
2 Minggu Kemudian...
Butik Gaun Pengantin....
.
Park Seohyun, kekasih Wonwoo yang kini tengah sibuk memilih Gaun, untuk acara pertunangan mereka.
Raut wajah Wonwoo terlihat begitu begitu sedih sambil melamun, dia menghiraukan Seohyun yang sedari tadi memanggilnya.
.
Seohyun menghampiri Wonwoo yang tengah terduduk melamun, dengan raut wajah yang begitu kesal.
"Ayo kita pulang saja! sepertinya kamu gak niat buat tunangan sama Aku!!" Tegas Seohyun, yang begitu kesal.
.
Wonwoo tercengang sedikit malu, karena para pegawai butik melihat kearah mereka berdua.
.
"Tenang dong, jangan marah-marah. Kamu mau gaun yang mana? yang ini kayaknya cocok buat kamu" Ucap Wonwoo, yang berusaha menenangkan Seohyun.
.
"Dari tadi kamu bilangnya itu itu mulu, semua gaun kamu sebut cocok!" Ucap Seohyun.
.
"Kamukan cantik, jadi mau pake gaun apa aja cocok sama kamu" Ucap Wonwoo, sambil tersenyum menggenggam Seohyun.
.
Seohyun mulai mereda dan berhenti berteriak pada Wonwoo, merekapun hendak memilih gaun lain.
.
Kring~~~
.
Seorang pria masuk kedalam Butik itu, para pegawai langsung menyambut pria itu dengan sangat sopan.
Pegawai itu langsung memanggil pemilik Butik itu untuk keluar, Doyoung duduk menunggu pemilik butik itu menghampirinya.
.
"Hey, kawan apa yang membuatmu datang langsung kemari" Tanya Johnny, pemilik Butik itu.
Mereka bersalaman dan tersenyum sebelum Doyoung menjawabnya.
.
"Tuanku membutuhkan beberapa set Gaun untuk pergi ke acara" Jawab Doyoung, setelah bersalaman dengan Johnny.
.
"Omg, Taeyong menyuruhmu langsung datang ketempatku, ini benar-benar suatu kehormatan untukku" Ucap Johnny.
.
"Jadi apa kau membawa ukurannya?" Tanya Johnny.
.
Doyoung terdiam kebingungan, dia bahkan lupa membawa ukuran gaun yang akan dikenakan oleh Jisuu.
.
"**** Aku terburu-buru datang kemari hingga lupa" Ucap Doyoung, sambil menjambak rambutnya.
.
Johnny tertawa melihat temannya yang begitu semangat, sampai melupakan hal yang begitu penting.
.
"Begini saja, Apa kau tau kirakira bentuk tubuhnya seperti apa?" Tanya Johnny.
.
"Eh, ini sedikit membingungkan...
Kira-kira pinggangnya selebar ini...
Lalu... Tingginya segini..." Ucap Doyoung, sambil menggerakkan tangannya.
.
"Lalu dadanya? Aku takut jika nanti gaunnya terlalu sempit dibagian dadanya" Ucap Johnny, sambil menggoda Doyoung.
.
"Dadanya.. Arghh ini terlalu sembrono" Ujar Doyoung, dengan wajahnya yang begitu merah karena malu.
.
"Haha, baiklah kau bisa mengukurnya sambil melihat postur tubuh pegawai ku. Tapi lebih baik jika kau datang langsung bersamanya atau membawa ukurannya" Ucap Johnny, yang tidak berhenti tertawa.
.
"Ah, itu Nona disana bisakah kau membantuku" Ucap Doyoung, yang memanggil Seohyun.
.
Doyoung menghampiri Seohyun yang sedang memilih Gaun bersama Wonwoo.
.
"Dia customerku, Aku sedikit tidak enak jika kau meminta bantuannya" Ucap Johnny.
.
"Tidak apa-apa, sepertinya kau kesulitan karena pasanganmu tidak ikut kesini" Ucap Seohyun.
.
"Ah, dia bukan pasanganku" Jawab Doyoung, dengan sedikit gugup.
.
"Nona, apa kau tidak keberatan jika temanku meminta bantuanmu? untuk berterimakasih Aku akan memberikan harga special untukmu" Ucap Johnny.
.
"Dengan senang hati" Ucap Seohyun, dengan sedikit tersenyum.
.
