan,
"Ini seperti luka goresan dari peluru, siapa yang melakukan ini padamu" Tanya Taeyong.
.
"Dia bahkan mengetahui detail luka ini"
.
"Ini terjadi saat Aku menjalankan misiku, Tidak perlu dihiraukan ini salahku kurang berhati-hati" Jawab Jisuu.
.
"Kelak, jika ada yang membuatmu terluka lagi, Aku tidak akan membiarkannya" Ucap Taeyong.
.
"Kau terlalu berlebihan, Aku hanya seorang asisten pribadimu tapi kau memperlakukanku seperti seorang yang sangat berharga bagimu" Ucap Jisuu.
.
"Tidak ada yang boleh menyentuh orangku, statusmu sekarang berpengaruh padaku juga!" Jawab Taeyong.
.
"Haha, apa Aku terlalu kegeeran. Aku berpikir terlalu jauh."
.
"Ah si*l Aku sangat malu pada diriku sendiri, rasanya Aku ingin menghilang sekarang juga"
.
Bersambung...