"Tingginya, dia lebih tinggi dari wanita ini jadi gaunnya dibuat lebih panjang kirakira 10cm" Ucap Doyoung.
.
"Postur tubuhnya sangat pas, tapi dadanya lebih besar, pinggangnya ramping kakinya kecil, juga pergelangan tangannya kirakira seperti ini" Ucap Doyoung.
.
Wonwoo terus menyimak sambil membayangkan gadis yang sedang Doyoung katakan.
.
"Wajahnya kecil, matanya begitu tajam bibirnya juga kecil, rambutnya hitam dan panjang.. Dia tidak suka gaun yang dipenuhi aksesoris..." Ucap Doyoung.
.
"Gadis yang dikatakan oleh pria ini, sangat mirip dengan Jisuu" Batin Wonwoo.
.
"Kau sering memperhatikan gadis itu ya? sampai tau jelas tentang dia, sepertinya kau akan mendapat masalah dengan Tuanmu" Ucap Johnny.
.
"Aku terus bersamanya selama 2 minggu ini, dan merawatnya" Ucap Doyoung.
.
"Kau merawat gadis itu? apa dia tidak marah padamu?" Tanya Johnny.
.
"Tidak, dia mempercayakan gadis itu padaku" Jawab Doyoung.
.
"Memang apa yang terjadi dengan gadis itu sampai kau harus merawatnya" Tanya Johnny.
.
"Dia baru saja di oprasi 2 minggu yang lalu, walaupun kondisinya masih lemah dia ingin hadir di acara pertunangan sahabatnya" Ucap Doyoung.
.
"Aku sudah lama tidak bertemu Jisuu, Aku harap yang dibicarakan pria ini, bukan Jisuu. Arghh Aku jadi mengkhawatirkan dia sekarang, Semoga dia baik-baik saja" Batin Wonwoo.
.
"Kalo boleh tau kapan, sahabatnya bertunangan?" Tanya Seohyun.
.
"Minggu depan, kalo tidak salah" Jawab Doyoung.
.
"Kami juga akan bertunangan minggu depan, Iyahkan sayang" Ucap Seohyun, sambil menatap Wonwoo.
.
Wonwoo membalas senyuman Seohyun, namun tidak berlangsung lama wajahnya langsung murung karena memikirkan Jisuu.
.
Kring~~
.
Seseorang memasuki Butik itu dengan dikawal oleh beberapa orang.
Doyoung sedikit terkejut ketika melihat orang itu, karena yang datang ke butik itu adalah Winwin.
.
"Sungguh diluar dugaan bisa bertemu denganmu disini" Ucap Winwin.
.
"Sungguh keberuntungan bagiku, kedatangan dua tamu penting sekaligus" Ucap Johnny.
.
"Aku datang ingin memesan Gaun, ini ukurannya!! Jangan ada aksesoris mencolok di gaunnya, Juga buat gaun senyaman mungkin saat sedang berjalan!! Buat juga gaunnya terasa nyaman dibagian dada" Tegas Winwin.
.
"Ow, sungguh diluar dugaan kalian berdua memesan gaun dengan model yang sama tanpa aksesoris yang mencolok" Ucap Johnny.
.
Winwin dan Doyoung saling menatap sinis, seperti ingin saling membunuh.
.
"Menyedihkan sekali, kau bahkan tidak tau ukuran Gaunnya hingga meminta bantuan orang lain" Ucap Winwin, sambil menyeringai.
.
"Kau lebih menyedihkan karena tidak bisa merawatnya, Aku sedikit khawatir dia akan mengabaikanmu" Ucap Doyoung.
.
"Omg, dia bukannya Dong Sicheng dari Perusahaan Lebel V, dia menduduki posisi ke 2 orang terkaya di dunia" Batin Seohyun.
.
"Aku begitu iri pada gadis itu, Dia bisa mendapatkan hatinya, bahkan dia rela bersaing dengan pria disebelahnya" Batin Seohyun.
.
"Sepertinya pria disebelahnya bukan orang biasa, sampai-sampai bisa bersaing dengan Dong Sicheng" Batin Seohyun.
.
"Jika bukan karena perjodohan ini, harusnya Aku bisa menggoda Sicheng dengan kecantikanku" Batin Seohyun.
.
"Sungguh memuakkan harus terus berpura-pura didepan pria ini (Wonwoo) Jika bukan karena terpaksa Aku tidak sudi melakukannya" Batin Seohyun.
.
Bersambung.....